
....... ...
..... ...
...Hujan deras membasahi kota, di bawah derasnya hujan. Orang - orang masih sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, mereka tetap sibuk berkerja walau dingin merasuki tubuh. ...
...Di pagi yang cerah ini, seketika menjadi suram dengan hujan yang deras ini. " Baiklah aku terjebak disini " ucap Caramel. ...
..." Ini nona teh nya " ucap Owner sambil memberikan secangkir teh hangat. ...
..." Hm.. Jadi pengen mandi hujan deh " ucap Alice sambil menatap keluar jendela, " lah, ternyata orang dewasa juga pengen main kayak anak kecil ya " ucap Caramel. ...
..." Ih.. Bukan gitu juga kali " seru Alice kesal. ...
..." Mana kak Shion? " tanya Caramel. ...
..." Tuan ada dikamarnya, dia sedang beristirahat " jawab Alice. ...
..." Antara nyesel sama rugi kalo aku nggak datang hari ini.. Menyebalkan sekali terjebak di hujan deras seperti ini, tapi sayang banget kalo nggak datang " ucap Caramel sambil membaringkan kepala nya di meja. ...
..." Ini memang hari minggu yang dingin " ucap Owner. ...
..." Jadi bagaimana latihanmu dengan tuan muda?" tanya Alice. ...
..." Sangat sulit, tapi sangat berguna untuk diriku " jawab Caramel yang masih membaringkan kepalanya di atas meja. ...
..."Wajar saja tuan muda sangat berbakat, tapi ia tak pernah menunjukkannya pada kami. kami saja baru tau sekarang, biasanya dia selalu tidur atau main game semasa dia seusia mu" ucap Owner. ...
..." Begitu rupanya, bagaimana dengan kedua orang tua nya? " tanya Caramel. ...
...Seketika itu Alice dan Owner diam dan saling bertatapan, " mm... maaf jika aku salah berkata, lupakan saja pertanyaan ku tadi " ucap Caramel. ...
..." Bukan begitu, tuan muda sama sekali tidak memiliki keluarga lagi. Ia kini yatim piatu, ia lebih kesepian setelah kakaknya pergi " ucap Alice. ...
..." Dia tidak punya keluarga? bahkan kerabat atau saudara pun? " tanya Caramel sedikit terkejut. ...
..." Iya, saat kakaknya meninggal.. tuan muda memberi semua warisan hartanya pada kami berdua. Kami menolaknya, dan kami hanya berkata akan menjaga dan tetap menganggapnya tuan kami " jelas Owner. ...
..." Kasihan juga, memegang perusahaan dan harta warisan yang besar. Tapi ia sudah tak memiliki keluarga, pasti sangat berat " pikir Caramel. ...
..." Tuan lebih memilih kehidupan baru dan mulai bersekolah, kalau menurut ku tuan tak perlu bersekolah lagi.. Karna pasti selalu sibuk mengurus perusahaan, tapi pilihan tuan berbeda" ucap Alice. ...
...Mereka pun mulai saling berbagi cerita satu sama lain, Shion pun keluar dari kamarnya setelah memastikan hujan mulai reda. ...
..."Aku akan pergi sebentar " ucap Shion sambil berjalan ke pintu depan, " tuan mau kemana? " tanya Alice. ...
..." Ke suatu tempat, tetap disini dan jaga rumah saja " ucap Shion, " baiklah tuan " jawab Alice. ...
..." Kakak, bolehkah aku ikut? " tanya Caramel. ...
..." Tentu " jawab Shion singkat. ...
...Mereka berdua pun keluar bersama, udara masih sangat dingin. Hujan masih turun setitik demi setitik, hanya gerimis saja.. ...
..." Dingin nya " seru Caramel. ...
..." Pakai ini, hari semakin dingin pakai saja ini " ucap Shion memberikan sebuah syal pada Caramel. ...
..." Terima kasih kakak, ini sangat membantu "ucap Caramel langsung mengenakan syal tersebut. ...
........... ...
....... ...
...Caramel berjalan mengikuti arah Shion pergi, sebenarnya gadis ini penasaran mau kemana pria ini. ...
...Tempat yang mereka lewati semakin lama, semakin sepi. " Kakak? Kita mau kemana? " tanya Caramel. ...
..." Nak kita sudah sampai " ucap Shion. ...
...Caramel terkejut ternyata, Shion ingin menghampiri seseorang. " Kak, kuburan siapa ini? " tanya Caramel. ...
..." Seorang teman " ucap Shion. ...
__ADS_1
..." Teman? " seru Caramel. ...
..." Ya, teman pertama kali dalam hidupku. Aku hanya ingin menemuinya saja, dia sudah menyelamatkan nyawaku " ucap Shion. ...
..." Begitu ya, apakah dia teman yang baik? " tanya Caramel. ...
..." Tidak juga, dia seorang penghianat " jawab Shion. ...
..." Hah???!! Penghianat? yang benar saja? " pikir Caramel. ...
..." Dia adalah salah satu anak buah Rex " ucap Shion. ...
..." Hah?yang bener? apa kakak tidak membencinya? " tanya Caramel. ...
..." Seburuk - buruknya dia, dia masih temanku. Walau sakit terhianati, tapi akan sangat sedih ketika berpisah secara langsung "...
..." Setelah beberapa tahun akhirnya, kami bertemu pertama dan terakhir kalinya " jelas Shion. ...
..."Kalo begitu, aku doakan dia baik - baik saja di kehidupan selanjutnya " ucap Caramel tersenyum. ...
...🔑...
...Mereka berdua pun hendak berjalan pulang... ...
...Tiba - tiba hujan kembali turun dengan lebat, mereka berdua pun memutuskan berteduh di sebuah lorong. ...
..." Ya ampun kenapa hujan lebat lagi sih " ucap Caramel kesal. ...
..." Kita tunggu saja hujan nya reda, baru kita balik lagi kerumah " ucap Shion. ...
..." Baik " jawab Caramel, " sangat menyenangkan bersama kak Shion, jika sudah memahami seperti apa dirinya. Aku malah ingin dia menjadi kakakku, atau mungkin teman seumuran ku kalo jodoh nggak mungkin lah.. kak Lia adalah pasangan kak Shion " ucap Caramel dalam hati. ...
...Tiba - tiba Shion langsung menarik tangan Caramel, dan berlari kedalam. " kakak ada apa?" tanya Caramel bingung. ...
..."Sut.. ada orang yang mengikuti kita, lebih baik kita bersembunyi dulu dan masuk kedalam" ucap Shion pelan. ...
..." Oke kak " jawab Caramel. ...
...Mereka pun mulai masuk semakin dalam ke lorong yang gelap itu, hanya ada beberapa lampu yang redup membuat lorong ini sedikit bercahaya, kalo di lihat di sisi mana pun sama sekali tak ada tempat untuk bersembunyi di lorong yang menyeramkan itu."Kakak, gimana kalo kita sembunyi di atas sana " usul Caramel menunjuk ke atas. ...
...Yang benar saja tak lama berselang, munculah dua orang misterius mengenakan jas hitam. Kedua orang misterius itu berhenti tepat di mana Shion dan Caramel bersembunyi. ...
..." Kemana anak laki - laki dengan gadis berkucir itu? " tanya pria tersebut, "mana lah aku tau, mana mungkinkan mereka mau masuk ke dalam sana? " seru temannya. ...
..." Merepotkan, bos bilang kita perlu menangkapnya hidup - hidup bukan? " tanya pria tersebut, " ya memang, lumpuhkah saja mau macam mana bentuk tu bocah asal hidup aja kita bawa dah beres dah " jawab temannya. ...
..."Terus anak perempuan yang bersamanya? " tanya pria tersebut, " bos suruh kita habisi " jawabannya. ...
..." Kak Shion hebat, dia selalu siaga dan tau ada yang mengikuti. Aku sampai tidak sadar, padahal hujan lebat begini " ucap Caramel dalam hati dengan perasaan kagum. ...
..." Apa jangan - jangan mereka berdua sembunyi ya.. " ucap pria tersebut, " mana ada tempat bersembunyi di sini pinter " seru temannya. ...
... Dengan cepat Shion pun memberi isyarat tangan pada Caramel, menyuruh nya untuk berpencar dan bersembunyi di tempat lain. ...
...Caramel langsung menganggukkan kepala, mereka dengan cepat langsung berpencar. ...
..." Kau kira aku bodoh, di atas masih ada ruang goblok " ucap pria tersebut. ...
...Temannya pun langsung melihat keatas, terlihat selang dan besi karat memiliki ruang kecil untuk masuk. ...
..." Apa bisa mereka masuk kesana? " tanya temannya, "tentu saja bisa badan mereka tak terlalu besar apalagi si gadis berkucir itu. Tapi anak laki - laki itu akan kesusahan di ruang yang sempit itu " jelas pria tersebut. ...
..."Begitu rupanya " jawab temannya, " mari kita periksa setiap celah yang ada " usul pria tersebut, temannya pun langsung menyetujuinya. Mereka berdua mulai menyenterkan cahaya handphone mereka keatas, dan berkeliling sambil memperhatikan setiap celah. ...
...Shion mulai kesusahan untuk merangkak melewati selang dan besi berkarat tersebut, "aku harapan Caramel baik - baik saja, ruang sesempit ini dia pasti dengan cepat dan lincah melewatinya " ucap Shion dalam hati. ...
..." Gadis kecil di mana kau, berhentilah bermain petak umpet kemarilah paman punya sesuatu untuk mu " ucap pria tersebut. ...
..." Dia kira aku ini apa coba ?orang bodoh?anak kecil yang normal aja kalo di bilangin kayak gitu mah makin diam dan ketakutan malah makin nggak keluar " pikir Caramel....
..." Dimana kau, berhentilah bermain petak umpetnya. Jika kau tidak keluar paman akan mencari mu, dan jangan salah kan aku ya.. " ucap pria tersebut dengan nada yang menyeramkan. ...
..." Baiklah ini mulai menakutkan, aku dan kak Shion sama sekali tidak membawa senjata. Apakah kami bisa bertahan?sepertinya kedua orang ini sangat terlatih, tapi biasanya kak Shion bilang dia selalu membawa senjata " pikir Caramel. ...
__ADS_1
...Sedangkan Shion, " hey bocah keluar lah percuma saja kau sembunyi terus, tidak ada gunanya. Lebih baik kau keluar, sebelum aku melakukan sesuatu yang buruk " ucap teman pria tersebut. ...
..." Cih, menyebalkan.. apakah tidak ada besi yang bisa di ambil, akan lebih mudah kalo ku pukul saja kepalanya langsung dari pada guna pistol "pikir Shion kesal. ...
..." Ya ampun ini menyebalkan " ucapnya, kelihatan pria ini mulai kesal karna tidak menemukan mereka sama sekali. ...
..."Gadis kecil kau dimana? ternyata kau mahir sekali bersembunyi ya " seru pria tersebut mulai kesal. ...
...Dor.. Dor.. Dor.. ...
...Pria ini pun mulai menembakan peluru pistol nya ke sembarangan arah, suara pantulan peluru pun mulai terdengar nyaring di lorong yang gelap dan sunyi itu. ...
...Sudah lima peluru di tembakan pria tersebut, ia pun mulai mengisi pelurunya lagi. Saat peluru yang ke delapan, malah mengenai pipi Caramel. ...
...Tergores begitu lembut, membuat Caramel terkejut bukan main. " Dia benar - benar mengenai ku??!! " ucap Caramel panik dalam hati. ...
..." Eh? Peluruku yang ke delapan ini kok bunyinya lain ya? " ucap pria tersebut tersenyum jahat. ...
...Deg.. Deg.. ...
...Caramel mulai ketakutan, ia menahan lukanya dengan tangan. Agar darahnya tidak menetes kebawah, jika jatuh kebawah ia akan ketahuan....
...Caramel pun mulai bergerak perlahan dan hendak pindah tempat lagi, "eh.. apa kau ada di sana gadis kecil? " ucap pria tersebut mulai berjalan ke arah di mana ia menembakkan peluru ke delapannya itu. ...
..." Kira - kira kau ada di mana ya? " ucap pria tersebut dengan suara yang menyeramkan. ...
...Sedangkan Shion, " cih susah kalo nyari ni bocah" serunya kesal. ...
...Shion pun sedang bersiap untuk turun, ia sudah memegang belati di tangannya senjata yang selalu ia bawa kemana saja. ...
..." Akan ku pecahkan kepalanya " seru Shion dalam hati. ...
...Saat pria tersebut berdiri tepat di mana Shion bersiap, Shion pun langsung turun dan langsung menghantamkan belati nya ke kepala pria tersebut. ...
...Pria tersebut mengelak, dan mendapat sedikit luka geser punggung yang panjang. ...
..." Hebat juga kau bocah, jika aku tak segera menghindar.. mungkin saja kepala ku akan pecah olehmu " ucap pria tersebut. ...
...Mulai pertarungan serit di antara keduanya, sekitaran yang gelap membuat keduanya mengalami sedikit kesulitan dalam bertarung. ...
..............
...... ...
...Dor.. Dor.. Dor.. ...
..." Apa kau masih tidak mau keluar gadis kecil? " tanya pria tersebut yang masih mencari dengan pasti posisi Caramel. ...
..." kurasa aku harus berjalan kesana saja " pikir Caramel yang gemetar. ...
...Saat Caramel ingin melewati celah, muncullah sebuah tangan dan langsung menariknya turun. ...
..." Aku menemukanmu " ucapnya tersenyum menyeramkan. ...
...Pria tersebut langsung membanting badan Caramel ketanah dengan kuat, Caramel langsung berdiri sambil menahan sakit dan langsung menjaga jarang. ...
..." Kelihatannya pipi mu yang menggemaskan itu tergores ya " ucap pria tersebut. ...
..." Diamlah, apa mau mu? " ucap Caramel kesal. ...
..." Bos menyuruhku membunuh gadis yang menggemaskan seperti ini, sangat di sayangkan sekali " ucap pria tersebut. ...
..." Dasar, apa aku akan berakhir disini?tidak aku aku sudah berjanji akan bertahan sampai akhir, dan aku sudah membuat janji itu pada kak Shion. Aku harus bertahan, aku pasti bisa " seru Caramel dalam hati. ...
...Pertarungan sengit pun terjadi, awalannya kekuatan mereka seimbang. Saat Caramel hendak mengincar kepala pria tersebut, dengan spontan tubuh nya melemas seperti kesentrum. ...
...Yang benar saja pria tersebut, mengeluarkan alat penyentrum otomatis atau biasa di sebut sengatan listrik. ...
...Buk.. ...
...Caramel pun terjatuh dan tak berdaya, tubuhnya mati rasa. Ia sama sekali tidak bisa bergerak, "apakah gadis kecil ini akan menangis? " ucap pria tersebut mendekati Caramel. ...
..."Tubuhku mati rasa, aku tak bisa bergerak lagi.. siapa saja? tolong aku, aku masih harus menepati janji, jangan seperti ini " ucap Caramel dalam hati yang berusaha untuk bergerak. ...
__ADS_1
...........
.........