The Lone Hero

The Lone Hero
Ch.13 - Lantis Mountains


__ADS_3

Alucard berjalan keluar dari gerbang Istana Moniyan Empire. Memikirkan Silvana ia entah kenapa merasa bersalah pada gadis itu.


Dia tidak pernah datang ke acar Ulang Tahunnya dan ketika ia datang malah pergi sebelum acara pesta di mulai, bahkan belum bertemu dengannya.


“Mungkin aku harus menemuinya dan meminta maaf nanti.” Alucard pun lanjut berjalan sampai ia tiba di Serikat Pemburu Iblis dan langsung menuju kamarnya.


Alucard merebahkan tubuhnya di ranjang. Hanya berdiri di tengah para bangsawan saja membuatnya lelah. Ia merasa lebih baik bertarung melawan ribuan iblis sendirian dari pada harus mendengar perkataan para bangsawan.


Alucard benar-benar muak dengan para bangsawan yang selalu bersikap seperti raja jika di hadapan rakyat biasa.


“Besok aku akan mengambil misi memburu iblis di Lantis Mountains.”


Lantis Mountains merupakan pegunungan terpanjang di Land Of Dawn. Pegunungan ini menjadi perbatasan antara Moniyan Empire dengan Barren Lands dan mencegah para iblis menyebar lebih jauh.


Barren Lands merupakan tempat para iblis tinggal. Awalnya Barren Lands merupakan tanah yang hijau dan subur sebagaimana Moniyan Empire, namun karena kemunculan para iblis, kekuatan jahat menyebar dan Barren Lands kini menjadi tanah tandus.


***


Keesokan harinya, Alucard tidak membuang waktu dan segera berangkat menuju Lantis Mountains menggunakan kuda.


Dalam perjalanan, Alucard tidak menemukan kendala apapun kecuali para monster yang lewat dan beberapa bandit tidak tau diri yang tentunya semua di bunuh oleh Alucard.


Lantis Mountains berjarak sangat jauh, dengan menunggangi kuda saja Alucard membutuhkan waktu sampai 2 minggu.


Alucard tidak membawa kudanya masuk ke dalam Barren Lands. Di sekitar perbatasan ada pedesaan dan ia membayar para peternak di sana untuk merawat kudanya selama ia pergi ke Lantis Mountains.


Alucard bisa merasakan udara di Barren Lands sangat berbeda. Udara di sini mengandung kekuatan jahat, jika orang biasa memasuki Barren Lands maka mereka bisa menjadi gila.


(Lantis Mountains termasuk ke dalam wilayah Barren Lands)


Alucard memasuki area Lantis Mountains dan mulai mencari keberadaan para iblis.


Alucard bergerak sangat hati-hati namun juga sangat cepat.


Dalam beberapa menit, Alucard melihat beberapa iblis biasa. Ia tidak langsung melakukan eksekusi namun secara diam-diam mendengar pembicaraan mereka.

__ADS_1


Meskipun Alucard tidak akan kenal ampun jika bertemu iblis namun ia tidak akan bertindak sembarangan. Langsung membunuh tidak akan membuat masalah selesai dengan cepat.


“Berkeliling untuk patroli selalu membosankan.”


“Ya, tapi mau bagaimana lagi, ini adalah perintah, kita tidak boleh membiarkan siapa pun mendekati puncak tertinggi Lantis Mountains.”


Para iblis itu mengobrol dan Alucard bisa mendengar semua yang mereka katakan. Ia sedikit mengerutkan keningnya, beberapa pertanyaan muncul di kepalanya.


“Kenapa para iblis ini menjaga puncak Lantis Mountains? Apakah ada sesuatu di sana?” Alucard mengeluarkan pedangnya.


Karena ia sudah mendapatkan informasi jadi ia tidak perlu lagi mengendap-endap.


Dengan gerakan cepat, Alucard melesat memotong tubuh semua iblis itu dalam sekali ayunan pedang.


Setelah membunuh para iblis itu, Alucard melesat menuju puncak tertinggi Lantis Mountains karena di sana pasti ada lebih banyak iblis.


Dalam perjalanan menuju Lantis Mountains, Alucard membunuh semua iblis yang ia temui tanpa terkecuali. Semua iblis yang ia temukan hanya iblis biasa saja jadi ia bisa membunuh mereka dengan sangat mudah.


Alucard masih dalam setengah perjalanan sebelum keberadaannya di ketahui oleh para iblis di sana. Para iblis meraung seolah memberi peringatan tanda bahaya hingga mereka semua segera bersiap-siap.


Kaki Alucard di selimuti aliran petir, dengan satu sentakan kuat, Alucard melesat semakin cepat, dalam sekejap sudah berada di depan para iblis.


Pedang Alucard memancarkan Mana yang kuat dengan energi petir. Satu gerakan kilat, Alucard melewati semua iblis tersebut, sesaat kemudian semua iblis itu terpotong-potong menjadi belasan bagian.


Alucard tidak peduli bahkan tidak memastikan apakah ada iblis yang masih hidup atau tidak di antara para iblis itu karena ia yakin semuanya telah tewas.


Karena Alucard sudah bergabung dengan Kristal Sihir, ia menjadi sangat sensitif terhadap Mana. Jadi ia bisa merasakan gelombang energi Mana yang berada di puncak Lantis Mountains.


“Para iblis ini pasti telah menemukan sesuatu di sana. Aku harus mengambilnya.” Alucard bergumam pelan sebelum kembali melanjutkan perjalanan.


Iblis terus berdatangan menyerang Alucard namun semuanya bisa di bunuh dengan mudah karena paling tinggi hanya Iblis Warrior.


Sudah 100 lebih iblis Alucard bunuh namun itu tidak mengubah ekspresi datarnya.


Alucard akhirnya melihat sebuah mulut gua yang cukup besar, puluhan iblis warrior sudah berjaga di sana, serta ada dua Iblis Commander.

__ADS_1


Para iblis itu langsung melesat maju, Alucard berjalan dengan santai sebelum berlari dengan kecepatan penuh.


Satu tebasan satu nyawa iblis melayang, sama sekali tidak ada yang bisa menghindari tebasan Alucard.


*Baamm!


Alucard terkena gelombang energi kegelapan, namun ia menahan serangan tersebut dengan pedangnya, membuatnya terlempar beberapa meter.


Dua Iblis Commander itu melihat ini sebagai kesempatan. Mereka bergerak ke dua arah yang berbeda secara bersamaan.


Dengan cepat mereka berdua berada di samping kiri dan kanan Alucard, kemudian secara bersamaan menebaskan pedang, mengincar leher pemuda tersebut.


Sayangnya ini sengaja di lakukan Alucard untuk membuat kedua Iblis Commander itu mendekatinya.


Dengan mudah Alucard menghindari tebasan tersebut, ia pun menyelimuti pedangnya dengan Mana petir lalu memotong tubuh salah satu iblis menjadi dua bagian.


Iblis Commander sisanya terkejut, ia berniat melompat mundur namun tangan kanan Alucard sudah mencengkeram wajahnya.


Alucard langsung mengalihkan Mana petir. Iblis Comeback langsung kejang-kejang dengan tubuh mengeluarkan asap hingga akhirnya tubuhnya gosong.


Para iblis yang tersisa ketakutan, mereka dengan cepat melarikan diri.


“Jangan harap bisa melarikan diri!” Alucard mengejar semua iblis itu.


Ia tidak akan membiarkan satupun iblis terlewatkan.


Beberapa jam kemudian, Alucard kembali lagi ke puncak Lantis Mountains. Karena para iblis itu menyebar ke berbagai arah membuatnya memerlukan cukup waktu untuk mengejar mereka.


Pada akhirnya ia berhasil membantai habis semua iblis yang melarikan diri.


Alucard berdiri di depan mulut gua, melihat ke dalam yang cukup gelap. Ia bisa merasakan gelombang Mana berada di dalam gua tersebut.


Alucard tidak tau gelombang Mana jenis apa ini karena ia baru pertama kalinya merasakan mana yang sangat murni dan kuat seperti ini.


“Mungkin benda itu bisa meningkatkan Mana yang ku miliki.”

__ADS_1


Alucard cukup bersemangat. Jika ia bisa meningkatkan kapasitas Mana di tubuhnya, ia bisa menjadi kuat dan mungkin bisa setara dengan Iblis Lord nantinya.


__ADS_2