
Necrokeep memenangkan peperangan melawan para iblis. Ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah Necrokeep.
Para pasukan Necrokeep bersorak atas kemenangan besar mereka, terlebih tidak ada korban yang jatuh dalam perang ini karena semuanya telah di bangkitkan oleh Faramis.
Alucard berbaring di tanah karena kelelahan. Ia ingin sedikit istirahat untuk memulihkan staminanya.
“Terima kasih telah membantu kami,” Faramis berdiri di samping Alucard sambil mengulurkan tangannya.
Alucard menyambut tangan Faramis kemudian berdiri.
“Jadi ini sudah berakhir kan?”
“Ya,” Faramis mengangguk pelan lalu mengeluarkan Twillight Orb, “swsuai janji aku hanya akan menggunakan Twilight Orb ini sekali saja dan akan aku kembalikan.”
Alucard mengambil Twillight Orb tersebut, melihatnya sejenak sebelum menatap Faramis.
“Apakah Twillight Orb ini benar-benar bisa menghidupkan orang kembali?” Alucard menyaksikan sebelumnya para pasukan Necrokeep yang telah gugur kembali bangkit.
“Aku tidak tau.”
__ADS_1
Jawaban Faramis membuat Alucard sedikit mengerutkan keningnya.
“Bagaimana kau bisa tidak tau? Lalu bagaimana kau menjelaskan bangkitnya semua pasukan Necrokeep sebelumnya dengan sihir mu?”
“Undead di Necrokeep ini berbeda dengan Undead yang kau ketahui. Saat Ratu melepaskan kabut keputusasaan, itu membuat tubuh semua rakyat Necrokeep mati namun jiwa mereka masih tetap ada di dalam tubuh dan terus terkikis oleh kabut keputusasaan!..
Semua orang yang terkena kabut keputusasaan tidak akan bisa keluar dari sini. Namun aku yang saat itu tidak berada di Kerajaan terselamatkan dari kabut keputusasaan hingga aku menjadi satu-satunya harapan Necrokeep untuk menyelamatkan semua rakyat!..
Aku mencoba berbagai macam ramuan untuk menyembuhkan jiwa namun semuanya tidak ada yang bisa bertahan lama. Semakin lama, semakin banyak rakyat Necrokeep yang jiwanya habis terkikis dan akhirnya menjadi Undead sepenuhnya!..
Hingga akhirnya aku mengetahui cara satu-satunya adalah menggunakan Twilight Orb. Twillight Orb itu memiliki energi kehidupan yang kuat hingga dapat menyembuhkan jiwa yang terluka!..
Selain itu, energi kehidupan bisa menghidupkan kembali tubuh kami dan kami bisa kembali hidup!..
Alucard diam tidak menjawab, ia menatap Twillight Orb di tangannya sejenak lalu memasukkan ke dalam kantong dimensinya.
“Tapi kau bisa menggunakan itu untuk menyembuhkan luka ataupun menghilangkan racun. Meskipun tidak dapat menghidupkan tapi dapat menyembuhkan.”
“Ya,” Alucard mengangguk pelan.
__ADS_1
“Kalau begitu ayo kita masuk ke Istana Necrokeep, Yang Mulia Ratu mengundang mu datang untuk berterima kasih sekaligus memberi penjamuan untuk mu.”
“Tidak perlu, berikan saja imbalan yang kau janjikan dan aku akan langsung pergi dari sini.”
“Kau masih kelelahan, belum pulih sepenuhnya setelah bertarung. Jika kau memang tidak ingin di beri penjamuan, setidaknya masuk dulu, kau bisa memulihkan diri dengan tenang di Istana.”
Faramis terus membujuk Alucard dan akhirnya pemuda itu pun menuruti keinginan Faramis.
Faramis membawa Alucard masuk ke dalam benteng menuju Istana Necrokeep.
Karena sekarang Vexana masih sibuk mengerjakan beberapa hal usai perang, Alucard juga ingin terlebih dahulu memulihkan diri, jadi Faramis membawa pemuda itu menuju sebuah kamar yang tenang dan nyaman.
“Ini 10 Ramuan terbaik yang aku miliki, 7 di antaranya adalah ramuan yang bisa meningkatkan kapasitas Mana dan memperkuat tubuh serta memurnikan mana. Sementara 3 sisanya adalah ramuan penyembuh, penetral racun dan ramuan pemulih Mana!..
Meskipun aku tau kau tidak memerlukan yang tiga itu karena memiliki Twilight Orb tapi aku tidak memiliki ramuan lain yang lebih baik dari ini. Mungkin kau bisa memberikan pada teman mu jika kau tidak membutuhkannya.”
“Baiklah, aku akan menerima semuanya,” Alucard mengambil semua ramuan itu.
“Kalau begitu kau bisa memulihkan diri dengan tenang di kamar ini, aku akan keluar menemui Yang Mulia Ratu,” Faramis membungkuk hormat kemudian berjalan keluar dari kamar.
__ADS_1
Alucard mengeluarkan Twillight Orb kemudian menyerap energi kehidupan di dalamnya. Ia bisa merasakan tubuhnya menjadi sangat segar dan sejuk, rasa lelahnya terasa menghilang dengan cepat serta luka yang ia miliki tidak lagi terasa sakit.
“Ini luar biasa,” Alucard merasa ingin tidur karena tubuhnya terasa sangat nyaman.