This Is Love Story

This Is Love Story
Kantor Polisi


__ADS_3

"Terima kasih telah berkunjung selamat membaca"


Polisi itu akhirnya menghembuskan


nafas dan menyerah menanyai


pertanyaan berulang itu.Orang yang merekam kejadian tadi,


sudah bersaksi dan menyerahkan


video bukti kepada polisi. Jadi,


ternyata orang-orang tidak


membantuku karena mengira aku


selingkuhan suami wanita gila


tadi. Hari pertama sekolah yang


menyedihkan. Aku harus bagaimana


T.T1 jam aku menunggu, ayah akhirnya


datang.Aku berlari dan memeluk ayah. "Ayah,


aku gak membunuh. Ayah, aku gak


membunuh."Ayah mengelus kepalaku. "Kenapa


nak? Sebenarnya apa yang terjadi?"


Aku kembali diam, polisi mungkin


tidak percaya yang ku katakan, tapi


ayah pasti percaya padaku. "Tadi, ada


wanita seusia ibu datang menampar


dan menjambakku yah. Lalu aku


membela diri untuk lepas dari dia,


aku mendorongnya, dia jatuh ke jalan


dan kemudian dia...dia... dia... dia...


ditabrak truk ayah! Aku nggak kenal


siapa dia."Akhirnya, aku menangis.


Mengeluarkan air mata yang


seharusnya keluar sejak tadi. Ayah

__ADS_1


memelukku dan menenangkanku.Polisi mendengar keteranganku dan


mencocokkan semua bukti."Permisi pak, begini, anak bapak telah


melakukan pembunuhan secara tidak


sengaja terhadap korban. Korban


berusia 47 tahun dan sudah mendapat


gangguan iiwa seiak umur 29 tahun."


Polisi memberikan keterangan kasus


pembunuhanku tadi pagi.Ternyata polisi percaya padaku,


sepertinya hanya ingin mendapatkan


keterangan dariku saja."Bagaimana bisa anak saya saja pak?


Bukannya harusnya supir truk yang


melakukan pembunuhan secara tidak


sengaja? Karena dia yang menabrak


korban!" Ayah emosi mendengar


keterangan polisi."Tenang pak! Saya mengerti, supir truk


sudah kami amankan dan ditindak


emosi yang ingin meledak lagi. "Jadi,


bagaimana solusi dari kalian?"Polisi itu kemudian tersenyum,


"Begini pak, menurut hukum, anak


bapak akan ditahan dan melakukan


sidang di pengadilan. Tetapi tentu


perlu menyewa pengacara dan biaya


lainnya.""Pasti ada cara lain kan selain anaksaya harus melewati itu semua?"Polisi tersenyum kemudian


menyodorkan semua kertas.


"Bagaimana pak? Setelah ini, saya


anggap kasusnya selesai sampai


disini"Maksudnya? Aku bebas? Tapi kertas


apa itu? Kenapa kasusku selesai?Ayah kemudian memencet

__ADS_1


handphonenya. Tidak berapa lama


kemudian, handphone polisi itu


kemudian berbunyi.Polisi itu memeriksa handphonenya


dan tersenyum lebih lebar.


Terimakasih atas kerjasamanya. Dik,


kamu sudah boleh pulang. Ingat selalu


berhati-hati ya dik!"Aku menganggukkan kepala dan pergi


bersama ayah. Aku mengerti, ayah


pasti memberi uang kepada pak polisi


tadi.Di dalam mobil,"Ayah, aku minta maaf.""Tidak apa-apa nak. Ini bukan salah


kamu.""Berapa tadi yah? Pasti banyak ya?"Ayah hanya diam dan fokus


mengemudi. Aku diam dan menatap ke


depan. Hari ini, aku sudah membuat


ayah mengeluarkan sesuatu yang gak


perlu dariku.


-Senin, 4 Januari 2016-Sesampai di rumah, ibu yang duduk di


teras berlari menghampiri mobil yang


baru saja diparkir ayah. Aku segera


turun untuk menghampiri ibu."Ibu!!!" Aku berlari, memeluk ibu erat.


Aku menangis.Ibu membelai rambutku danmembalas pelukanku."Ayo, kita masuk dulu." Ayah


mengatakannya dan masuk ke dalam


rumah.bu menuntunku hingga ke kamarku."Istirahat dulu ya nak, ganti baju dulu


lalu tidur."Tbu langsung menutup pintu dan pergi


menemui ayah. Ini kebiasaan orang


tuaku. Membicarakan sesuatu yang


rahasia tanpaku. Menyuruhku tidur.Biasanya aku akan nurut tidur, tapi


kali ini berbeda. Aku tau apa kira-


kira yang akan dibahas orang tuaku.

__ADS_1


Membahas kasus pembunuhanku.


-


__ADS_2