This Is Love Story

This Is Love Story
Kuliah


__ADS_3

"Terima kasih telah berkunjung selamat membaca"


Karena penasaran, aku buka pintu


sedikit untuk mendengar lebih jelas."Dia wanita gila. Kaila tidak sengaja.""Jadi kaila gak akan ditangkap?


Maksudku di penjara kan?""Tidak grace. Aku sudah memberi


polisi itu uang. Sekarang sudah aman.""Uang? Berapa?""25 juta."Ayah dan ibu sama-sama diam.


Ternyata ayah mengeluarkan biaya


yang besar untuk kasusku. Aku merasa


bersalah


"Bagaimana kuliah Kaila?"


Ibu tiba-tiba bersuara.


"Apa kita harus meminjam uang lagi?"Ibu kembali bertanya dan ayah diam


saja.Apa mungkin 25 juta kasusku


sebenarnya uang kuliahku?"Kita gak bisa pinjam lagi."Ayah dan ibu sama-sama terdiam.


Ternyata 25 juta juga uang pinjaman.


Apa ini artinya aku nggak bisa kuliah?Aku pusing. Aku merasa bersalah juga.


Aku memilih untuk tidur saat ini. Aku


lelah...Jam sudah menunjukkan pukul 7


malam. Makan malam sudah selesai.Kami semua makan dalam diam."Ayah, ibu. Aku ingin tanya.""Tanya apa la?" Ibu menyautku."Aku berencana langsung bekerja


setelah lulus SMA. Apakah boleh ayah,


ibu?"Benar, aku tak ingin menambah beban


ayah dan ibu.Ayah dan ibu tampak kaget dengan


perkataanku. Mereka saling pandang."Kenapa kamu begitu kaila? Bukannya


kamu ingin kuliah?" Ibu akhirnya


membalasku.Tidak bu. Sebenarnya, aku ingin


langsung bekerja. Kuliah itu harus

__ADS_1


belajar dan bikin aku pusing. Aku


mendaftar kuliah kemarin karena


kupikir itu wajib bu. Boleh ya bu?"Kali ini aku menatap dengan tatapan


memohon. Aku tidak ingin hanya


karena kuliahku, ayah dan ibu


menjadi kerepotan. Kuliah bisa nanti,


tidak harus sekarang. Walau ini agak


melenceng dari rencana hidupku."Kamu yakin Kaila?" Ayah akhirnya


mengeluarkan suaranya.Aku segera menggangguk mantap.


Ayah, ibu, restui keputusanku. Aku


mohon. Aku tidak ingin membebani


ayah dan ibu."Baiklah kalau itu keinginan kamu nak


Ayah setuju saja.""Ibu juga."


"Makasih ayah! Makasih bu!"


benar tidak bisa kuliah selesai SMA.


Tetapi setidaknya, ayah dan ibu tidak


perlu bersusah payah lagi."Iya nak. Lanjutkan makan. Setelah


kamu UN, kita baru bahas lagi kamu


bakal kerja apa dan bagaimana.


Sekarang fokus dengan pelajaran


kamu, Kaila. Karena itu akan menjadi


ijazah terakhir kamu.""Iya ayah." jawabku dengan senyuman


yang kupaksakan.Ijazah terakhir. Ijazah yang akan ku


banggakan untuk mencari pekerjaan


nanti. Aku harus berusaha yang

__ADS_1


terbaik.Kami melanjutkan makan malam


kami. Ini hari yang tidak terduga.


Aku melakukan pembunuhan dan


keputusan tidak kuliah.


-Selasa, 5 Januari 2016-Hari ini adalah hari kedua masuk


sekolah setelah liburan semester. Tapi


bagiku, ini adalah hari pertamaku


masuk sekolah.Waktu berlau dengan cepat, tak terasa


sekarang saatnya aku pulang dari


sekolah.Aku tidak bisa konsentrasi seharian


ini. Peristiwa kemarin masih terngiang


di kepalaku. Aku menjadi merasa


bersalah dengan wanita gila itu.Aku telah merenggut nyawanya.


Apakah aku bisa dimaafkan?Saat ini, aku berada di depan kuburan


wanita gila itu. Aku mendengar


dia baru dikubur pagi ini, dekat


lingkungan rumahku.Aku berdiri dan bingung. Aku tidak


tau ingin menyampaikan apa.


tidak mengenalnya. Kenanganku


bersamanya adalah ditampar olehnya.


Tapi, aku harus menyampaikan


permintaan maafku.Aku berlutut dan bersujud di depan


kuburan wanita gila itu.


"Maafkan aku, aku tidak sengaja


mendorong." Aku menangis. Semoga

__ADS_1


wanita gila itu bisa hidup tenang di


alam sana.


__ADS_2