This Is Love Story

This Is Love Story
Menikah


__ADS_3

"Terima kasih telah berkunjung selamat membaca"


"Oh, bukan. Dia itu anak dari ibu


yang aku bunuh." Aku pun akhirnya


menceritakan semua kejadiannya


kepada Bryan sambil membayar buku


di kasir dan menunggu kak Ferdi."Jadi, sebagai hutang budi, setiap dia


ada ada dikota ini, aku masakin dia


makanan."Bryan menggangguk mengerti.


Oke la. Aku temani kamu disini. Nanti


kalau udah pulang ke rumah, hubungi


aku ya. Line aku." pinta Bryan."Oh iya, oke."


Kami berdua duduk menunggu kak


Ferdi. Tak berapa lama, kak Ferdi


memarkirkan mobilnya di depanku."Duluan ya yan."Bryan malah ikut aku mendekati mobil


kak Ferdi."Kak, tolong antar Kaila sampai rumah


dengan selamat dan jangan malam-


malam." Bryan tiba-tiba ngomong


seperti itu dan pergi.Aku tersenyum canggung dan menutup


pintu mobil. Kak Ferdi melajukan


mobilnya."Siapa dia la?""Dia Bryan kak, temanku."Oh, tema... Tapi kenapa kayak pacar


gitu?" Aku terdiam. Sepertinya kak


Ferdi kurang suka dengan tingkah laku


Bryan."Hmm, dia suka aku kak."Kak Ferdi diam beberapa saat. Kami


diam sampai tiba-tiba kak Ferdi


menghentikan mobilnya."Kamu suka sama dia?"Suka? Aku tidak tau. Karena Bryan


baru menyatakannya tadi dan aku


baru ingin membuka hatiku untuk


Bryan."Belum kak." Jawabku akhirnya."Jangan suka dia. Suka aku aja."Deg. Apa? Aku bingung. Tiba-tiba,

__ADS_1


otakku kok berhenti berfungsi gitu."Kaila, menikahlah denganku."


Apa?!! MENIKAH? Aku terdiam.Kak Ferdi juga diam. Kemudian,


kak Ferdi melajukan mobilnya dan


mengantarku pulang.


-


Terimakasih kak tumpangannya." Aku


segera turun dari mobil."Kaila, aku serius. Aku tunggu


jawabannya."Aku langsung menutup pintu mobil


dan masuk ke rumah. Hari ini aku


dua kali jantungan. Tapi yang terakhir


membuatku jantungan sengaja mati.Menikah? Apa kak Ferdi serius? Aku


masih sekolah dan aku bahkan belum


kerja. Sedangkan Bryan baru meminta


pedekate bukan pacaran.


Gimana nih, aku bingung.Aku tidak tau apa yang harus


tidur dari pada belajar hari ini. Hari ini


hari yang lelah.


-


Jam sudah menunjukkan pukul 6 sore.


Aku siap-siap untuk turun makan


malam. Tiba-tiba ada suara line


masuk. Aku melihat isi pesannya dari


notifikasi HP.Dari: BryanKaila.Udah pulang?Ah, aku lupa memberi kabar pada


Bryan. Kemudian masuk line lagi.


Dari: kak Ferdi


Kaila.


Lagi ngapain?


Biasanya, Lineku yang hanya notif dari

__ADS_1


akun official, kini malah dapat notif


dari dua orang yang menyukaiku.


- Rabu, 13 Januari 2016 -


Kepada: Bryan


Udah yan, sorry gk ngabarin.


Dari: Bryan


Bryan mengirim stiker.


Untuk pesan Kak Ferdi, aku tidak


membalasnya. Entah mengapa terasa


aneh. Aku dilamar oleh orang yang


belum aku kenal dekat.Meski merasa bersalah karena aku


tidak sengaja membunuh ibunya. Aku


tetap merasa ini tidak benar.Aku mengacak rambutku. Sial. Ini


tambah rumit aja. Kenapa aku harus


dilema soal cinta?


-


- Kamis, 14 Januari 2016 -


"Pagi!"Aku berada di pagar rumahku. Di


hadapanku berdiri seorang pria yang


kuhindari pesannya.Kak Ferdi."Pagi kak." Balasku senyum seadanya."Ini buat kamu, sekalian aku


antar kamu ke sekolah." Kak Ferdi


memberiku sebatang coklat."Makasih kak. Gakpapa kak,


ngerepotin. Sekolahku dekat aja kok


kak." Aku menerima coklatnya. Saat ini


aku sangat canggung."Biarkan aku antar kamu, Kaila. Aku


besok udah harus kerja lagi." Kak Ferdi


membuat mukanya sedih dibuat-buat.Aku juga tidak enak hati sih. Udah


datang kesini, tapi aku tolak.

__ADS_1


-


__ADS_2