
Lift
Sepasang suami istri masih berpelukan, lebih tepatnya sang suami yang tak mau melepas dekapannya.
Ya, malam itu Rajendra dan Chanda tidak pulang kerumah, mereka memilih menginap disalah satu kamar di hotel itu saat Zoya berkata kalau saat ini Kemilau sudah tidur dirumahnya bersama Adrika.
Ya akhir akhir ini memang adrika mulai sering memonopoli cucu perempuannya itu. Chanda dan Rajendra tak keberatan yang penting Kemilau senang.
Mas kok dielus terus sih perut chanda.... tanya Chanda heran
Katanya kamu hamil?.... tanya Rajendra sengaja.
Iya aku emang hamil.... kan anak kamu...ucap chanda menantang
Emang kapan buatnya?......tanya Rajendra lagi
__ADS_1
Malam ini....ucap chanda
Dan Ting pintu lift terbuka, Chanda pun segera menarik Rajendra menuju kamar mereka, Rajendra tersenyum sambil menggelengkan kepalanya dan mengikuti langkah cepat sang istri dengan begitu santai. Sesampainya disana Chanda segera membuka pintu kamar mereka kemudian menutup pintunya, lalu ia segera menarik leher Rajendra dan menciumnya ganas.
ah masa bodo sama gengsi, dari pada laki gue diembat orang mending gue yang embat.... batin chanda bicara.
Tanpa melepas ciumannya Chanda melepas Tuxedo, Dasi dan Kemeja Rajendra ke sembarang tempat. Sedangkan Rajendra hanya membiarkan Chanda berbuat seenaknya, Ia membalas setiap ciuman yang diberi chanda, Rajendra sedikit menunduk agar chanda mudah menguasai dirinya.
Dan akhirnya kini Rajendra sudah bertelanjang dada. Chanda masih tak berhenti, seolah jika ia berhenti maka rasa malu akan menyadarkannya dan ia tidak mau itu terjadi. perlahan Rajendra menciumi leher jenjang dan pundaknya yang terekspos.
Kalau mau berhenti lebih baik sekarang, karna kalau enggak, mas gak yakin bisa menahannya lagi... ucap Rajendra saat melepas ciumannya dan menatap mata indah Chanda dengan penuh hasrat yang tertahan.
Rajendra tersenyum manis, Lalu Rajendra pun tiba-tiba dengan tidak sabar menggendong chanda, Chanda dengan sigap melingkarkan kaki jenjangnya di pinggang Rajendra. Sambil masih berciuman, Rajendra membawa chanda ketempat tidur, perlahan tapi pasti ia melucuti semua yang menutupi tubuh indah istrinya itu.
Malam itu Chanda melaksanakan kewajibannya untuk pertamakalinya dengan Rajendra. Malam itu pergulatan penuh cinta berlangsung hingga subuh. Seolah tak pernah puas, Rajendra terus meminta dan Chanda tak pernah menolak..
__ADS_1
🤭🤭🤭🤭 Sungguh author super duper malu...ahai....
Di Kamar lain Kaisar masih mendekap sang istri dengan erat, berkat pergulatan mereka. Sepasang paruh baya yang cinta dan kemesraannya tak pernah berkurang.
*****
Mmmm.... Chanda membuka matanya. pagi itu ia disuguhi dada bidang nan kekar Rajendra yang tak tertutupi. Chanda mulai teringat malam panas mereka yang berlanjut hingga subuh, pipinya pun merona merah karna malu, ia pun menggigit bibirnya. Jujur tubuh chanda serasa remuk, namun ia bahagia. Suaminya begitu memujanya dan mencintainya. Perlahan ia mendongak dan menatap wajah suaminya. Ia tahu Rajendra seorang yang tampan, tapi ia tak pernah tahu suaminya setampan ini. Jantung Chanda marathon ditempat. Perlahan tangan cantik chanda mulai meraba setiap inchi rahang tegas, bibir, pipi, hidung mancung, dan mata yang tadi malam ia ciumi setiap incinya.
Namun tiba-tiba mata itu terbuka dan menatapnya sayang, Rajendra menciumi wajah chanda.
Apa masih sakit... tanya Rajendra.
Mas..iiih....chanda malu, ia pun menyembunyikan wajahnya yang semerah tomat didada telanjang Rajendra. Rajendra pria itu tersenyum manis melihat tingkah menggemaskan bidadarinya itu.
Ya allah...ku mohon jangan pernah tarik kembali kebahagian ini...aku berjanji akan menjaga dan mencintai mereka hingga akhir hayatku... doa Rajendra dalam hatinya dan mendekap chanda dengan erat seraya mengecup pucuk kepalanya
__ADS_1
Mas cinta kamu Chand...ucapnya lirih
Chanda juga cinta Mas Jeje...makasih karna gak pernah berhenti mencintai chanda dan kemilau...ucap chanda dan ia pun mengecup dada telanjang rajendra disebelah kiri, dimana jantung selalu berdegup untuknya itu berada.