
Kini mereka sudah duduk bertiga.
Sepertinya kalian sudah tahu siapa aku..ucap Thunder tanpa mengalihkan perhatiannya pada kemilau kecil yang sedang bermain dipangkuannya.
Apa aku perlu menjawabnya..ucap Rajendra tenang sambil membelai lembut surai rambut wanita hamil yang kini duduk diantara mereka.
Dan... Hei Nyonya Abrial Argantara, sampai kapan kau akan menyeka air mata dan ingus-mu itu di pakaianku...ucap Thunder seraya menghela nafas kesal. Rajendra menahan tawanya sedang kemilau sudah tertawa geli melihat wajah kesal Thunder.
Ya thunder memang kesal, tapi anehnya laki-laki mafia yang terkenal sadis itu tak sedikitpun menyentak apalagi berteriak marah pada wanita hamil yang dengan seenaknya menjadikan pakaian yang thunder kenakan sebagai alat untuk menyeka airmata dan ingusnya.
Oh ya tuhan, kenapa Dia (Mahmud) begitu bodoh untuk mencintai wanita jorok sepertimu...gerutu Thunder kesal.
Plakk..tiba-tiba Kemilau kecil memukul mulut Thunder.
akh...hei baby, kau memukulku?!...ucap thunder
Plakk ..lagi-lagi Kemilau memukul mulut thunder.
Ok, Ok, i am sorry...Uncle was wrong..ujar Thunder segera saat Kemilau terus memukulinya dengan tangan mungilnya.
Sedangkan Rajendra terus tersenyum, ia merasa Mahmud tidak pernah pergi meninggalkan mereka. Walaupun pria dihadapannya seorang Mafia, namun sepertinya karna jantung mahmud yang sudah ber-sinkronisasi dengan Thunder, membuat pria dihadapannya itu tampak lebih manusiawi dan sepertinya istrinya, Chanda & Nayyara akan memiliki mainan baru, apalagi dengan sikap Thunder sudah pasti akan membuat ke 2 wanita cantik itu selalu suka untuk menyiksanya... Ah, salah tapi 3, termasuk kemilau.
Sebulan kemudian.
Thunder kembali datang mengunjungi kediaman Chanda & Rajendra (Botanical Garden).
__ADS_1
Thunder menumpang mobilnya sepanjang memasuki pekarangan rumah yang memakan waktu 15 menit untuk sampai ke pintu utama membuat Thunder memperhatikan sekelilingnya yang dipenuhi banyak sekali tanaman langka & beracun.
HH... apa Kau (menunjuk jantungnya) sudah gila menitipkan istri jorokmu & Kemilau kecilku itu pada seorang scientist psikopat sepertinya... Gerutu Thunder saat melihat sepanjang perjalanan yang dipenuhi Tanaman Langka, dan Beracun. Belum lagi penjagaan ketat disetiap sudutnya.
Sedangkan ajudan Thunder hanya diam tak bereaksi, ia sudah terbiasa, karna tuan dinginnya itu mulai suka bicara pada jantungnya sejak ia melakukan tranplantasi itu. Sang ajudan pun sedikit senang melihat sang tuan muda yang dijaganya sejak masih muda dulu tampak lebih manusiawi.
Tak lama thunder tiba di pintu utama, Thunder turun dari mobil, ia pun disambut oleh kepala pelayan disana.
Dimana gadis kecilku..tanyanya
Nona besar sedang bersama dengan Tuan besar, Tuan.. sahutnya.
Ya ini sudah ke 4 kalinya Thunder datang berkunjung ke kediaman Rajendra. Terkesan aneh memang bagaimana bisa mereka begitu santai membiarkan seorang ketua mafia asal russia itu bebas datang berkunjung ke kediamannya.
Halo Lil BRO... sapa Thunder saat berpapasan dengan Luca. Ya Luca lah adik satu ayah beda ibunya.
Siapa suruh aku...ah salah dia (menunjuk jantungnya) selalu saja merindukan putri kami...ucapnya cuek lalu berjalan melewatinya begitu saja.
Heiiii Mr. Gledek...sambut Chanda riang lalu berhambur memeluk Thunder.
Hei..kenapa rambutmu bau sekali.??.. sudah berapa hari kau tak mencucinya.???....ujar Thunder yang segera menahan bahu Chanda untuk menjauh darinya. Ya Thunder seorang OCD, lebih tepatnya ia seorang Clean Freak.
hmmm??? baru 1 minggu...ucapnya santai dan masih terus memaksa ingin memeluk thunder yang kini sudah seperti sahabat baginya.
What!!!!..kau sudah gila!!..kebersihan itu nomor satu, apa lagi sekarang sedang mengandung Anak kita....Dan berhenti memanggilku Mr. Gledek. Namaku Thunder Karabova bukan Mr. Gledek...kesal Thunder yang masih bertahan agar chanda tak memeluknya, tapi sayangnya bumil itu entah mengapa begitu kuat.
__ADS_1
Ya, Thunder selalu menyebut baby yang dikandung Chanda saat ini sebagai Anak kita, entahlah baginya anak yang dilahirkan canda juga anaknya walau pun ia tak pernah menyumbang benih.
Iya iya Mr.Gledek...ucapnya cuek tak perduli dengan protes yang dilontarkan Thunder, yang chanda tahu, sekarang ia ingin memeluk thunder. entahlah bayi dalam kandungannya yang meminta.
Oh my god...hei Psikopat cepat jauhkan dia dariku...Pekik Thunder saat ia melihat Rajendra datang dengan Kemilau yang duduk diatas bahunya. Rajendra hanya mengangkat bahunya acuh lalu membawa kemilau berjalan-jalan seputar mansion.
Dan sekarang mereka ada di taman belakang mansion. Disana sudah ada Thunder yang sudah melepas jasnya dan menyingsingkan lengan bajunya, beserta Appron bergambar tubuh wonder woman yang sudah terpasang ditubuh kekarnya. Ya pria itu sekarang sedang mencuci rambut wanita hamil paling gila yang pernah Thunder temui.
Hei... bukankah kau juga selalu mandi setiap hari, lalu kenapa kau juga tak sekalian mencuci rambutmu.... protes Thunder
Aku Lupa...sahut Chanda cuek sambil membelai perut buncitnya. bersama Rajendra dan Kemilau.
Whattt!!!!!! hei Patung berjalan ( Rajendra ) tak bisakah kau memandikannya dan mencuci rambutnya setiap hari.. kesal Thunder
Aku selalu memandikannya setiap hari... ucap Rajendra tak perduli dengan panggilan thunder padanya.
Kalau begitu kenapa kau tak sekalian mencucikan rambutnya.... geram thunder yang entah sudah berapa kali mencuci rambut chanda.
Chanda ku ingin kau yang melakukannya... ucap Rajendra sambil tersenyum dan mengecup pipi Chanda yang mulai Chubby.
What!!!!... but why..??? pekiknya.
Ngidam.... ucap Luca yang sejak tadi berdiri di belakang Thunder.
Thunder mendengus kesal.
__ADS_1
Oh tuhan... inikah hukuman darimu untukku., karna dulu aku begitu suka main wanita..... gerutu Thunder kesal.
Chanda tertawa geli mendengar gerutuan Thunder'