Tiga Hati, Satu Cinta

Tiga Hati, Satu Cinta
Siapa Dia?


__ADS_3

Tawa dan senyum cantik itu menghiasi wajah mungilnya, menatapnya penuh cinta, lalu tiba-tiba memarahinya, kemudian tiba-tiba mereka menikah, bercanda bersama.


tawa cantik seorang perempuan dengan seorang bocah perempuan di sebuah taman indah namun berkabut, hingga membuatnya samar terlihat.


Namun tiba-tiba perempuan cantik dan bocah dalam pelukannya menangis histeris, membuat siapapun yang melihatnya akan teriris hatinya..


CHANDA...hh hh hhh hhh....Pekiknya terbangun dari mimpinya. Ya mimpi itu, mimpi yang selalu menemaninya 1 tahun belakangan ini sejak ia menerima transplantasi jantung.


Pria gagah dengan tato di punggungnya dan tanda bekas operasi di dadanya itu, turun dari tempat tidurnya dengan bertelanjang dada lalu menghampiri meja dikamarnya yang biasanya berisi Alkohol dan Wine, yang entah sejak kapan berubah menjadi Air putih.


Glek gglek glek...pria itu dengan rakus meminum air itu.


hhhh....CHANDA...siapa mereka?? gumamnya.


Ya, dia adalah Thunder Korobova, Mafia asal Russia yang setahun lalu hampir kehilangan nyawa karna tertembak oleh musuhnya saat ia mengunjungi Indonesia karna mendengar kabar bahwa adik laki-laki beda ibu, atau lebih tepatnya anak dari perselingkuhan ayahnya dengan salah satu maid atau pengasuh Thunder kecil, kini ada di indonesia.


Pria itu hampir saja mati, dan hidupnya selamat setelah menjalani operasi transplantasi jantung tepat disaat Mahmud meninggal. Niatnya untuk bertemu adik beda ibunya itu justru membuatnya hampir kehilangan nyawa.


Ya, Dialah Thunder Korobova, Mafia asal Russia yang sangat disegani itu adalah penerima donor jantung dari Mahmud. Pria baik hati, penyayang dan bertanggung jawab yang amat sangat mencintai Chanda Herlambang.


Dalam setahun belakangan sejak transplantasi itu setiap malam Thunder selalu memimpikan seorang wanita dan anak kecil. Pribadinya yang Dingin dan Temperamen seketika mulai melembut, tak ada lagi alkohol dan Wanita ****** yang menemani hari-harinya. Pria itu bahkan tak pernah lagi menginjakkan kakinya ke club' atau Diskotik.


Pria itu bahkan mulai mengubah cara Mafianya dengan lebih manusiawi. Pria yang benci dengan anak-anak itu tampak mulai menyukai anak-anak. Ia bahkan tak lagi memandang rendah mahluk yang disebut orang tua dan Wanita.

__ADS_1


Thunder berjalan menuju kamar mandinya, ia mencuci wajahnya, dipandangnya wajahnya di cermin itu.


Apa dia wanita yang sangat penting bagimu.... ucapnya sambil menyentuh dadanya.


Hei Jantung bodoh, kini kau sudah menjadi milikku, tak bisakah kau menurut pada tuan barumu ini...ucapnya dengan nada sedikit kesal. Setelahnya ia memilih untuk pergi olah raga.


4 bulan kemudian.


Thunder yang berhasil membawa bisnis mafia keluarganya jadi lebih baik dan disegani bahkan mulai tak melenceng dari hukum yang entah bagaimana sangat Thunder kenal. Yah tentu saja berkat Jantung Mahmud yang mengingat jelas bagaimana pemiliknya terdahulu.


Sayang...hei...kenapa kau selalu menolakku..aku sangat merindukanmu...goda seorang wanita yang dulu sering menemani nafsu seorang Thunder.


Philip, tarik dia keluar dan pastikan ia tak muncul lagi dihadapanku...ucap Thunder.


Philip pun segera menarik paksa wanita itu keluar.


Tidak perlu, pastikan saja ia tak menggangguku lagi... wanita itu sangat menjijikan...ucap Thunder yang segera membuang Jasnya yang tadi sempat disentuh wanita itu.


Meri..bawakan aku jas yang baru...pinta Thunder pada mantan sekertaris almarhum ayahnya yang sudah cukup berumur itu.


Baik tuan muda...ucap Meri.


Wanita paruh baya itu tak lama membawakan Jas barunya.

__ADS_1


Ini jas baru anda tuan muda...ucap Meri, sekertaris almarhum ayah Thunder yang tak pernah disentuh oleh almarhum ayahnya yang juga sama seperti Thunder yang dulu, seorang bajingan.


Terimakasih Meri..ucap Thunder.


Maaf aku belum bisa menemukan orang yang bisa menggantikanmu...ucap Thunder.


Tidak apa-apa tuan muda... saya akan mendampingi anda sampai anda menemukan orang yang anda anggap bisa mengemban pekerjaan saya...ucap Meri lalu pamit kembali menuju mejanya.


Tak Lama Michael masuk keruangan Thunder, sambil membawa sebuah Map coklat yang memang sudah lama di nanti Thunder.


Morning Meri..sapa Michael saat melihat meri


Morning Tuan Michael..sahut meri


Just michael Ok..( Meri tersenyum manis lalu berlalu tak menghiraukan ucapan michael).....oh you make me broken hurt again...ucap Michael saat melihat Meri hanya tersenyum dan berlalu begitu saja.


Michael, stop, berhenti mengganggunya, untuk apa kau kemari?....ucap Thunder dingin.


Tentu saja untuk ini... eits jangan lupa mentransfernya.... ucap Michael lalu memberikan map coklat itu pada Thunder.


Thunder pun segera mentransfer uang yang ia janjikan. Michael pun memeriksanya lalu ia tersenyum dan hendak keluar dari ruangan itu.


Sebelum keluar dari ruangan itu michael berbalik dan berkata.

__ADS_1


Aku gak tahu apa yang mau kau lakukan dengan data itu, jujur saja sangat sulit bagiku mendapatkan data-data itu, sepertinya seseorang sengaja menjaganya dengan ketat... Tapi Thunder, sepertinya mereka orang-orang baik yang hidup didunia yang penuh warna, mereka berbeda dengan kita, Aku memang bukan orang suci, tapi aku harap apapun rencana-mu, kuharap itu takkan merusak dunia mereka...Ucap Michael laki-laki genit, plus menyebalkan itu dengan serius, lalu ia pun berlalu pergi.


Thunder hanya diam menatap amplop coklat itu.


__ADS_2