
Hai Hai Reader π
Selamat membaca karya dari author.
Maaf bila banyak penulisan yang salah, author masih pemula.
Jangan sungkan untuk memberi masukan untuk author di comen π
.
.
.
_______________
__________________________
Sekarang Alice sedang memilih beberapa bahan untuk dia racik sendiri.Ya paman Mou sudah kembali dan Nana juga sudah membawanya ke kamar Alice juga sudah menyuruh Nana untuk mencuci semuanya terlebih dahulu.
"Setelah racun ditubuhku dikeluarkan semua aku akan berlatih bela diri"
"Aku tau di zaman ini memang ada kekuatan semacam Kultivasi gitulah, tapi ya aku juga harus melatih fisikku dulu kan"
"Mana mungkin tubuh lemah seperti ini berkultivasi"Pikir Alice.
"Selesai" beo Alice.
Setelah racikannya selesai dia langsung mengambil air disamping nakas ranjangnya, untuk berjaga-jaga jika dia kehabisan nutrisi ditubuhnya.Setidaknya air bisa mengatasinya.
Ketika Alice sudah menghabiskan semua ramuan hasil racikannya sendiri, tenggorokan nya terasa pahit yang sangat pekat.Alice memuntahkan darah hitam kental begitu banyak.Dia benar-benar kehilangan nutrisi ditubuhnya.Alice langsung saja menghabiskan Air disamping nya.
"Huhff ini lebih baik,nafasku terasa ringan dan lancar" Ujar Alice.
"Aku akan istirahat untuk memulihkan kondisi ini"
"Ahh Iyah harus ada yang membersihkan ini dulu"
"Nana"teriak Alice.
"Kemarilah CEPAT" ucap Alice.
"Iyahh...no~"
Degh...
"Apa yang terjadi nona?"
_______________
________________________
-_-_-_-_-_-_-_-_-
__ADS_1
"Apa nona terluka?kenapa bisa terluka?apa terasa sakit nona?dimana yang terluka?"pertanyaan bertubi-tubi dari Nana sungguh membuat Alice menyesal telah memanggilnya. H**arusnya aku bersihkan sendiri saja tadi, pikir Alice.
"Tidak terjadi apa-apa padaku"jawab Alice.
"Berhentilah mengoceh tak jelas seperti ini.Kau membuat ku kesal"ujar Alice.
"Ahh benarkah,nona tidak apa-apa? bagaimana bisa?ini sepertinya darah."
"Jangan banyak tanya.Sebaiknya kau bersihkan saja ini semua aku ingin memulihkan kondisi tubuhku saja."suruh Alice.
"Apa?Nona tapi hamba masih khawatir dengan nona."jawab Nana.
"Nana, tidak apa-apa.Aku baik-baik saja,dan itu aku tadi meracik ramuan untuk mengeluarkan sisa-sisa racun di tubuhku.Itu lah hasilnya,kau tidak perlu khawatir denganku."Ujar Alice seraya tersenyum.
"Sekarang tolong bersihkan ya,aku akan memulihkan kondisi tubuhku.Dan terimakasih sudah mengkhawatirkan aku"
Setelah tau kebenaran yang terjadi di kamar nonanya Nana langsung melakukan apa yang diperintahkan untuk nya.
"Ternyata nona benar-benar sudah berubah.Bukan cuma sikapnya tapi pendirian dan pemikiran nya juga sudah berubah.Ini sangat baik untuk nona.Aku yakin nona pasti akan bahagia dimasa depan"gumam Nana sambil memperlihatkan wajah nonanya yang sudah banyak mengalami perubahan ya mungkin seminggu lagi akan segera bersih dari jerawat.
Aku sangat bahagia untuk nona.
-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
Malam menyapa Benua Alka seperti biasanya sangat ceria.Walaupun sudah malam, tapi Benua Alka sangatlah terang.Rembulan bersinar dengan sangat terang.Belum lagi bintang-bintang yang berserakan di langit.
Sangat indah.
"Nana,kau tau dimana kita harus menikmati malam yang indah ini? tanya Alice pada Nana.
"Ya hamba tau,Nona bukit yang berada dibelakang pasar kota ini adalah tempat yang sangat bagus untuk dikunjungi dimalam hari"ujar Nana.
"Pimpin jalan,kita kesana sekarang"ucap Alice.
"Baik nona."
Sepanjang perjalanan menuju bukit,hanya ada keheningan diantara Alice dan Nana.Saat sampai dibawah kaki bukit yang terlihat tidak tinggi malah berkesan sangat rendah tapi sangat luas.Seketika Alice memandang dengan takjub bukit itu.Bukit yang berada dibelakang pasar kota adalah Bukit Ying.Bukit yang memiliki pohon-pohon setinggi anak berumur sepuluh tahun yang sangat rimbun.Sepanjang jalan memasuki bukit tersedia jalan setapak yang di pinggir jalannya terdapat berbagai jenis bunga.Seperti bunga Dahlia,Aster,Azalea,Camelia sangat jadi jika mereka dipadukan jadi satu.
Sampai di atas bukit Alice sangat tercengang, permukaan bukit dipenuhi dengan Moss Rose.
Aku seperti berkunjung ke alam peri.Tempat ini dipenuhi dengan banyak bunga takjub Alice.
Berbagi jenis bunga masih terlihat terserak disetiap sisi bukit.Begitu banyak bunga,siapa yang membuat tempat seperti ini? pikir Alice.
"Nana apa kau tau siapa yang membuat bukit ini?."tanya Alice pada Nana.
"Tidak tau jelas nona.Tapi semua orang tau jika tempat ini dibual oleh Seorang master berelemen tumbuhan.Dulu waktu 12 tahun yang lalu master itu sering datang, setidaknya setiap seminggu sekali.Tapi dia menggunakan menutup wajah.Alhasil tidak ada seorang pun yang tau seperti apa pencipta taman bukit ini."Jelas Nana, Alice yang mendengar penjelasan dari Nana hanya mengangguk saja.
Setelah merasa cukup lama berada di luar istana dan juga karena desakan dari Nana akhirnya Alice memutuskan untuk kembali ke istana.
Sampai di kediamannya Alice memutuskan untuk langsung pergi tidur.Dia berpesan pada Nana untuk bangun lebih awal esok pagi.Dia akan mengajak Nana untuk berolahraga pagi,bersama paman Bao dan Mou juga.Dan ya setelah berolahraga dia juga akan berlatih bela diri dengan menggunakan pedang.Ohh jangan lupakan dengan perawatan wajahnya, yang dilakukan setiap pagi setelah membersihkan tubuhnya.Alice akan mengajak Nana sekalian besok pagi.
ohh sudahlah biarkan Alice tidur dengan nyenyak β οΈ
__ADS_1
_________________
________________________
Pagi harinya π
"Ayo paman Mou teruslah berlari"
"Aiyaa mengapa paman Mou lambat sekali"
"Benar nona lihat lah paman Bao saja sudah jauh di depan"
"Paman Mou semangat lah sedikit"
"Teruslah berlari demi nona paman Mou"
"Eh mengapa demi aku Nana?"
"Tentu saja demi nona, jika tidak siapa lagi"
"Tapi kenapa Aku"
"Jika bukan untuk menjaga nona lalu untuk menjaga siapa.Paman Mou itu kan pengawalnya nona jadi jika paman hebat dia akan hebat untuk nona"
"Ya benar juga katamu"
Dipagi hari yang sangat cerah dikediaman Alice sudah sangat ricuh dengan kehebohan unfaedah di antara seorang pelayan dengan nonanya.Sepereti yang sudah author janjikan, bawha dipagi hari akan ada olahraga pagi di halaman pivaliun Alice.Tapi memang sedikit janggal,terasa ada yang aneh.Ahh author tau apa yang aneh.Janji author kan Alice bersama orang-orang setianya yang akan berolah raga pagi.Tapi pagi ini kenapa hanya paman Bao dan Mou saja yang lari.Sementara Alice dan Nana hanya teriak-teriak tidak jelas.
Ohh munkin mereka olahraga pita suara kali ya.
Ditengah-tengah kehebohan mereka tiba-tiba saja terdengar suara serak dengan penuh penekanan membuat mereka terlonjak kaget.
"Bisakah kalian berhenti meneriaki kami dengan sebutan paman,Kami tidak setua itu"
Deghh...
________________
__________________________
^^^Arin G π»^^^
Tolong Hargai Karya author dengan cara
Like π
Favorit π
Ikuti akun author βοΈ
Berbagi Hadiah π
Di Vote juga dong π
__ADS_1
Di comen juga yaπ¬sebagai jejak-jejak cinta π