Time Travel: Pembalasan Sikembar Satu Jiwa

Time Travel: Pembalasan Sikembar Satu Jiwa
Menemukan


__ADS_3

Happy reading 💙.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sebuah hutan yang sangat rindang dan terlihat begitu menyeramkan, terdapat seorang wanita tengah berusaha membuka ikatan-ikatan yang ada pada tubuhnya.


Dia ada Selir Qilan.


Ketika sedang melamun di sungai kemarin tiba-tiba saja ada sebuah tangan yang menariknya masuk ke dalam air.


Tidak sempat memperhatikan wajah orang tersebut dia sudah kehilangan kesadaran dan terbangun di hutan dipagi hari-nya.


Sebagai utusan yang langsung diperintahkan oleh mendiang permaisuri sudah pasti Selir Qilan bukan orang biasa.


Dia adalah seorang pendekar wanita, dia seorang mata-mata utusan permaisuri juga seorang pelatih yang handal. Jadi untuk membuatnya takut tidak cukup hanya dengan hutan.


Berhasil melepaskan diri-nya Selir Qilan langsung berdiri dan membersihkan jubah yang ia kenakan. Memandang sekeliling mencoba mencari tau sedang berada di mana ia sekarang.


"Kenapa aku seperti dibuang ya?" ucap Selir Qilan pada diri sendiri.


"Kalau mereka memang ingin membunuhku mana mungkin hanya di tinggalkan sendiri di hutan ini. Oh... atau mungkin ini kerjaan-nya Selir yangmulia Kaisar. Iyah udah pasti sih ini mereka pasti takut aku saingi jadi mereka membuangku, huhff menyebalkan sekali. Aku kan lapar dimana coba bisa dapat makanan di hutan seperti ini. Hanya ada pohon-pohon besar dengan daun tanpa buah" gerutu Selir Qilan memikirkan nasibnya yang sangat malang.


"Ya dewa...Aku sungguh lapar, tapi tunggu aku disini karena ulah selir Yang mulia Kaisar dan Kaisar malah enak-enakan, sekarang aku yang menderita sial banget Aku" Selir Qilan terus saja menggrutu.


Di lain sisi, Kaisar Aldion yang sudah berada di dekat sungai tempat Selir Qilan terakhir kali berada. Mencoba mengamati dengan tenaga dalam, mencari tau apa yang sudah terjadi.


Kaisar yang memang bukan kaisar abal-abal dan gak mau ribet langsung nanya aja pada roh-roh yang berada disekitar sungai itu.


Dan mereka mengatakan Sang Selir dibuat pingsan dan dibawa ke sebuah hutan. Salah satu dari mereka yang memiliki ketertarikan pada Selir Qilan mengikuti orang-orang yang membawa-nya tadi, mengatakan hutan tersebut berada di sebelah barat berbatasan dengan sungai di dekat desa Sero.

__ADS_1


"Kau menyukai Selirku roh jelek" ucap Kaisar sesaat dengan menekan kata Selirku.


cemburul bestii...🤭


"Ah Iyah... yang mulia tapi hamba seorang perempuan yang mulia" jawab roh tersebut cepat.


"Cih... seorang kau bilang, ingat kau itu roh" ketus Kaisar sembari berlalu pergi.


Roh tersebut hanya memandang kepergian Kaisar dengan perasaan lega. Tujuannya mengikuti Selir Qilan dibawa kemana tadi memang untuk memberi tahu-kan Kaisar, karena dia tidak bisa menolong sendiri. Dan dia yakin pasti Kaisar akan menolong Selir Qilan.


Kaisar Aldion sendiri memutuskan cepat-cepat menuju hutan yang diberitahukan tadi untuk menjemput Selir-nya. Dengan menunggangi hewan roh-nya agar cepat sampai.


Tidak butuh waktu lama Kaisar akhirnya sampai di hutan tersebut, memasuki hutan dan mencari di sudut mana selir-nya berada.


Terlihat wanita berjubah kuning yang sudah kotor di depan-nya dia semakin mempercepat laju kuda roh-nya. Semakin dekat dia semakin yakin bahwa itu adalah selir nya. "nanti aku akan menghukum mereka yang membuat Selir-ku menderita" itulah pikiran buruknya saat ini.


Sedangkan Alice beserta antek-anteknya yang sedang berhadapan dengan sekelompok penjahat baru, menyadari ternyata sekelompok penjahat itu tengah menahan seorang gadis kecil.


Mereka sudah bisa menebak apa nasib gadis tersebut jika tidak mereka selamatkan. Mungkin dia akan menjadi pemuas n*afsu salah satu penjahat itu atau mungkin saja dia akan digilir oleh sekelompok penjahat itu, mengerikan sekali.


"Hai can_" sapaan salah satu penjahat itu terpotong saat Alice angkat bicara.


"Sudah jangan basa-basi serang saja langsung aku tidak punya banyak waktu" sela Alice yang sudah malas berdebat.


"Wahh ternyata kau agresif sekali ya hahah" ujar salah satunya disambut gelak tawa teman-temannya yang lain.


"****... sialan suara kalian sangat buruk" ujar Alice sembari menghempaskan ranting pohon disekitar, dan mengenai beberapa penjahat tersebut.


Penjahat-penjahat tersebut menggeram marah atas tindakan Alice yang tak terduga. Mereka langsung menyerang dengan keroyok-an.

__ADS_1


Alice beserta Bao dan Mou juga dengan santai melawan mereka sedang Nana dengan perasaan takut membantu melawan sebisanya.


Tanpa perlu berlama-lama akhirnya mereka semua tumbang dengan banjir darah. Alice memberi kode pada Nana untuk mendekati gadis kecil tadi.


Nana berjalan menuju kereta yang memang disediakan untuk tawanan sebelumnya. Menghampiri gadis tersebut dan berbicara dengan lembut.


"Hai... gadis cantik siapa namamu?" tanya Nana.


"Jangan bunuh saya, saya bukan komplotan mereka saya hanya tawanan" ujar gadis tersebut dengan menunduk takut.


"Oh ya ampun kami tidak akan membunuh-mu. Kami tau kau adalah tawanan makanya kami membunuh mereka semua. Sekarang katakan apa kau merasakan sakit__


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tolong Hargai Karya author dengan cara


Like 👍


Favorit 💙


Ikuti akun author ☑️


Berbagi Hadiah 🎁


Di Vote juga dong 😘


Di comen juga ya💬sebagai jejak-jejak cinta😅


...^^^ See you next time 👋😘^^^...

__ADS_1


__ADS_2