
Hai Hai Reader π
Selamat membaca karya dari author.
Maaf bila banyak penulisan yang salah, author masih pemula.
Jangan sungkan untuk memberi masukan untuk author di comen π
β’
β’
β’
__________
________________
"Ahh Iyah kakek... berbicara tentang kejutan,aku ingin minta beberapa pengawal.Apakah bisa?."tanya Alice
"Tentu saja bisa,mengapa baru sekarang memintanya.Padahal kakek tau sejak lama kau sudah membutuhkan nya."ucap Lordan.
"Kakek apa kau lupa, diriku yang dulu sangat buruk dari segi manapun.Dan aku yang sekarang sangat baik sekali."ujar Alice.
"Ahh Iyah kakek lupa, sekarang kau butuh berapa banyak?100,500,1000,10.000,atau berapa?."tanya Lordan.
"10 orang yang paling hebat."ujar Alice.
"Apa?."
"10 kakek,apa itu terlalu banyak?."ujar Alice polos.
"Tidak itu bahkan sangat sedikit.Mengapa tidak lebih banyak saja?."tanya Lordan.
"Kakek aku hanya butuh 10 orang saat ini."ujar Alice.
"Oke oke kakek akan kirim ke istana."ucap Lordan.
"Baik kalau gitu aku harus kembali sekarang."ucap Alice.
"Ehh anak nakal sudah diberi malah pergi.Katakan dulu untuk apa 10 orang itu?."tanya Lordan.
"Untuk kejutan, kakek tunggu saja beritanya nanti.Sekarang kakekku tersayang aku pulang dulu,dadah umach."ujar Alice seraya memberi lempar kiss pada kakeknya.
(Lempar kiss maaf ya gaess sebenarnya author gak tau cara ngungkapinnya itu gimana jadi author bilang aja deh lempar kiss,maaf bila salah.)
___________
__________________
Saat di istana Alice langsung menuju ke kediamannya.Sampai dikediamannya ternyata sudah dah ada seseorang yang menunggunya.Sungguh hari yang sangat baru.Ini pertama kalinya ada yang menunggu kehadiran Alice,meski hanya terpaksa tentunya.
Dia Mona, pelayan yang akan mendapatkan kejutan dari Alice sebentar lagi. Dia mendatangi kediaman Alice.Untuk apa dia datang?apa dia ingin memohon untuk diampuni lagi?tapi apa dia akan di maafkan.Kurasa tidak.
"Ohh hai pelayan...~"ucap Alice sambil menatap Nana.
"Dia bernama Mona nona."ujar Nana seakan tau apa maksud dari tatapan nonanya.
"Haiyah,hai pelayan Mona."sapa Alice pada Mona dengan tersenyum tipis.Sedangkan yang disapa hanya menunduk tak berani menatap ke depan sedikitpun.
"Emm mengapa kau berada di sini?."tanya Alice.
"..."
"Kenapa diam?."tanya Alice.
"..."
"Jangan membuat ku tambah emosi."ucap Alice.
"Owhh aku tau kau pasti ingin melihat kejutan yang sudah aku janjikan tadi ya."ucap Alice.
"Bukan itu putri,hamba..."
"Putri hamba ingin memohon ampunan dari putri."ucap Mona takut-takut.
"Untuk apa?."tanya Alice dingin.
Mona langsung berlutut di hadapan Alice seraya memberi tampang memelas.
__ADS_1
"Maafkan hamba putri,hamba sadar bahwa hamba sangat-sangat bersalah telah menghina Putri.Hamba mengaku salah putri,hamba berjanji tidak akan mengulanginya lagi.Hamba bersumpah."
"Kau,dasar bedeb*h.Aku sudah bilang jangan pernah mencoba untuk memohon ampun.Apalagi sampai bersumpah palsu dihadapan ku." teriak Alice marah.
"Tapi,putri hamba~".
"Sial*n pergilah dari sini sekarang juga."teriak Alice.
"Putri~".
"Mou seret pelayan kotor ini dari sini sekarang juga."ucap Alice.
"Baik nona."
"Tidak,putri hamba mohon~".
"Lakukan dengan segera Mou.Wajahnya sungguh membuatku muak."ujar Alice.
"Hamba akan laksanakan dengan segera nona."
"Putri maafkan hamba."
"Putri`".
"Maafkan hama~"
"Hamba mohon putri~"
Teriak Mona saat diseret paksa oleh Mou atas perintah Alice sendiri.Sia-sia saja dia memohon,jika suka masuk perangkap jangan harap bisa lepas dengan tenang.
"Aishh dia sunggu pelayan yang sangat menyebalkan.Tidak bisakah dia menunggu besok untuk menerima kejutan dari ku."ucap Alice kesal.
"Sebaiknya nona berendam saja untuk menghilangkan emosi nona."ujar Nana yang berada disebelah Alice.
"Itu juga baik, sekarang siapkan pemandian untuk ku."ucap Alice.
"Baik nona."jawab Nana.
"Ehh iya aku ingin hari ini gunakan aroma lavender."ucap Alice.
"Mengapa nona ingin aroma bunga? bukankah biasanya nona menggunakan aroma buah."ujar Nana.
"Owhh Nana, ayolah apa sekarang profesi sudah berganti menjadi mata-mata yang mencari informasi musuh."ucap Alice.
"Ya ya aku percaya kau takkan memusuhiku.Tentang aroma itu,tadi dikediaman kakek aku menghirup aroma bunga lavender.Aromanya sangat-sangat membuatku tenang,dan nyaman untuk dihirup setiap saat.Jadi sekarang lakukan yang aku perintahkan dengan segera."ucap Alice.
"Begitu, baiklah nona akan hamba laksanakan."ujar Nana.
-_-_-_-_-_-_-_-
Diruangan yang penuh dengan aroma lavender yang menyegarkan terdapat seorang gadis cantik tengah tidur dengan tenang diranjangnya.Selesai berendam, Alice yang sudah sangat mengantuk memutuskan untuk langsung pergi kealam bawah sadarnya.
Tidur setelah hari yang sangat melelahkan memang sangat tepat untuk dilakukan sekarang.Meski perutnya dalam keadaan kosong tapi tidurnya sama sekali tak terganggu sedikitpun.
Nana yang mengingatkan bahwa Alice belum makan malam ingin memberikan makanan untuk nonanya.Tapi,melihat nonanya yang sudah tertidur dengan sangat pulas Nana membatalkan rencananya.Nana memutuskan untuk membiarkan Alice tidur dengan tenang.
Pagi Hari.π
"Hoamm."
"Sungguh ini pagi yang sangat menyegarkan."
"Tidur ku sangat nyenyak tadi malam."
"Ahh baiklah setelah tidur dengan nyenyak sekarang aku akan membuat kehebohan di istana ini.Bahkan mungkin kehebohan di tiga Benua yang ada di zaman ini."ujar Alice semangat.
"Nana."panggil Alice.
"Hamba Nona."saut Nana.
"Siapakah air untuk ku."ucap Alice.
"Sudah hamba siapkan nona."jawab Nana.
"Sudah,kalau begitu siapkan makanan ku,aku sangat lapar sekarang."ucap Alice.
"Baik nona."
Alice telah siap untuk kejutannya Sekarang.Semua sudah ditata dengan rapi.10 pengawal dari sang kakek juga sudah sampai di kediamannya satu jam yang lalu.Sekarang hanya tinggal memperlihatkannya pada orang-orang.Itu pasti akan sangat menyenangkan.
__ADS_1
Delapan pelayan yang sudah didata dan diingat Nana sudah dihadirkan dihadapan Alice.Sekarang Alice berada dihalaman kediamannya, menatap kedelapan pelayan yang akan diberikan kejutan nantinya.
Saat delapan pelayan diseret paksa sudah membuat kehebohan disekitar istana.Membuat beberapa pelayan mengikuti para pengawal yang menyeret pelayan-pelayan dengan paksa.Jadilah sekarang halaman paviliun Alice terlihat sangat ramai.
Dengan dikelilingi 10 pengawal, pelayan-pelayan yang diseret tadi tengah berlutut dengan kepala menunduk sama sekali tak berani mengangkat kepala.
"Pelayan-pelayan yang cantik,apa kabar kalian?."tanya Alice membuka suara.
Hening,,,
"Mengapa tidak ada yang menjawab pertanyaan ku?Apa kalian semua mendadak bisu?dimana hilangnya keberanian kalian yang seperti semalam?apa aku harus merobek mulut kalian satu persatu?."teriak Alice tajam.
Deghh...
Mendengar teriakkan Alice yang penuh dengan amarah itu seketika semua yang ada di kediaman Alice menelan ludah dengan susah payah.
"Mohon ampuni kami putri."ucap para pelayan serentak.
"Aishhh mengapa memohon."
"Ahh kau yang berada didekat pelayan Mona,bawa dia mendekat padaku."ucap Alice sambil menunjuk pengawal yang berada di belakang Mona.Mona yang merasa terpanggil sadar dari lamunan penyesalan yang sedang dipikirkannya.
"Putri hamba~"
"Suuttt jangan berisik,aku sedang memikirkan kejutan untuk mu."ucap Alice sambil tersenyum menyeringai.
"Puutrii..."
"Diamlah"teriak Alice marah.
"Bao rusak pita suaranya,agar dia tidak bisa menghina orang lagi dengan mulut busuknya itu."teriak Alice.
"Tidak."teriak Mona histeris.
Tak jauh berbeda dengan reaksi yang terjadi pada Mona.Sama dengan reaksi yang terjadi pada tujuh pelayan yang lainnya,Sangat takut.Bagaimana jika mereka juga dirusak pita suaranya.Dan bagaimana jika mereka akan lebih parah lagi.
"Bao rusak juga wajah nya.Aku tidak akan membiarkan kalian semua mati dengan tenang setelah mengusik hidupku.Yang lain lakukan hal yang sama pada pelayan lainnya.Mereka harus menjadi buru rupa seperti yang mereka tertawakan kemarin.Lakukan sekarang dihadapan manusia yang ingin tahu disini."ucap Alice lantang.
"Baik Nona."ujar mereka serentak.
"Ingat satu hal untuk jangan pernah mengusik hidupku jika ingin hidup tenang."ucap Alice lantang.
Semua orang yang melihat itu semakin merasa takut dengan Alice.Bagaimana mungkin putri yang selama ini diam dan menjauh dari lingkungan kerajaan sekarang terlihat berani dan sangat menakutkan.
Tidak,tidak akan pernah mengusik hidup putri.batin mereka semua.
_________
_______________
10 menit setelah kejadian.
Di setiap sudut kerajaan sudah tersebar dengan cepat berita terbaru yang sangat menghebohkan.Putri Alice yang selama ini tak pernah melawan siapapun yang menghinanya sekarang malah seperti singa haus akan keadilan.
Alice telah memberikan hukuman untuk mereka yang berani mengganggu bahkan menghinanya.Alice tidak akan pernah memaafkan orang yang telah berbuat salah padanya.
Putri Alice telah berubah.Dia tidak seperti yang dulu dirumorkan lagi.Dia yang sekarang menjadi sangat berani dan kejam . sebaiknya berhati-hati jika berpapasan dengan nya.batin semua orang yang mendengar kehebohan yang terjadi tadi pagi di kediaman Alice.
________
_______________
^^^Arin G π»^^^
β’
β’
β’
Tolong Hargai Karya author dengan cara
Like π
Favorit π
Ikuti akun author βοΈ
Berbagi Hadiah π
__ADS_1
Di Vote juga dong π
Di comen juga yaπ¬sebagai jejak-jejak cintaπ