Time Travel: Pembalasan Sikembar Satu Jiwa

Time Travel: Pembalasan Sikembar Satu Jiwa
Sepenggal Cerita


__ADS_3

*****


Diabad Ke 10.


Lebih tepatnya di dimensi raga Alice berada.


"Auu.. kenapa kepalaku rasanya mau pecah" ringis Alice sambil memegang kepalanya.


"Noo..nnaa anda masih hidup, ahhkk hamba sangat senang akhirnya nona bangun" tiba-tiba terdengar suara seorang wanita.


"eh apa katanya nona?"


"dimana ini?"


"Aishhh menyebalkan sekali hidup ini"


"Nona sebaiknya nona tetap disini dan jangan keluar,nona bisa keracunan lagi"


Deghh....


*****-------


"KERACUNAN" teriak Alice kaget.


"Ii..yyaa nona keracunan,dan bu..kannya ini sudah biasa terjadi pada nonakan jadi hamba mohon untuk sekarang nona jangan keluar dulu" jawab wanita yang berpakaian seperti pelayan itu.


*Sepenggal Cerita*


Dia adalah Nana ,satu satunya pelayan setia Alice yang didapatkan dari kakeknya ( ayah ibunya). Kenapa hanya satu? sebegitu pelitnya kah kakeknya dengan beberapa pelayan saja? ohh tentu saja tidak, kakeknya adalah orang yang sangat perduli pada Alice.Kakeknya bahkan sangat menyayangi nya.


Yang sebenarnya terjadi adakah kakeknya memberikan 5 pelayan wanita dan 2 orang pengawal,namun takdir memang tragis 4 pelayannya satu persatu meninggal karena keracunan...ahh bukan keracunan lebih tepatnya memakan racun yang ditujukan untuk Alice dengan sumpah rela mati demi keselamatan nonanya.


Alice memang sudah sering diberi racun melalui makannya,dan 4 pelayannya meninggal saat mencicipi makanan yang akan dimakan oleh Alice.


Semua pelayan dan pengawalnya memang bukanlah orang yang lemah, jika hanya sekali atau dua kali saja memakan racun mereka masih bisa bertahan tapi Alice yang merupakan nona mereka itu memang sangat diinginkan kematiannya oleh banyak orang tak terkecuali ayah kandungnya sendiri.


Keempat pelayannya meninggal setelah setidaknya 5 kali memakan racun dan hanya menyisakan Nana dan 2 pengawalnya saja.Nana memang sudah pernah keracuna bahkan hampir kehilangan nyawanya juga tapi 2 pengawalnya segera bertindak cepat dengan cara memberikan ramuan penyanggkal racun pada Nana dan hasilnya sesuai dengan yang mereka harapkan. Nana selamat bahkan dia juga jadi kebal dengan racun.


Sayangnya ramuan itu sangat sulit untuk didapatkan jadi mereka tidak bisa mendapatkannya lagi untuk nona mereka.


Namun lagi-lagi takdir menguji mereka setelah sekian lama nonanya tak mendapatkan racun pada makanannya, seminggu yang lalu karena Nana meninggalkan nonanya sendiri dengan waktu yang cukup lama nonanya berhasil diracuni oleh para ular licik dari istana kutukan itu.


Kali ini racun yang dikonsumsi oleh Alice bukan racun yang biasa.Racun yang diberikan untuk Alice merupakan racun yang sangat berbahaya,jika dikonsumsi dengan setetes saja sudah bisa membuat orang lumpuh total seumur hidupnya.Dan yang diberikan untuk Alice jumlahnya bukan setetes melainkan sesendok makan.Sesuai prediksi harusnya Alice memang sudah dipastikan akan meninggal dunia.


Tapi ini adalah kehidupan tidak ada seorang pun yang tau tentang takdir.Racun mematikan sekalipun tidak bisa membunuh Alice.Bahkan karena racun itu jiwa aslinya kembali pada raganya.Ini merupakan suatu hal yang baik untuk nya.

__ADS_1


"Ohhh kalian para manusia serakah yang hanya memikirkan kekuasaan,tahta dan harta di istana kutukan ini tunggu aku datang dan memulai permainan untuk kalian. huhff malang sekali nasib kalian, jika kalian tau bahwa aku?ya aku orang yang kalian siksa ada penyelamat kalian mungkin kalian akan mencium kakiku.Ahh tapi aku juga tidak akan sudi jika kakiku kalian cium itu hanya akan membuat kakiku kotor"batin Alice setelah dia mendapatkan ingatan dari raganya.


Ya ampun author juga kasihan deh sama tokoh-tokoh yang akan merasakan sadisnya pembalasan dendam dari tokoh kesayangan author(´;︵;`)


**


Sementara Alice tampak sedang termenung diranjang nya.


"Apa maksudnya kalau aku sudah biasa keracunan?gila sih ini, sudah berapa kali aku keracunan sampai-sampai ini tubuhku rasanya udah mati rasa sakit banget buat digerakin"batin Alice.


"bahkan hanya ingin duduk saja tulangku rasanya patah satu persatu"lirih Alice.


"Ahkk sial, bajingan,dasar ****** kotor lihat saja aku akan membalaskan ini semua dengan sesuatu yang lebih parah dari ini"teriak Alice marah.


"App..aa yang nona katakan"tanya Nana.


"Kau akan tau nanti Nana,kita akan balaskan semua ini.Aku sungguh sudah muak dengan ******-****** kotor itu,dan kau harus ikut andil dalam misi balas dendam ini. Aku tidak menerima penolakan sama sekali kau mengerti" tegas Alice.


"Ahh benarkah nona, hamba jelas tidak akan menolaknya.Hamba malah sangat menantikan ini dari nona" jawab Nana.


"Bagus,ternyata kau juga memiliki dendam yang sangat besar ya pada ******-****** kotor itu" ucap Alice.


"Tentu saja nona,saya sangat membenci mereka. Karena mereka semua semua teman yang sudah hamba anggap sebagai kakak hamba hiks hiks... semuanya sudah hiks...hiks"jawab Nana dengan isakan tangis.


"Tidak usah dilanjutkan jika itu membuatmu bersedih"ucap Alice.


"Sebenarnya ada benarnya juga sih,tapi dibandingkan dengan menangis aku lebih suka membuat luka .karena luka itu lebih membuatku bersemangat membalas dendam daripada dengan air mata"pikir Alice.


"Aishhh terserah mu sajalah" ucap Alice.


"Tapi nona..."


"Baiklah karena menurut mu menangis itu sebuah kekuatan maka menangislah sampai malam agar kau bisa menjadi seorang master" ucap Alice datar dan berlalu dari hadapan Nana untuk kembali bermimpi.


Mendengar perkataan nonanya seketika Nana diam mematung dengan tatapan kosong.


"Bagaimana bisa nona yang dulunya sangat lembut tega membiarkanku menangis sepanjang hari, nona benar-benar sudah berubah.Perubahan nona memang cukup membuatku tenang tapi ini juga membuatku seperti sedang di buang begitu saja" batin Nana.


*


**


***


Malam telah menyapa bumi.

__ADS_1


Gadis cantik berambut panjang dengan warna perang yang senada dengan warna matanya dan gaun biru sederhananya tampak sedang memandang ke arah bulan dan bintang yang bersinar terang di langit.Sangat terang sepertinya mereka sedang menyambut kedatangan putri sang penguasa didunia yang baru ini untuk jiwanya.



Visual Alice 🤙


__________________________


_____________________________________________


__________________________


"Nona tau tidak biasanya bulan dan bintang bersinar terang seperti ini.Biasanya hanya akan bersinar dengan dua atau tiga bintang saja dan bulannya juga tidak seterang ini"ucap Nana yang berada dibelakang Alice.


"Ya mereka tentu akan bersinar terang seperti itu jika sang putri penguasa sedang memandang mereka" jawab Alice.


"Hemm benar...ehh apa nona sang putri penguasa?apa maksud nona?"tanya Nana.


"Huhff lupakan saja, kau akan tau jika waktu nya sudah tiba, satu lagi kuharap dimasa depan setelah mengetahuinya kau tidak membenciku dan kau juga tidak boleh sombong setelahnya" jelas Alice.


"Ahh ya baiklah nona, hamba berjanji tidak akan membenci nona apalagi harus sombong"jawab Nana.


"Ya sudah aku ingin tidur jika kau masih ingin memandang langit teruskan saja" ucap Alice.


"Hamba akan kembali ke kamar hamba saja nona"jawab Nana.


"Hamba meminta izin dan semoga tidur nona nyenyak" ucap Nana lagi sambil mengundurkan diri.


"Ya aku memang harus tidur dengan nyenyak untuk memulihkan kondisi tubuhku ini.Setelah tubuhku fit aku akan mengumpulkan kekuatanku juga dan ya kalian ******-****** Kotor tunggu dan nikmat saja permainaku nantinya" ucap Alice datar.


__________________________


___________________________________________


__________________________


*


**


***


****


*****

__ADS_1


^^^Arin G 🌻^^^



__ADS_2