
Hai Hai Reader 👋
Selamat membaca karya dari author.
Maaf bila banyak penulisan yang salah, author masih pemula.
Jangan sungkan untuk memberi masukan untuk author di comen 😘
•
•
•
___________
________________
"Sudah lama kau tidak mengunjungi kakek tua ini.Apa kau baru ingat sekarang,jika kau punya seorang kakek."ujar Lordan sambil mengelus lembut rambut cucunya.
"Kakek kenapa bicara seperti ini.Apa kakek tidak suka aku datang kesini.Baiklah-baiklah aku akan pergi dan takan kembali lagi."ucap Alice dengan nada kesal.
"Bukan,bukan begitu maksud kakek.Kenapa jadi ngambek hemm..."ujar Lordan.
"Huhff... baiklah.Kakek tau tidak Ayah sudah membawa selir baru lagi.Dan ya kakek tau Selir Ayah masih sangat muda.Padahal Ayah sudah tua ya walaupun masih terlihat tampan."adu Alice pada kakeknya.
"Ayah? apa maksudmu Kaisar kejam itu."ucap Lordan.
"Iyah kakek, memangnya Ayahku ada yang mana lagi?."tanya Alice.
"Ehh kau memanggil dia dengan sebutan Ayah?."tanya Lordan.
"Lalu aku harus memanggil dengan sebutan apa kakek."
"Tidak biasanya kau memanggil dia Ayah.Bukankah kau selalu memanggilnya dengan sebutan Kaisar saja."ucap Lordan.
"Ayolah kakek diakan Ayahku juga."
"Apa tidak terjadi apa-apa padamu cucuku?mengapa kau terlihat berbe~"ucap Lordan sambil memikirkan apa yang terjadi dengan cucunya.Saat teringat dengan sesuatu seketika dia terdiam membisu.
"Terlihat apa kakek?."tanya Alice.
"Kau..Siapa kau sebenarnya?"ucap Lordan dengan tegas.
"Aa..paa maksud kakekk?"
_________
________________
"Kau?Aku tau kau bukan cucuku yang lama."ucap Lordan.
"Ahkk jadi kakek menganggap aku sebagai cucumu yang baru ya."saut Alice semangat.
Lordan berjalan mendekati Alice sembari mengembangkan senyumnya.Tentu Lordan akan menganggapnya cucu, bagaimana mungkin tidak.
"Kau tau cucuku,aku dan ibumu sangat tau siapa dirimu.Bahkan tujuan lahir di dunia ini kami juga tau."ucap Lordan.
"Sungguh?."tanya Alice penasaran.
"Kau tidak percaya hemm..."ucap Lordan.
"Kakek hidupku ini rumit,jadi aku tidak boleh salah langkah sedikitpun."ujar Alice.
"Ahh ya baiklah,jadi setelah perjalanan panjang dihidup mu kau jadi begitu cerdas ya sekarang?."ucap Lordan.
"Kakek kau sama sekali belum menjawab kebingunganku.Jangan terlalu banyak basa basi,diusia kakek yang tidak muda lagi ini akan sangat rapuh nantinya."ujar Alice.
__ADS_1
"Huhff dasar cucu nakal.Dengarkan kakek,tiga kata ini bisa menjawab semua pertanyaan yang ada dipikiranmu ini."ucap Lordan.
"Apa?."
"Putrinya Sang Oxford."ucap Lordan sambil tersenyum.
"Ahh ternyata benar ya.Jadi apakah Ayah Oxfordku itu sudah berdiskusi dengan Ibunda dan kakek sebelumnya?."tanya Alice.
"Hemm Ibundamu tidak ,tapi kakek iyah.Kakek yang memberitahu tentang kelahiranmu."ucap Lordan.
"Huhff,aku tidak tau kalau Ayahku yang satu itu sangat tega pada putrinya sendiri.Menurut kakek tidakah Oxford sangat buruk jika menjadi orang tua."keluh Alice.
"Mengapa bicara seperti itu?Sang Oxford sangat baik jika menjadi orang tua.Bahkan dia berkorban besar untuk anak-anaknya."ucap Lordan.
"Anak-anaknya?."
"Kau lupa semua mahluk hidup di dunia ini adalah anak-anaknya.Sang Oxford mengorbankan Putri satu-satunya untuk melindungi anak-anaknya yang lemah."jelas Lordan.
"Yah...itu juga benar.Tapi aku tetap kesal pada Ayah Oxford.Sampai sekarang dia bahkan tak pernah mengunjungi aku sekalipun dalam tidur."kesal Alice.
"Kau bisa melampiaskan kekesalanmu nanti,saat kau berhasil di zaman ini."ucap Lordan.
"Kakek benar,Kakek sebelumnya aku sudah mengunjungi selir Ayahanda yang baru dan dia adalah seseorang yang diutus Ibunda untuk melindungi ayah."ujar Alice.
"Kau benar-benar sadar,kau terus saja memanggil Kaisar kejam itu dengan sebutan Ayah.Tidak seperti biasanya,apa kau tidak menyimpan dendam pada Ayahmu lagi?."tanya Lordan.
"Kakek sudah tau kan aku bukan yang dulu lagi. Bahkan dengan mengingat semua peristiwa yang aku alami selama di istana terkutuk iti, bagaimana mungkin aku masih bisa bertahan sampai sekarang.Kakek jangan menilai orang dari cangkangnya.Setidaknya lihat isinya."ujar Alice.
"Kakek,di zaman yang pernah aku singgahi bahkan aku menjadi kebanggaan keluargaku disana.Aku jadi tau arti kehangatan keluarga.Haiya aku jadi merindukan mereka semua Sekarang."ujar Alice.
Sementara Lordan yang mendengar curhatan cucunya hanya tersenyum hangat.Ternyata meskipun dia tak bisa menemani cucunya saat terasingkan ke dimensi lain, cucunya tetap merasakan kasih sayang yang besar.Sungguh Lordan sebagai kakek sangat senang dengan itu.Penyesalan dihati karena membuat cucunya harus merasakan perjalanan hidup yang rumit, sedikit berkurang.
"Ternyata kau sangat bahagia disana ya.Pantas saja kau tak sangat lama datang ke sini."ucap Lordan.
""Aku memang sangat bahagia disana kakek, sangat sangat bahagia.Tapi aku lama ke sini kan karena aku juga memang gak tau apa apa sebelumnya."ujar Alice.
"Kakek,aku juga ingin merasakan kasih sayang Ayahanda."lirih Alice.
"Mengapa kau mengharapkan nya,dia sendiri sama sekali tidak pernah perduli denganmu dari kecil."ucap Lordan.
"Kakek kau ini kenapa tidak mengerti juga.Selama aku di istana aku mendapati beberapa orang yang menolongku secara diam-diam.Jika bukan utusan ayah lalu utusan siapa lagi?.Tidak mungkin utusan ibu,utusan Ibu hanya ada diluar istana.jikapun ingin masuk harus dengan penyamaran.Satu lagi racun-racun yang aku dapat selama ini juga bukan racun biasa.Semuanya bisa membuatku lumpuh bahkan mati.Tapi aku samasekali tak lumpuh atau mati.Aku hanya akan merasakan tubuh tak bisa bergerak selama 2 hari dan setelah itu dengan sendirinya aku akan sembuh yang berdampak buruk hanya wajahku saja.Sangat-sangat buruk sekali,aku kesal dengan kenyataan pahit yang satu itu."jelas Alice.
"Wajahmu?ada apa dengan wajahmu?."tanya Lordan.
"Kakek wajahku sangat buruk rupa.Aku sendiri jijik melihatnya."kesal Alice.
"Ehh bagaimana mungkin hahah.Pantas saja kau selalu menggunakan cadar hahah ternyata cucuku berwajah buruk rupa ya."ucap Lordan tertawa.
"Kakek kau mengejekku.Kau tau kake aku bisa mengadukan dengan Ayah Oxfordku kapan saja."ujar Alice marah karena ditertawakan.
"Hahah maafkan kakek sayang.Tapi bagaimana bisa putri sang Oxford buruk rupa.Bukankah Ibumu bilang kecantikan mu akan membuat tiga benua tunduk dimasa depan?."ucap Lordan.
"Itu benar kakek,aku dan ibuku memang benar.Aku akan menjadi Ratu kecantikan nomor 1 di dunia ini nantinya."
"Kakek aku bahkan sudah menjadi Ratu kecantikan di zaman yang aku tempati.Jadi bagaimana mungkin aku menjadi putri buruk rupa disini.Itu sangat tidak masuk akal."ujar Alice.
"Kau Ratu kecantikan di sana?."tanya Alice.
"Iyah aku adalah Ratu kecantikan Queen Mia."
"Berarti benar yang dikatakan ibumu kau akan menjadi orang yang paling cantik nantinya.Kau Harus bersiap-siap untuk itu cucuku."ucap Lordan.
"Bahkan sekarang cucumu sudah siap kakek."ujar Alice seraya melepaskan cadarnya.
Wajah cantik terpampang jelas di depan mata Lordan.Mata bulat berwarna senada dengan rambut panjangnya yang sangat indah.Gaun yang melekat di tubuhnya terlihat sederhana namun sangat cantik dipakai Alice./benar-benar keindahan yang tiada duanya/.
__ADS_1
"Wahh ternyata cucuku sangat cantik aslinya.Mengapa?mengapa tidak bilang sejak awal? kenapa harus ditutup dengan cadar?."tanya Lordan menggebu-gebu.
"Kakek bisa tidak satu-satu jika bertanya?."
"Mana bisa, sekarang jawab saja dengan cepat."ucap Lordan.
"huhff...oke dengar, sejak awal aku bercermin wajahku sangat buruk.Karena sebelum bercermin aku sudah memperlihatkan wajah burukku pada orang,jadi pasti sekarang mereka taunya kalau wajahku jelek.Aku nutupin ini agar mereka, ja**ng-ja**ng Kotor itu merasakan bahagia sesaat.Nanti saat waktunya tepat aku akan memberi mereka kejutan,kejutan yang sangat menarik pastinya."ujar Alice.
"Baiklah,kakek akan menunggu kejutanmu itu."ucap Lordan.
/kejutan/
__________
________________
"Ahh Iyah kakek berbicara tentang kejutan,aku ingin minta beberapa pengawal.Apakah bisa?."tanya Alice
"Tentu saja bisa,mengapa baru sekarang memintanya.Padahal kakek tau sejak lama kau sudah membutuhkan nya."ucap Lordan.
"Kakek apa kau lupa, diriku yang dulu sangat buruk dari segi manapun.Dan aku yang sekarang sangat baik sekali."ujar Alice.
"Ahh Iyah kakek lupa, sekarang kau butuh berapa banyak?100,500,1000,10.000,atau berapa?."tanya Lordan.
"10 orang yang paling hebat."ujar Alice.
"Apa?."
"10 kakek itu terlalu banyak?."ujar Alice polos.
"Tidak itu bahkan sangat sedikit.Mengapa tidak lebih banyak saja?."tanya Lordan.
"Kakek aku hanya butuh 10 orang saat ini."ujar Alice.
"Oke oke kakek akan kirim ke istana."ucap Lordan.
"Baik kalau gitu aku harus kembali sekarang."ucap Alice.
"Ehh anak nakal sudah diberi malah pergi.Katakan dulu untuk apa 10 orang itu?."tanya Lordan.
"Untuk kejutan, kakek tunggu saja beritanya nanti.Sekarang kakekku tersayang aku pulang dulu,dadah umach."ujar Alice seraya memberi lempar kiss pada kakeknya.
(Lempar kiss maaf ya gaess sebenarnya author gak tau cara ngungkapinnya itu gimana jadi author bilang aja deh lempar kiss,maaf bila salah.)
^^^Arin G 🌻^^^
•
•
•
•
Tolong Hargai Karya author dengan cara
Like 👍
Favorit 💙
Ikuti akun author ☑️
Berbagi Hadiah 🎁
Di Vote juga dong 😘
Di comen juga ya💬sebagai jejak-jejak cinta😅
__ADS_1