
3 hari telah berlalu setelah Tina memutuskan untuk pergi ke BKN
dan saatnya bagi Tina untuk pergi ke BKN sesuai perjanjian nya dengan Abdel melalui WhatsApp
"Tina , cepat bangun nak, jangan terlalu siang pergi ke BKN nya , dan biar mama antar kmu ke BKN , soalnya mama hari ini masuk shift siang"teriak ibu Tri ramah kepada Tina yang masih tidur"
"iya mah, Tina udah bangun ,"ucap Tina seperti masih ngantuk , karena Tina sekarang sudah jarang bangun pagi-pagi sebelum jam 06 setelah sudah bekerja di Toko kue
kemudian Tina Pun mandi , membereskan tempat tidur , bersiap - siap berangkat ke BKN,
dan juga , mama nya pun sudah mempersiapkan keperluan Tina sebelum berangkat , seperti sarapan, air minum yang mau dibawa dll , dan mereka berdua pun sarapan bersama , setelah selesai kemudian mereka pun berangkat menggunakan angkutan umum yang sudah mereka berdua pesan secara online , butuh waktu sekitar 3 jam lebih untuk sampai ke BKN , karena terbilang cepat jika di pagi hari karena di jalanan kendaraan sangat sepi secara
dan berhenti lah mobil angkutan umum mereka di depan gerbang sebuah gedung berwarna putih dengan halaman cukup luas sekitar 100× 100 meter yang di penuhi pohon - pohon hijau, terlihat jelas tulisan di atas bagian gerbang masuk bertuliskan "Kantor Cabang BKN kota Daun"
"terlihat sangat sejuk sekali meski berada di pusat kota Daun, meski gedung BKN ini adalah kantor cabang, aku rasa bangunan ini adalah satu - satunya bangunan yang memilki arsitektur gaya Romawi kuno di kota Daun ini , dengan warna putih bersih, sangat terlihat cocok dengan warna hijau nya daun,, apakah orang yang mendesain nya orang Eropa?"ucap Tina dalam hati" mengangumi arsitektur bangunan BKN sambil berdiri di depan gerbang ,
"Tina , ayo cepat masuk "ucap ibu Tri pelan seperti berbisik "
__ADS_1
kemudian mereka berdua pun berjalan beberapa langkah saja ke depan gerbang masuk, berniat akan masuk dan membuka kan pintu gerbang oleh tangan mereka sendiri, karena tidak ada satpam di tempat itu atau siapapun yang berjaga, tiba-tiba terdengar suara dari sebuah kotak sensor tubuh "silahkan masukan kode anda"
mesin sensor tersebut berbunyi berulang ulang secara terus menerus karena Tina dan ibu nya tidak berbuat apapun dalam sebuah jangkauan sensor tubuh tersebut
Tina dan ibu nya pun terlihat kebingungan harus memasukkan kode apa, ibu Tri sudah mencoba memasukkan no identitas seperti KTP , ibu Tri berpikir mungkin kode dari nomor kartu Indentitas agar bisa masuk ke dalam , namun sudah beberapa kali mencoba memasuk kan kode di bawah kotak sensor yg ada keyboard untuk tekan kode
namun reaksi sensor tubuh semakin meningkat karena jika sampai 5 kali gagal dalam masukan kode , secara otomatis mesin sensor tubuh itu secara cepat langsung mendeteksi adanya peretasan atau hal lain yang men curiga kan lain, sehingga mesin secara otomatis akan mengaktifkan alarm darurat kejahatan, sehingga sudah pasti akan heboh
namun , Untung saja ketika kesempatan yang ke 5 memasukan kode , Ibu Tri berpikir sejenak, kemudian ibu Tri pun membaca kembali chat dari Abdel , dan menemukan sebuah kode* 00001 Harimau putih * karena waktu kemarin Abdel sudah tau mereka akan datang ke BKN dan memberikan kode milik Abdel kepada ibu Tri untuk bisa masuk menggunakan kode milik Abdel,
setelah di coba kode tersebut , mesin sensor tersebut secara otomatis berucap" Selamat datang Jendral Besar" lalu di ikuti muncul nya beberapa orang berpakaian hitam dan ada lambang Harimau berwarna Putih di bagian punggung dan depan bagian dada kanan,
Ibu Tri dan Tina yg tidak tau apa - apa tentang kode Jendral besar pun terlihat cuek dan santai biasa saja masuk ke dalam gedung BKN
sesampainya di sana , Tina dan ibu Tri pun di sambut oleh seorang wanita berpakaian Formal cukup cantik seperti seorang resepsionis hotel datang menghampiri mereka berdua
"Ibu Tri dan Tina ya.?, selamat datang dan silahkan ikuti aku menuju ke ruangan khusus" ucap wanita tersebut yg bernama "Sakura" , terlihat dari tag pakaian nya
__ADS_1
nama itu adalah samaran , karena di BKN system' nya banyak yang tertutup agar kebebasan dalam menjalankan suatu tindakan di luar BKN, jadi nama samaran berlaku hanya di BKN
Tina dan Ibu Tri pun mengikuti wanita itu
dan mereka bertiga pun masuk kedalam ruangan khusus yang kedap suara , dan ibu Tri dan Tina pun tanpa pikir panjang masuk , karena mereka melihat Abdel yang sudah ada di dalam ruangan itu dan duduk di kursi sofa panjang melingkar dan di meja khusus dengan berbagai makanan dan minuman di atas meja, khusus untuk menyambut kedatangan Tina dan mama nya, ,
Abdel pun berdiri menyambut Tina dan Ibu nya , kemudian menyuruh Sakura untuk tunggu di luar dan berjaga, untuk tidak ada yang menggangu Abdel selama Abdel di ruangan khusus tersebut
kemudian Abdel pun mempersilahkan duduk Tina dan Ibu Tri dan mempersilahkan makan makanan juga, tapi ibu Tri tidak memakan nya , tidak seperti Tina yang langsung memakan nya karena makanan di meja memang menggiurkan
kemudian Abdel pun membuka pembicaraan sambil tersenyum ke arah Tina yang lahap makan
"Tina jika kamu mau melakukan misi ini, makan seperti itu tak akan kau makan lagi karena bosan, karena di dalam misi ini, kau akan berada di lingkungan orang - orang kaya,"
"ya, misi apakah itu,, ? jika misi seperti itu , aku akan melakukan nya dengan senang hati,"jawab Tina dengan senang karena mendengar misi nya terlihat menyenangkan
"Tina ini terlalu polos, aku sangat khawatir" ucap Abdel dalam hati
__ADS_1
"nak Abdel , pekerjaan seperti apa yang harus Tina lakukan,? kau tidak akan menyuruh Tina untuk berkelahi bukan? atau melakukan hal yang mesum !! ,karena Tina tidak akan bisa melakukan hal seperti itu..!" ucap Ibu Tri yang mendengar kan perkataan Abdel dengan cermat
"tidak Bu, aku menyuruh Tina untuk me mata - mata Orang yang bernama Lao Chen , seorang pengusaha real estate dan alat elektronik di kota Daun dan beberapa kota besar, dia pengusaha asing tetapi dia kemungkinan besar memiliki hubungan dengan orang - orang pemasok kokain dari wilayah Latin , meski dia tidak melakukan kejahatan , tetapi tugas Tina hanya mengingat dan mencatat , dengan siapa siapa saja Lao Chen bertemu , dan agar akses Tina di permudah, aku juga sudah memiliki mata - mata di sana , bisa kau panggil Sela, karena dia menggunakan nama itu sebagai pelayan di Rumah Lao Chen , kau cari saja dan sebutkan kode dirimu" ucap Abdel sambil memberikan sebuah kartu identitas kode BKN yang di bawah jaminan Harimau Putih