
berniat melarikan diri dan memutuskan meninggalkan Rin yang pingsan , Tina berencana akan melapor kan ke polisi
akan tetapi ketika Tina berbalik badan dan hendak memutuskan untuk pergi berlari, tiba - tiba dari arah belakang Tina, pas Tina berbalik badan Arah yg akan Tina tuju melihat sesosok laki-laki melempar kan sebuah obat bius serbuk ke arah Tina
seketika itu juga obat bius serbuk itu membuat pandangan Tina buyar ..
################
" eh nak Abdel , siang siang begini masih saja tiduran ,, kenapa tidak jalan - jalan , padahal kan ini hari Minggu , sangat cocok buat pria Lajang mencari pasangan ke tempat - tempat anak gadis kumpul ,, ini malah tiduran di pinggir sungai , " ucap ibu Tri menggoda Abdel dengan muka ramah disertai candaan seperti orang akrab yg sudah lama
Abdel yg terbangun dari tidurnya pun cuma melirik Ibu Tri sekilas dan mengabaikan nya lalu melanjutkan Tidur nya lagi,,
melihat Abdel yg mengabaikan sikap ramah dan sok akrab nya, maka ibu Tri menggunakan jurus ke dua untuk meminta pertolongan Abdel dimana , dia menunjukan sikap sedih nya agar dilihat iba, lalu berkata:
nak Abdel , tolong ibu ini, Tina seperti telah di tipu orang lain , dan dia pergi ke pusat kota Daun , perasaan ku merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi terhadap Tina, Tolong ibu nak Abdel ,, ibu janji akan membalas semua kebaikan nak Abdel jika menolong Ibu,,
kemudian Ibu Tri menceritakan semua apa yg terjadi di depan Abdel yg terlihat tidur , tapi ibu Tri tau Abdel masih mendengarkan ceritanya meski dia terlihat tertidur,
mendengar cerita masalah yg cukup serius , terbuka lebar mata Abdel , tapi sedetik kemudian dia tertidur lagi lalu berkata dengan malas
"Tina bakalan baik-baik saja , ibu tidak usah khawatir seperti itu,
__ADS_1
mendengar jawaban Abdel dengan sikapnya yg malas ,
merasa Abdel tak akan membantu nya , ibu Tri pun lalu bergegas pergi dengan rasa kekecewaan dan sedih , dan terpaksa pergi sendirian ke pusat kota menaiki ojek online,, karena orang-orang di desa kebanyakan sedang bepergian atau sekalipun menganggur , mereka lebih mementingkan istirahat di rumah saja tidak kemana-mana
###
setelah 4 jam lebih bahkan mau 5 jam , karena di jalanan terjadi kemacetan cukup parah,
ibu Tri pun sampai di tempat alamat yg di tuju
dan melihat' Tina baik baik saja di temani seorang pria berbadan tinggi besar dan berotot berkulit sawo matang,
kemudian ibu Tri pun memanggil Tina dari kejauhan nya berjarak 30 meteran dengan tergesa-gesa berjalan dengan wajah panik dan khawatir menuju ke arah Tina,
"Tina , Mama tidak menyalahkan mu, justru mama yg salah karena tidak menceritakan yg sebenarnya ,, sehingga kamu mengalami kejadian seperti ini ,"ucap ibu Tri juga dengan sikap merasa bersalah dan menyesal sambil memeluk Tina dengan penuh kasih sayang
kemudian ibu Tri menanyakan perihal siapa yg menipu Tina , dan siapa yg menyelamatkan nya , semua Tina ceritakan dengan jujur dan jelas ,
di mulai dari Fredy yang akan membawanya ke tempat entah di mana itu, serta anak buah Fredy yg muncul tiba - tiba dan hampir akan memperkosa Rin,, dan kedatangan pria yg menolong Tina dalam keadaaan detik detik akan pingsan, setelah Tina pingsan dia tidak melihat lagi kejadian selanjutnya karena sudah tak sadarkan diri
sehingga ibu Tri tau siapa pria yg tinggi besar itu seperti pengawal yg mengawal Tina dengan patuh
__ADS_1
ketika Ibu Tri mengetahui bahwa pelaku yg menipu Tina adalah Fredy Dan pria yg misterius yg menyelamat kan Tina itu adalah seorang anggota pasukan khusus militer rahasia harimau putih yg terkenal misterius dan kuat dalam posisi kekuasaan nya di negara ini , serta di isi oleh orang-orang yg terlatih dalam operasi khusus dan berbahaya, bahkan untuk pangkat komandan di kemiliteran harimau Putih saja bisa memiliki kekebalan hukum setara Gubernur,
akan tetapi, meskipun demikian , pria tersebut tampak sangat baik dan ramah terhadap Tina dan Ibu Tri dan Rin pun yg sedari tadi diam pun merasa keheranan melihat sikap ramah dan lembut pria itu
"sangat disayangkan saja Fredy Dan anak buah nya berhasil kabur ,,"ujar pria itu dengan kesal
karena selain melakukan perlawan , Fredy juga ternyata diluar perkiraan pria itu memiliki persiapan yang matang untuk melarikan diri, dan sudah mempersiapkan sepeda motor cepat di dalam ruangan khusus tadi yang akan Tina masuki , unik nya ruangan tersebut terhubung langsung ke pintu gerbang depan lewat samping dan langsung memiliki akses pribadi ke jalan raya untuk melarikan diri,
"kalo boleh tau nama Bapak siapa ,? "tanya ibu Tri ramah kepada pria yg menolong Tina tersebut
"panggil saja saya Tio , karena kami dilarang mengatakan nama asli kepada siapapun , hanya Jenderal Besar Harimau putih saja yg boleh mengetahui identitas setiap anggota nya
"jawab pria itu Dengan ramah disertai senyum kecil, kemudian melanjutkan ucapannya dan berkata:
"ibu lebih baik berhati hati , Fredy bukan orang sembarangan , tapi kami akan melaporkan ke atasan terkait kasus ini, karena dilihat dari cara dia menggunakan senjata , dan merancang semua kejadian, dia terlihat seperti mahir dalam melakukan tindak kejahatan "
"aku sangat menghawatirkan Tina , aku khawatir dia akan kembali menemui Tina, dan jika itu sampai terjadi lagi, kami berdua benar benar tidak bisa berbuat apa-apa dan kami pun tidak memiliki siapa siapa, "ucap ibu Tri dengan jujur dan Takut dengan Fredy
mendengar perkataan ibu Tri,pria itu hanya Tersenyum kecil dan tidak menjawab lagi,
#####
__ADS_1
maap ada yg typo dalam ketikan dan salah dalam panggilan seperti Tina sebelum nya memanggil Ibu sekarang jadi mama,, ini semua karna aku masih kurang hati hati dalam rancang ceritanya , semoga ke depan lebih baik
☺️😔