
*
.....seminggu telah berlalu .....
setelah kejadian di pasar yg membuat Tina dan ibu nya menjadi trauma dan tidak lagi berjualan di pasar , mereka menyambung penghasilan dengan melamar pekerjaan di sebuah Toko kue yg cukup terkenal di pinggiran kota Daun , karena mereka berdua memang sedari dulu gemar membuat kue, sehingga mudah untuk melamar pekerjaan di toko kue , dan diterima oleh manajer kue untuk bekerja di toko tersebut meski kendala usia mama Tina sudah tidak lagi muda, tapi karena keahliannya membuat kue cukup baik sehingga pihak manajer toko menerima pekerjaan Ibu dan anak tersebut
"ibu Tri , karena ibu disini paling pandai membuat kue Disni , dan juga ibu paling tua dari yang lain di toko ini, maka lebih cocok ibu bekerja di bagian produksi kue,, mulai besok ibu bekerja di sebuah tempat produksi kue , tempatnya terpisah di bagian belakang Toko,
dan Tina , kamu bekerja sebagai pelayan disini , pekerjaan kamu hanya melayani pembeli dan mencatat pesanan " ujar pak Adi sang manajer Toko menerangkan di depan mereka berdua sambil berjalan dan menunjukan tempat dimana bagian mereka bekerja
"dan untuk upah nya aku samakan saja"
apakah kalian berdua faham ?
"faham pak " jawab mereka berdua serentak
__ADS_1
setelah 2 hari berlalu, Tina dan ibu nya menjalani aktifitas mereka berdua bekerja di toko kue dengan tenang ,
ketika bekerja sebagai pelayan toko kue,
Tina yg memang berada di tempat yg terpisah dengan ibu nya , dihampiri oleh mantan kekasih nya bersama perempuan lain yg cukup cantik tapi dibandingkan dengan Tina, kecantikan Tina jauh lebih cantik, namun perbedaan mereka terletak dimana kekasih mantan nya Tina lebih terawat dan terlihat bukan dari kalangan yang sama seperti Tina , yaitu bisa dibilang kalangan menengah ,Tapi dia terlihat seperti orang yg kaya dengan berjalan elegan menggunakan sepatu high hill berwarna emas , mengenakan baju rok pendek dengan hiasan permata di seluruh pakaian nya serta kulit putih yang sangat terawat menggambarkan dia bukan orang biasa biasa saja,
Tina yg melihat mantan kekasih nya dulu yg sangat amat dia sayangi bersama dengan perempuan lain, yg bahkan Tina sendiri masih selalu berharap dia akan kembali, kini hati nya seperti hancur kesakitan seperti ada yg mengepal sampai hancur, seluruh tubuh diam tak bisa bergerak dan seluruh tubuh mati rasa air mata menetes , meski sudah berusaha ditahan agar tak keluar, namun karena orang tersebut sangat istimewa di hatinya membuat dia merasakan seperti ini..
"Tina , apa kabar ..? sekarang kamu bekerja Disini? , tidak ku sangka, disekolah dulu kamu yg paling populer , bisa menjalani hidup menjadi rakyat biasa seperti ini,, itu karena kamu belum memahami betapa pedih nya kehidupan ini jika kita tidak mau berubah dan hanya mengandalkan cinta, lihat aku, ketika aku SMA dan kamu masih SMP , dan sekarang lihat lah penampilan aku, tidak ada barang yg dibawah 500rb yg aku kenakan , aku membeli jam tangan Rolex ini menggunakan uang, bukan cinta, jadi kamu jangan bertanya kenapa aku meninggalkan mu,, aku ingin kebahagiaan yg sempurna untuk menjalani hidup ini yg cuma satu kali "ucap mantan kekasih Tina yg bernama Andri sambil menasehati Tina dengan sedikit angkuh dan bergaya seperti orang sudah sukses"
"tuan dan nyonya , ada yg bisa saya bantu?, toko kue kami menyediakan berbagai macam kue yg menarik dan enak, silahkan tuan dan nyonya lihat-lihat , siapa tau ada yg membuat tuan dan nyonya tertarik , saya tinggal dulu sebentar untuk mengurus pesanan, jika tuan dan nyonya melihat kue yg menarik, silahkan panggil kami kembali ,, ucap Tina dengan ramah lalu membalikan badan dan pergi meninggalkan Andri dan kekasih nya itu ,, Tina pergi ke gudang belakang tempat penyimpanan yg sudah tak terpakai, lalu jongkok dibawah tumpukan kardus yg menggunung sambil menangis dengan Air mata yg deras,, rasa sakit di hati Tina yg dirasakan begitu dalam mengingat usia Tina yg masih 16 tahun lebih yg mau beranjak dewasa , belum bisa menstabilkan kan perasaan dengan apa yg dinamakan Cinta ,, cinta Tina dulu kepada Andri seperti Api yang membara, belum padam meski sudah beberapa kali di siram air mata
wajar saja, mengingat Andri adalah orang yg cukup tampan dan dulu dia juga orang yg sederhana dan rendah hati, sehingga siapa saja perempuan yg melihat Andri, pasti akan menyukai nya,
namun yg namanya manusia, pasti akan berubah jika hal tersebut berhubungan dengan yang namanya Harta dan Tahta, sifat Rakus manusia akan kekayaan sudah menjadi hal yang tabu dikalangan orang-orang dewasa,
__ADS_1
orang-orang yang sudah dewasa ,entah laki - laki atau perempuan , semua saja , mereka bangga dengan kekayaan , berbeda dengan orang yang masih remaja seperti Tina, pikiran mereka polos dan tulus dalam perasaan,,..
setelah Tina pergi , Elisa yang menjadi kekasih Andri pun bertanya
"sayang siapa perempuan itu? , apakah dia mantan kekasih mu dulu ? " tanya Elissa kekasih Andri saat ini yang berada di samping Andri , sejak dari tadi ia diam mendengarkan ucapan Andri dan Tina
"ya, dia Tina, mantan kekasih ku dulu, aku sama sekali tidak memiliki perasaan apapun kepadanya , karena di hatiku hanya ada namamu saja, aku hanya menasehati dia supaya jangan menyia-nyiakan paras dia yg cukup cantik agar tidak menjadi rakyat kalangan menengah atau rendah dimasa depan,, "jawab Andri dengan tenang tanpa dosa sambil memegang tangan Elisa
"sayang, meski dia sudah menjadi mantan ku, aku memang tetap peduli terhadap nya, karena dia sudah tidak memiliki Ayah lagi, sehingga untuk menyambung hidup nya , dia dan ibu nya berjualan di pasar, aku juga baru tau kalau dia bekerja di toko kue ini,, ucap Andri menyambung perkataan tadi
"oh jadi seperti itu, kasihan juga ya,, jika kamu memang peduli dengan dia, kau boleh ajak dia untuk bekerja di salah 1 hotel Ayah ku , mungkin dia mampu melakukan nya" ujar Elisa yang seperti percaya dengan omongan Andri, tapi didalam Hati Elissa yang terdalam, dia mengetahui kalau Andri memang masih memiliki perasaan terhadap Tina, ini bisa Elissa lihat dari cara Andri berbicara yg seperti berusaha menutupi sesuatu , tak seperti biasanya , Andri jika berbicara hanya mau membicarakan uang saja, jadi Elissa yakin kalau Andri masih memiliki rasa
"Tina ,,, mungkin kamu sedang sial bertemu denganku ,kamu sedang berurusan dengan orang yg jika apa yg disukai nya diambil sebagian, sepertiga nya , atau bahkan secuil , aku Elissa tak akan rela, dan tak akan kubiarkan itu,," kita lihat sedalam apa perasaan Andri untuk mu,, jika memang masih ada sedikit saja perasaan Andri untuk mu,, aku harus melakukan sesuatu, "gumam Elisa dalam hati yg sedikit khawatir, jika Andri masih memiliki perasaan terhadap Tina, rencana yang sudah ia susun bertahun tahun akan gagal,,
######## bersambung ######
__ADS_1