
seperti biasa setelah ke keesokan pagi nya , ibu Tri membangun kan Tina yang masih tertidur lelap
"Tina , bangun nak, hari ini kamu pergi ke BKN kan, jangan terlalu siang karena jika siang jalanan sudah macet"teriak ibu Tri Kepada Tina yang masih di dalam kamar pintu tertutup
"ya, bu" jawab Tina seperti biasa dengan sedikit malas karena masih Ngantuk
mereka berdua pun seperti biasa sarapan bersama, kemudian ibu Tri pun bicara serius Kepada Tina
"Tina , jaga dirimu baik-baik , mama akan selalu mendukung mu , apapun itu , meski harus menyebrangi lautan bersama , mama akan senantiasa bersama mu, kamu harus belajar dengan baik, agar kamu bisa mencapai tujuan kamu yaitu mengungkapkan kebenaran kematian Ayah mu"
Tina pun mengangguk dan berkata "iya, tanpa menjawab apapun lagi ,
karena ibu Tri masuk pagi , jadi Tina berangkat sendirian saja , dia memesan Taksi online untuk berangkat ke BKN ,
karena mendapat potongan harga khusus pegawai BKN dari perusahaan taksi , jadi dia sekarang bepergian menggunakan taksi, selain lebih murah juga lebih nyaman
tetapi ketika di perjalanan taksi yang Tina tumpangi terjebak macet , kemudian Tina pun merenungi penyesalan nya karena dia tidak bangun pagi - pagi seperti waktu bersama mama nya kemaren berangkat ,
kemudian Tina pun melirik ke arah jendela luar mobil taksi , ke kanan dan ke kiri , dan melihat kekasihnya Andri yaitu Elissa berciuman di dalam kendaraan mobil nya bersama pria yang seperti seumuran Tina, itu jelas bukan Andri kekasih nya , sewaktu macet
kejadian tersebut adalah hal pertama kali yang di lihat Tina , karena Tina belum pernah melihat atau merasakan rasa nya berciuman, sehingga ada perasaan aneh ketika melihat orang berciuman
Tina pun memalingkan wajah nya dan fokus ke depan , meskipun kejadian tersebut kepikiran , tetapi Tina berusaha untuk tetap tidak peduli, karena yang dia lihat adalah pacar dari mantan kekasih nya, Tina sudah tidak peduli lagi
setelah sampai di BKN , Tina pun seperti sudah biasa. masuk menggunakan kode yang sudah ia miliki dari Abdel , berjalan masuk dan bertemu sakura yang selalu stand by di area pintu masuk , Sakura pun menghampiri Tina dan berkata:
__ADS_1
"Tina , hari ini kamu terlihat Cantik" ucap sakura tersenyum hangat
" hah aku memang seperti ini setiap hari , kamu tak perlu berlebihan jika hanya untuk menyapa ku"jawab Tina sedikit kaku
"yah, kamu memang beneran Cantik Tina" tapi eh kenapa kamu membawa pakaian ganti ? padahal disini sudah tersedia pakaian ganti" tanya sakura lagi
"oh aku gak tau , aku kira harus bawa pakaian karena aku tidak akan pulang selama 3 bulan," jawab Tina yang tidak tahu
"ya sudah , tidak apa-apa , itu bukan masalah , mari aku tunjukkan kamar mu , beserta membuat akses untuk masuk ke dalam kamar mu , karena disini semua kamar harus menggunakan sidik jari sebagai kunci keluar masuk" ucap Sakura sambil berjalan menuju ke dalam Lift di ikuti Tina dari belakang
"baik lah" jawab Tina singkat
mereka berdua menuju ke ruangan lantai 5, dan di lantai 5 hanya berisi kan beberapa kamar kamar cukup mewah , sakura pun menjelaskan kalau dia sendiri juga tinggal disini, seluruh pegawai BKN perempuan tinggal di sini , dan pria tinggal di lantai 3
setelah menuju ke tempat kamar Tina , sakura pun mengatur sidik jari Tina supaya bisa menjadi akses keluar masuk ke dalam kamar nya sendiri ,
"wah , bisa belanja gratis , cukup nyaman dengan fasilitas nya"jawab Tina semangat
"dan juga , di lantai 2 ada beberapa hiburan seperti kolam berenang dan beberapa tempat berolah raga"ucap sakura kembali menjelaskan dan hanya di balas Tina mengangguk faham dengan ucapan Sakura
"kalo begitu ,silahkan kamu di kamar menunggu seseorang yang akan melatih mu , nanti akan ku beri tahu lewat telepon yang ada di kamar mu, sambil menikmati dan menata kamar mu sendiri Tina"
ucap Sakura sambil membalikan badan meninggalkan Tina
Tina pun lekas masuk ke kamar nya dan menata , di dalam ruangan 12 × 12 meter itu tidak hanya kamar saja , juga ada dapur dan tempat menonton TV , meski tidak besar , tapi terlihat nyaman,
__ADS_1
Tina pun sangat menikmati kamar nya itu , dan menata dengan baik layaknya kamar perempuan pada umumnya,
Tina menunggu panggilan telepon dari sakura sambil bermain ponsel nya membalas chat dari Rin , Ibu nya , dan ada juga chat Abdel yang memberi tahu Tina jangan membawa pakaian ganti , tapi Tina telat membaca nya jadi dia tidak tahu,
"kring kring"
telpon kamar pun berbunyi dan Tina pun lekas mengangkat
itu adalah telpon dari Sakura yang meminta Tina segera Turun ke lantai 1 untuk bertemu seseorang yang akan melatih nya , Tina pun segera berpakaian rapi dan segera bergegas menuju ke lantai 1
Tina pun akhirnya sampai menggunakan lift dan ketika berjalan ke arah sakura yang sedang mengobrol dengan pria yang seumuran dengan Tina , Tina merasa pria itu adalah yang akan melatih nya , kemudian Tina pun menuju ke arah mereka berdua , dan memperkenal kan diri nya ,
"hai , aku Tina , senang berkenalan Dengan mu" ucap Tina ramah kepada pria yang sedang ngobrol dengan sakura ,
posisi Tina berada di belakang pria yang sedang asyik mengobrol dengan sakura karena Tina habis keluar dari pintu lift
sakura dan pria itu pun tidak menyadari kehadiran Tina, jadi mereka berdua memalingkan wajahnya ke arah Tina
tapi alangkah terkejutnya Tina ketika melihat wajah si pria yang akan menjadi pembimbing nya itu
"kamu ..!!! "seru Tina sangat kaget sekali dan terkejut melihat wajah si pria tersebut
dan
bersambung
__ADS_1
🌿