Tina Sang Pejuang

Tina Sang Pejuang
Pergi Jalan - Jalan


__ADS_3

beberapa hari telah berlalu semenjak kejadian bertemu dengan Andri


##


dihari Minggu pagi yang cerah ,hari libur untuk para pekerja Toko seperti biasa nya, Tina yg masih terbaring tidur karena efek kesedihan yg berlarut - larut akibat pertemuan nya dengan mantan nya dahulu, tiba-tiba ada suara ketukan pintu rumah yg membangunkan Tina dari Tidur nya , karena kamar Tina paling dekat dengan pintu masuk , rumah jadi paling jelas terdengar,sementara sang ibu sudah tidak berada di rumah sejak dari pagi hari sekali karena ikut senam ibu-ibu seperti biasa di tempat kepala desa,


"" aduh siapa itu, aku masih ngantuk, bisakah lain waktu saja ,ada perlu apa,, ?"sahut Tina


"aku Rin, Tina , bukan kah hari ini kita akan pergi mengunjungi pantai seperti yg kita rencanakan bulan lalu..?? "jawab Rin agak keras berteriak"


"oh ya aku lupa,, maap Rin hari ini aku sedang tidak ingin pergi kemana-mana , aku cuma ingin diam di rumah saja karena sedang tidak enak badan "jawab Tina pura-pura sakit dengan Nada seperti orang lagi sakit, agak ter batuk


"oh kalau begitu, bagaimana jika kita pergi saja ke wisata tanaman obat, di sana kita bisa mendapatkan bahan obat alami, terutama ada juga peracik obat nya di sana, kamu bisa keluhkan apa yang kamu rasakan Tina "tanya Rin yg punya rencana lain, karena semenjak Tina bekerja di Toko, waktu mereka bertemu di sungai tempat mencuci jadi tidak bareng lagi, Tina selalu mencuci agak pagi karena jam 8 dia harus berangkat bekerja ke Toko,


"hmmm apakah ada obat sakit hati di sana?? "tanya Tina seperti orang main-main dengan perkataan, padahal emang benar lagi sakit hati


"kamu jangan khawatir , aku akan selalu menghiburmu dalam keadaan apapun, sesedih apapun ceritakan saja masalahmu kepada ku, aku selalu ada buat mu, "jawab Rin dengan serius


"gak enak juga yah, aku menolak ajakan Rin, dia selalu baik terhadap ku dari aku Smp sampai sekarang pun dia memang tetap tidak berubah,, sebaiknya aku pergi saja, siapa tau mood ku jadi lebih baik, "ucap Tina dalam hati"


lalu Tina pun beranjak dari tempat tidur lalu membukakan pintu nya untuk Rin,, dan mempersilahkan Rin buat menunggu Tina mandi di Kursi yg sudah di sediakan ,


setelah Tina selesai mandi , tiba-tiba terdengar suara "permisi" dari luar gerbang pagar kayu halaman Rumah Tina,

__ADS_1


"ada perlu apa ya pak ..? tanya Tina


"maaf kak saya dari kurir paket, ini ada kiriman paket buat buat yg bernama Tina, benar kah ini rumah nya.?


"iya benar , saya sendiri ,Tina, kiriman paket dari siapa yah? tanya Tina penasaran


"dari lokasi pengirim nya itu dari pusat Kota Daun, tapi tidak dicantumkan nama si pengirim nya,, lebih baik periksa dulu, tugas ku hanya mengantar saja sampai kepada mu, "jawab kurir itu cepat-cepat seperti sedang buru-buru karena harus mengantarkan paket yg lain masih banyak


"yasudah berikan saja pada ku , meski aku tidak tau siapa yg kirim, karena aku sama sekali tidak memiliki teman di pusat daun, "jawab Tina sambil menanda tangani paket kiriman berbentuk kotak berukuran sedang


"kalo begitu terima kasih, saya ijin pamit dulu,


lalu kurir paket tersebut berbalik arah kemudian pergi meninggalkan Tina yg sedang memeriksa kotak paket


"Tina paket dari siapa itu..?" tanya Rin penasaran


setelah di buka paket tersebut , ternyata isinya hanya sekotak Teh yang cukup terkenal dan mahal di sana ,


karena Rin yg tahu barang itu teh mahal dan terkenal, dan Tina sendiri belum pernah mencoba seumur hidup nya, maka mereka berdua pun penasaran dan mulai mencoba teh tersebut, menyeduh kan teh tersebut sesuai arahan yang ada di dalam box teh tersebut


" enak sekali Teh ini, pantas saja harga nya mahal ,"ucap Tina puas dengan rasa teh nya


"ya, ini memang pantas dengan harga nya, aku pernah mencoba teh ini bulan lalu , tapi rasa teh yg ini seperti nya jauh lebih baik dan berkualitas dari pada teh yg pernah aku coba bulan lalu, "jawab Rin santai sambil memegang cangkir teh

__ADS_1


"ini dia , aku menemukan surat di bawah alas bawah box paket itu, mungkin ada petunjuk si pengirim, "ujar Tina kepada Rin


"untuk Tina"


bagaimana rasa teh nya , enak ,.? yah itu adalah salah satu Teh yg ada di rumah ku, jika kau ingin mencoba teh lagi , di sini masih banyak teh seperti itu dan jarang sekali kami minum , kuharap kau datang ke alamat dibawah surat ini" * begitulah isi surat nya *


"Tina menurut mu bagaimana..? apakah kita harus datang ke alamat ini .? tanya Rin penasaran


"tidak, aku tidak mengenalnya , aku takut datang ke pusat kota Daun jika bertemu dengan orang yang tak di kenal, "jawab Tina


"tapi Tina, dari tulisan nya ,ini seperti tulisan perempuan , aku yakin sekali ini seorang perempuan pengirim nya, "ucap Rin yakin dengan analisa nya"


"huh aku tidak tau dan tidak mengenalnya meski dia seorang perempuan, lebih baik kita jangan mengambil resiko keselamatan kita hanya karena cuma Teh saja, "ucap Tina


"tapi Tina, kemungkinan besar si pengirim teh ini orang kaya loh, apa kamu tidak ingin punya sahabat atau kenalan orang kaya, terlebih memang rata-rata orang yang paling kaya di negara ini tinggal di kota Daun, apa kamu tidak tertarik,,? "tanya Rika lagi


"dari sini ke pusat kota Daun memerlukan waktu 4 - 5 jam , jika kita pergi ke sana sekarang , sampai di sana pasti siang, berbincang di sana , setelah kita mau pulang dari sana, sudah larut malam, mama ku pasti akan marah dan tidak mengizinkan nya"jawab Tina menolak karena dia tidak mau berangkat ke sana


setelah membaca dan berbincang dengan Rin, kembali dia melipat surat itu karena dia juga perlu bercerita kepada ibu nya perihal kejadian ini, namun ketika Tina akan melipat kembali surat itu, ternyata ada pesan pendek tersembunyi di dalam surat itu, yg hanya bisa dibaca jika kertas surat di lipat , seperti nya pengirim surat sudah tau kebiasaan melipat Tina, jadi ada pesan tersembunyi disitu yg hanya boleh Tina saja yg baca


* Tina , aku Sarah, dari keluarga Ayahmu *


dan juga tercantum no ponsel di surat tersembunyi itu

__ADS_1


setelah Tina tau isi surat itu, pikiran Tina jadi berubah , yg tadinya tak ingin pergi menjadi ingin sekali pergi ke pusat kota ,


"baik lah , ayo kita pergi ke sana Rin, ternyata orang yg kirim surat itu adalah sepupu ku, gak usah khawatir, ibu juga pasti mengizinkan aku pergi jika alasan nya mau bertemu sepupu ku" ucap Tina bersemangat untuk bertemu Sarah, karena Sarah adalah sepupu nya, sewaktu kecil mereka sering bersama dan tinggal bersama di rumah ini sewaktu masih ada Ayah Tina, Tina sangat merindukan Sarah sejak dulu, namun karena Ayah Tina meninggal kecelakaan sewaktu bekerja, Sarah di adopsi oleh keluarga kaya, semenjak saat itu mereka tidak bertemu lagi, tapi Sarah berjanji akan mengabari Tina nanti nya kalo sudah dewasa"


__ADS_2