Tina Sang Pejuang

Tina Sang Pejuang
Tina memulai Aksi pertama nya


__ADS_3

setelah Tina menyadari bahwa Elisa ternyata ada di kedai tersebut , segera lah Tina memakai perlengkapan aksesoris mata mata yang sudah Sakura berikan , salah satunya adalah kacamata dengan teknologi sinar ultra , yang bisa membuat wajah lebih tua atau pun lebih muda , tergantung pengaturan dari kacamata tersebut jika menginginkan lebih tua atau pun muda , kacamata tersebut wujud nya berwarna bening kaca biasa ,


Tina merubah membuat setingan wajah nya seperti 10 tahun lebih tua , dan memakai nya segera ,sekilas dari jarak lebih dari 1 meter wajah nya terlihat lebih tua , tetapi jika melihat kurang dari meter , wajah asli Tina akan ketahuan , ini lah kelebihan dan kekurangan dari kacamata tersebut , itu hanyalah efek dari sinar ultra tersebut


dengan tampilan pakaian Tina yang sederhana , membuat penyamaran nya sempurna , karena pakaian Tina tidak ada yang mencolok menggambar ciri khas anak muda


"kita akan lihat , sehebat apa kacamata ini , kacamata yang dibanggakan Sakura"ucap Tina dalam hati disertai senyum di wajahnya


kemudian Tina pun berdiri menghampiri meja kasih dimana Elisa sedang duduk bersantai di tempat tersebut , di samping pegawai kasir nya


"ibu ,ada yang bisa dibantu?"tanya Kasir tersebut ramah kepada Tina


"ah tidak apa ,, barusan perempuan yang duduk di kursi itu ( ucap Tina sambil menunjuk arah kursi bekas nya tadi ) berkata jika pesanan nya di berikan kepada ku saja ,"ucap Tina dengan sikap ibu ibu pada umum nya,


"baik Bu, bagaimana pembayaran nya?"tanya Kasir tersebut , karena yang dia tau, pagi pagi seperti ini hanya pegawai BKN saja yang ada , kebanyakan pembayaran nya menggunakan kartu belanja


"pembayaran nya aku yang akan membayar"jawab Tina dengan wajah kesal seperti ibu ibu pada umumnya yang dianggap remeh masalah uang


"ba baik Bu"ucap kasir tersebut gugup karena ucapan nya telah membuat ibu ibu didepan nya tersinggung


"oh ya , aku boleh tau , pemilik dari kedai ini dimana ya, aku ingin berbincang , seperti nya aku tertarik berinvestasi di kedai ini, kedai ini sangat baik dan makanan nya enak , di masa depan kedai ini akan sukses besar"ucap Tina memuji kembali bertanya dengan sikap yg tenang


"aku pemilik nya" Elisa yang sedari tadi duduk memainkan ponsel tiba tiba angkat bicara dan berdiri


"ibu, jika ibu berniat berinvestasi , kita harus bicarakan ini dengan seseorang , orang tersebut juga sama , memiliki saham di kedai ini , meski dia bukan pemilik mayoritas saham, tetapi kita sebagai partner bisnis , kita harus saling berkomunikasi terkait perkembangan kedai ini"ucap Elisa kembali dengan senyum ramah nya


"apakah kamu pemilik mayoritas saham di kedai ini"tanya Tina kembali , karena Tina kurang faham dengan dunia bisnis , jadi dia akan mencoba mempersingkat tujuan nya tanpa harus melakukan rapat atau segala macam dengan pemilik saham lain, tujuan Tina sebenarnya bukan itu


"itu benar , saya pemilik mayoritas saham sekitar 67% , dan orang yang 1 lagi 25% , sisa saham 8% adalah milik dari BKN , aku akan melepas 10% saham untuk ibu"jawab Elisa dengan ramah kembali

__ADS_1


"siapa nama orang yang 1 lagi pemilik saham 25% tersebut?" tanya Tina lagi kembali


"itu seorang pengusaha muda yang bernama Andri ibu, kebetulan dia masih bersekolah di bangku kuliah, jadi ibu tenang saja , dia hanya anak kecil yang belajar bisnis, jika ibu tertarik bekerja sama dengan ku, aku akan berusaha mendapatkan saham yang di miliki Andri untuk ibu"ucap Elisa dengan senyum manis nya yang licik


",namun ada persyaratan yang harus di setujui ibu"ucap Elisa kembali


"huh, kau juga anak kecil Elisa, berlagak seperti kau ini betul betul perintis kedai ini, aku yakin kedai ini adalah milik ayah mu"ucap Tina dalam hati


kemudian melanjutkan perkataannya di mulut


"aku akan ikuti persyaratan mu itu apapun, asal kau berikan aku saham milik Andri, aku akan membayar nya 3x lipat dan juga 10% dari saham yang akan kamu lepas juga akan aku bayar"ucap Tina kembali dengan sikap meyakinkan , tetapi berbeda di dalam hati nya


"hehe, kacamata ini menarik, bisa menyembunyikan wajah asliku , kalo begini aku tak akan segan melakukan tipuan untuk orang yang jahat kepada ku seperti Andri , ucap Tina dalam hati nya


mendengar ucapan Ibu ibu yang akan membeli saham Andri seharga 3x lipat , seketika itu juga Elisa menjadi bersemangat untuk melakukan transaksi nya


"cepat yah nak , ibu ini tidak sabaran dan tidak bisa menunggu lama , kurang jam 10 pagi semua ny harus selesai"ucap Tina dengan sedikit bersikap seperti bos,


"baik Bu, ibu tidak usah khawatir , jika seperti itu mau ibu, aku akan turuti "kembali Elisa berucap dengan penuh semangat dan sedikit panik , karena nomor Andri yang akan dia hubungi , ternyata belum juga mengangkat telepon nya, ini sedikit diluar perkiraan Elisa


"anak bodoh, wajar lah Andri tidak mengangkat telponnya di pagi pagi seperti ini karena dia sedang bersekolah,"ucap Tina dalam hati sinis menyadari kebodohan Elisa yang seperti kesal dengan telpon Andri tidak mendapat jawaban


"ibu maafkan aku, seperti nya Andri sedang bersekolah "ucap Elisa dengan wajah kecewa


"yasudah , cepat ambil kan pesanan ku, aku sudah lapar , untuk melanjutkan transaksi saham itu, nanti sore kau bisa hubungi nomor telpon ku"ucap Tina dengan wajah kesal meyakinkan , sambil menulis nomor ponsel nya di kertas yang tergeletak di meja kasir beserta pulpen nya, nomor ponsel tersebut adalah nomor palsu


"baik lah ibu, kalo boleh tau , ibu tinggal dimana?" apakah ibu pegawai Disni"ucap Elisa dengan penasaran


"apa kamu ragu dengan kartu belanja ini?"ucap Elisa sambil menunjukan kartu belanja nya

__ADS_1


melihat kartu belanja Tina yang limit nya 100rb bit , akhirnya Elisa yakin dan percaya , jika ibu ibu tersebut adalah pegawai BKN, ini membuat Elisa bahagia juga , karena jika terjalin kerjasama dengan pegawai BKN , secara otomatis akan mempermudah Elisa melakukan berbagai macam hal karena memiliki orang dalam senior di BKN selain si Mauro , karena limit 100rb bit biasa nya dimiliki oleh pegawai senior seumuran seperti ibu ibu yang ada di depan Elisa


note :


ada 3 jenis limit kartu belanja di BKN


limit 50rb bit , itu adalah untuk pegawai baru dibawah 5 tahun bekerja


limit 100rb bit , itu untuk pegawai di atas 5 tahun bekerja


dan yang terakhir adalah kartu belanja unlimited ( tak terbatas ) , kartu ini hanya dimiliki oleh direktur utama dari BKN dan jendral besar Harimau putih yaitu Abdel


Tina di beri kartu belanja limit 100rb bit oleh sakura karena ini semua adalah permintaan Abdel , tujuan nya adalah untuk kebahagiaan Tina sendiri , agar tidak kekurangan belanja atau memenuhi semua kebutuhan Tina


yang tanpa Tina sadari , Tina menganggap pemberian kartu belanja limit 100rb bit adalah karena faktor kebaikan Sakura yang Tina rasa , Sakura baik terhadap Tina


"jika memang begitu , baik lah ibu , aku akan menelpon ibu nanti sore , dan aku pastikan saham tersebut akan segera menjadi milik ibu nanti sore , kepemilikan saham tersebut akan berpindah kepada ibu,


tetapi apakah aku boleh tau, nama ibu siapa ,?"tanya Elisa kembali


", panggil saja aku Lati , orang orang di BKn semua sudah kenal nama samaran ku ini"ucap Tina di barengi anggukan dari Elisa yang faham jika pegawai BKN memang selalu menggunakan nama samaran jika sedang dalam lingkup bekerja


"aku tidak mau tau , nanti sore saham itu harus di kosong kan dari tangan Andri "ucap Tina dengan angkuh nya sambil mengibaskan kipas di tangan ke wajahnya


"baiklah ibu Lati , aku akan segera melakukan nya"ucap Elisa patuh dan senyum manis


bersambung


🌿

__ADS_1


__ADS_2