
"eh Tina , silahkan duduk" ucap Sakura sambil menunjuk kan ke arah kursi di sampingnya
kemudian Tina pun duduk dengan wajah masih kaget dan terkejut sambil tetap menatap pria itu , begitu juga pria tersebut yang keheranan melihat wajah terkejut Tina
"Tina ada apa,? apa kau mengenal pria yang ada di depan kamu itu? ucap sakura bertanya kepada Tina
"Tidak apa apa , dia hanya mirip saja dengan seseorang"ucap Tina senyum kepada sakura seperti menutupi sesuatu
Sakura yang memiliki insting intelejen nya merasa Tina sedang menutupi sesuatu, kemudian pandangan nya mengarah kepada pria yang ada di depan nya sambil memperkenalkan nya kepada Tina
"Tina , ini namanya Mauro , dia adalah bawahan ketua , yang juga akan melatih mu dalam hal mata mata" ucap Sakura memandang Tina sambil menunjuk tangan nya ke arah pria tersebut yang bernama Mauro
"salam kenal" ucap Tina disertai senyum kecil nya yg ramah , tetapi tidak menjulurkan tangannya
"bukan kah orang ini yang tadi aku lihat di mobil berciuman dengan Elissa , aneh sekali ,, kenapa BKN dan Abdel mempekerjakan orang seperti itu" ucap Tina dalam hati
"hai Tina , aku Mauro , senang bisa melatih mu dan juga dapat amanat dari ketua untuk melatih mu , ini suatu kehormatan bagiku"ucap Mauro membalas senyum Tina dengan ramah sambil melambaikan tangan nya
"apakah dia mengenalku ?, atau aku pernah terlibat misi dan bertemu dengan nya dalam misi secara kebetulan, ini harus aku selidiki"ucap Mauro dalam hati
kemudian mereka bertiga pun membicarakan mekanisme pelatihan Tina untuk menjadi seorang mata mata , dan juga waktu dan tempat sudah di tentukan dengan baik , karena semua hal tersebut sudah di rancang oleh Abdel
setelah selesai berbincang , mereka bertiga membubarkan diri dan menuju ke arah tempat masing-masing
Mauro pun memandang wajah Tina sekilas di Sertai senyum manis nya
"gadis ini cukup cantik, aku rasa ketua memang tahu selera ku terhadap perempuan"ucap Mauro dalam hati bahagia karena dia merasa Abdel sengaja seperti menjodohkan nya dengan Tina
Tina yang arah tempat nya sama dengan sakura berjalan bersama dan memasuki lift kembali bersama sama sambil mengobrol
"Tina , katakan padaku , ada apa dengan Mauro, aku yakin kamu menyimpan sesuatu tentang Mauro"ucap Sakura dengan wajah penasaran
"nanti saja kita bicara kan di kamar ku"ucap Tina membalas perkataan Sakura
"baiklah kalau begitu"ucap Sakura singkat
mereka pun sudah sampai di lantai 5 tempat istirahat para pegawai BKN wanita , dan mereka berdua memasuki kamar Tina ,
__ADS_1
kemudian mereka berdua duduk di sofa dengan wajah yang serius
"Tina , siapa sebenarnya Mauro itu"ucap Sakura yang masih dengan serius
" sewaktu aku berangkat kesini , aku terjebak' macet dan ketika macet berlangsung ,aku melihat ke arah mobil di samping dan melihat Mauro berciuman dengan Elisa kekasih nya Andri teman SMP ku"ucap Tina sambil ia tidak ingin mengatakan jika Andri adalah mantan kekasih nya dulu , karena dia tidak ingin sakura tau
"apa.? apa kamu yakin?"tanya Sakura terkejut, kemudian tenang kembali dengan wajah serius
"ya , aku yakin sekali , pria itu masih sangat jelas dalam ingatan ku"ucap Tina kembali
"huh , sialan !! semua pria selalu seperti itu"ucap Sakura kesal sambil mengepalkan tangannya dan meninju sofa
melihat sikap Sakura, Tina pun sedikit curiga jika Sakura menyukai Mauro, tetapi Tina tidak peduli, karena dia tidak ingin terlibat dengan hal semacam itu
kemudian Sakura pun terus bertanya tentang Elissa , dan Tina pun menjawab dan menceritakan Elisa yang ia ketahui, tetapi menutupi status Andri sebagai mantan kekasih nya menjadi teman saja
setelah selesai , sakura pun pergi meninggalkan Tina sendirian di kamarnya
setelah meninggalkan Tina dan menutup pintu kamar Tina , Sakura pun tersenyum tanpa sepengetahuan Tina di balik pintu kamar Tina yang sudah tertutup itu
dan kemudian pergi begitu saja dari depan pintu kamar Tina
##
"kring kring"
keesokan paginya Tina pun dibangun kan oleh alarm yang sudah ia atur bangun jam 7 pagi
Tina pun bergegas mandi dan merapikan semua nya termasuk pakaian yang ia kenakan bersiap-siap untuk pergi memulai pelatihan hari pertama nya dengan Mauro
"yuhuuu , hari ini aku semangat sekali , semoga aku bisa lebih hebat !! tapi sayang aku di latih oleh pria mesum itu.!! ucap Tina di depan cermin berbicara sendiri dengan pipi yang mengembung dan mengepalkan tangannya karena kesal dengan pelatih nya yaitu Mauro
lalu Tina pun sudah siap dan pergi meninggalkan tempat istirahat nya itu, menuju ke arah lantai 2 , tempat yang sudah di janjikan dengan Mauro sewaktu kemarin
karena di lantai 2 terdapat tempat makan , Tina berencana sarapan di situ , dan juga sesekali Tina berkeliling di lantai 2 mencari tempat makan yang nyaman sambil menunggu Mauro datang yang dalam ucapan Mauro kemarin dia datang jam 8 , ada waktu sekitar setengah jam lagi
tempatnya tidak sepi tapi tidak ramai juga. , sekitar ada puluhan orang yang berlalu lalang, semua rata rata adalah pegawai BKN yang tinggal di gedung BKN , pada siang hari lebih ramai karena ada juga pegawai yang tidak tidur di gedung BKN dan datang bekerja pagi pulang malam atau sore
__ADS_1
tempat ini seperti kantin khusus buat pegawai BKN , namun nuansa dan interior nya mirip seperti Mol mol pada umum nya , hanya saja tidak terlalu ramai
Tina pun menemukan tempat makan yang nyaman , sebuah kedai kecil bermeja kan 5 meja , 1 meja ada 4 kursi
tempat tersebut adalah kedai makanan Jepang , dan Tina tergiur dengan gambar gambar makanan di depan kedai tersebut
Tina pun dihampiri seorang pelayan yang akan melayani Tina
"selamat pagi Nona, apakah Nona akan pesan sesuatu?" tanya pelayan itu ramah kepada Tina
"ya , aku akan memesan Ramen daging sapi , tetapi , apakah aku bisa membayar menggunakan kartu ini,?"ucap Tina sambil menunjukan kartu dimana kartu tersebut adalah kartu belanja BKN , fasilitas yang disediakan BKN untuk semua pegawai nya
"tentu saja nona, rata rata semua yang berbelanja atau makan Disini menggunakan kartu seperti itu , dan kartu yang nona pegang limit nya 100rb bit perhari , jadi jika nona berbelanja disini lebih dari 100rb , maka nona harus menambahkan dengan uang pribadi nona ,",ucap pelayan tersebut ramah kepada Tina
"oh baik lah , aku mengerti , berarti kartu ini berlaku juga tidak untuk pembelian di luar gedung ini? " tanya Tina kembali dengan penasaran
"menurut ku itu berlaku juga jika nona beli ke toko atau kedai cabang nya dari toko dan kedai ada Disni , aku kurang tau jika di belikan ke toko atau kedai yang tidak ada disini"ucap pelayan yang berkata dengan ramah disertai senyuman
"oh begitu "ucap Tina mengerti dengan ucapan pelayan itu
"baiklah nona , tunggu sebentar ,pesanan akan segera di buat" ucap pelayan tersebut membalikan badan kemudian pergi ke arah dapur
ketika Tina menunggu pesanan , dia pun membuka ponsel nya hendak melihat ada pesan WhatsApp masuk dari Sakura yang mengatakan jika Mauro akan tiba di BKN pukul 10 siang karena Mauro terjebak macet , ini membuat Tina kesal sekali sampai harus menaruh ponsel ke atas meja cukup keras
"huh ,, orang ini apakah sengaja membuat ku kesal ,, dia menyuruh ku jangan sampai telat , tetapi dia sendiri malah telat"ucap Tina dengan raut wajah kesal nya
kemudian Tina pun sekilas memandang ke arah kasir kedai tersebut , mata Tina seketika melebar dan langsung fokus ke arah kasir tersebut, Tina melihat ada seseorang yang ia kenal , dia adalah Elisa, yang seperti nya Elisa adalah bos dari kedai tersebut
dan
bersambung
🌿
bocoran sedikit
ini semua adalah rencana Abdel yang tidak di ketahui oleh siapapun termasuk Tina, ibu Tri ataupun sakura , tetapi sakura seperti menyadari rencana Abdel ini , rencana sebenarnya adalah Abdel me mata - mata i Mauro , bawahan nya sendiri , yang Abdel curigai adalah mata mata dari pihak musuh , nah Tina ini tidak sadar jika dia sendiri sedang me mata mata i target dari Abdel tersebut
__ADS_1
tujuan Abdel sebenarnya tidak memberitahu kan Tina adalah agar Tina menjalankan misi dengan sikap polos dan tidak banyak berpura pura seperti hal nya mata mata pada umumnya , karena Abdel tau Tina belum menguasai kepribadian palsu seperti pandai berpura pura atau pandai menutupi kebohongan , jadi Abdel mengirim Tina secara polos dalam lingkup BKN saja , tidak keluar tempat lain , tujuan nya agar keamanan lebih terjamin