Tina Sang Pejuang

Tina Sang Pejuang
Tamparan Pertama Tina


__ADS_3

kemudian Tina menghampiri Elisa dan duduk disampingnya , di ikuti Sakura yang duduk di samping Tina , jadi posisi Tina di tengah tengah antara Elisa dan Sakura, sambil menepuk pundak Elisa , Tina pun langsung bertanya


"Elisa , kau ada masalah apa ?"tanya Tina dengan wajah penasaran pura pura


"eh, bukan kah kau Tina , mantan kekasih Andri waktu di SMP "tanya Elisa sambil mengusap Air mata nya dengan tangan nya sendiri , melirik kearah Sakura sebentar , dan mengacuhkan keberadaan Sakura


Tina pun tersenyum kecut mendengar ucapan Elisa , karena itu adalah fakta yang tidak ingin diceritakan di Depan Sakura


Sakura pun cukup terkejut dengan ucapan Elisa , karena baru tahu Andri adalah mantan kekasih Elisa


"ya , ini aku, Tina , bagaimana kabar mu, kenapa kamu menangis? ",tanya Tina dengan wajah penasaran yang palsu


"huh, bukan masalah apa apa Tina , ini hanya masalah kecil, tetapi mulai sekarang Andri bukan lagi kekasih ku"ucap Elisa dengan tenang setelah mengusap air mata nya


Sakura hanya menyimak saja dengan cermat, tidak memperkenal kan diri , juga tidak bicara apa apa


"oh , jadi kamu menangis hanya karena di tinggal Andri?" tanya Tina dengan wajah penasaran nya yang palsu


"tidak seperti itu ! , aku gak pernah menangis hanya karena masalah ditinggalkan lelaki , tetapi aku telah tertipu masalah saham senilai hampir 1jt bit ( atau setara $50.000 ) , ini sangat membuat ku rugi besar , aku tidak tau bagaimana nanti jika ayah ku tau"ucap Elisa kembali menetes kan air mata nya


"terus , masalah apa kamu dengan Andri Sampai kamu dan dia harus berpisah"tanya Tina kembali dengan wajah penasaran nya yang palsu


"itu masalah saham ini , sudah lah , jangan menyebutkan nama pria bajingan itu , aku sudah muak mendengar nya"ucap Elisa dengan kesal


"hehe , maaf kan aku Elisa , baiklah aku tidak akan bertanya lagi tentang pria itu "ucap Tina dengan senyum kecil


"bukan kah kau bekerja di toko kue ,? kenapa bisa ada disini ?" tanya Elisa kepada Tina ,


"aku sudah sepekan tidak bekerja di toko kue itu, sekarang aku bekerja disini ,"jawab Tina dengan tenang disertai senyum kecil nya yang khas

__ADS_1


mendengar penjelasan Tina yang cukup mengejutkan tersebut , sontak saja membuat Elisa lupa dengan keadaan bersedih nya itu


"hah ?? apa kamu serius ? "ucap Elisa dengan terkejut


"apa aku terlihat berbohong, kau seharusnya lihat seragam yang aku kenakan sebelum bertanya?" ucap Tina sambil berdiri dari tempat duduk nya menunjukan seluruh pakaian nya dengan jelas di depan Elisa yang masih duduk


Elisa pun akhirnya percaya , dengan apa yang diucapkan Tina


"kenapa kau bisa bekerja disini? "apa karena Kakak itu?"ucap Elisa sambil menunjukkan jarinya ke arah Sakura ,


di tunjuk Elisa dengan jari telunjuk , Sakura hanya menanggapi nya dengan Senyum kecil


"bukan juga , dia adalah sahabatku yang aku kenal disini ," ucap Tina dengan senyum kecil ramah


"terus karena siapa? bukan kah Andri berkata kamu hanyalah anak Yatim yang miskin , sudah tidak memiliki ayah dan tidak memiliki kenalan orang kaya , apa jangan jangan kamu bisa masuk kerja disini karena kamu menjual diri kamu kepada seseorang pria yang bekerja disini"ucap Elisa dengan senyum mengejek kepada Tina


wajah Tina dan Sakura seketika berubah menjadi marah karena ucapan Elisa tersebut


bunyi suara meja yang terbuat dari kayu maple berkualitas tinggi tersebut , kayu tersebut sangat lah kuat, tetapi tidak cukup kuat menahan pukulan tangan kecil seorang gadis bernama Sakura


meja yang terbuat dari kayu maple tersebut terbelah menjadi dua bagian ,,


semua pasang mata yang ada di lantai 2 tertuju ke tempat terbelah nya meja tersebut , sebagian ada yang mendekat, karena mengenal Sakura ,, sebagian ada yang cuek saja , karena tidak ingin ikut campur urusan , terlebih lagi mereka cukup kenal dengan sakura seorang pegawai BKN , kebanyakan pemilik kios , toko, maupun kedai tidak ingin terlibat masalah dengan pegawai BKN ,


melihat meja kayu maple yang mahal dan kuat tersebut bisa terbelah dua begitu saja, langsung saja wajah Elisa berubah ketakutan melihat ke arah Sakura


"tampar dia jika kau menganggap aku sahabat mu ..!!! " ucap Sakura dengan wajah marah nya , menyuruh Tina menampar wajah Elisa


batin Tina tertekan sangat hebat , antar menuruti perkataan Sakura untuk menampar wajah Elisa , atau menuruti hati Tina yang lembut dan baik tersebut untuk tidak bertindak berlebihan sampai harus menampar , karena Tina sendiri memang belum pernah menampar siapa pun seumur hidup nya , hati Tina yang dulu sangat lah lemah dan baik meski ditindas , jadi tidak memiliki pengalaman berkarakter kejam

__ADS_1


tetapi taruhan yang diberikan Sakura sangat lah membuat Tina harus mengambil keputusan yang tidak mengecewakan sahabat paling dekat dengan Tina di BKN tersebut


tiba tiba saja ada bisikan di telinga Tina , itu seperti bisikan suara yang familiar buat Tina ,


suara tersebut sangat mirip dengan suara Ayah nya , tetapi suara ini agak padat dari ayah nya, serta suara nya sangat berkharisma , membuat seseorang akan menuruti perkataan suara ini,


"Tina , jangan kecewakan sahabat terdekat mu, dia marah karena harga dirimu di injak-injak"ucap suara bisikan tersebut,


tetapi Tina menoleh kesamping tidak ada siapa siapa ,ini membuat Tina heran


tetapi masukan dari suara tersebut membuat Tina sangat berani mengambil keputusan


"plakkk ...."


suara tamparan wajah sangat keras menghinggapi pipi Elisa yang di penuhi make up tebal tersebut ,


akhirnya , Tina melakukan tamparan pertama nya , dalam seumur hidup nya


Elisa pun tak sadarkan diri , langsung saja tubuh Elisa yang kecil kurus itu terjatuh dilantai dengan tanda 5 jari di pipi nya , bekas tamparan Tina yang keras , dan juga karena make up yang terlalu tebal , sehingga membuat bekas tamparan terlihat jelas


melihat Tina melakukan apa yang disuruh nya, Sakura pun tersenyum manis ke arah Tina dan berkata


"mari kita pergi dari sini"ucap Sakura sambil tersenyum manis ke arah wajah Tina , sambil menarik tangan Tina yang sedikit gemetar itu


kemudian mereka berdua berjalan dengan santai menuju ke arah lift di barengi dengan sorotan mata dari orang orang sekitar yang memperhatikan kepergian mereka ,


"wajah sakura yang tenang dan wajah Tina yang sedikit memucat , terlihat perbedaan pengalaman yang sangat jauh antara kedua gadis itu"ucap seseorang di sana, seorang tukang bersih-bersih , dia adalah Tio, orang yang disuruh Abdel untuk mengawasi Tina dari jauh, tanpa sepengetahuan Tina dan Sakura , ternyata Abdel diam diam melindungi Tina dari jauh dengan menyuruh Tio , sebagai pengawal nya


Sakura dan Tina pun sudah pergi dari pandangan semua orang di lantai 2 , pergi menuju ke lantai 1 , tempat , yaitu tempat khusus untuk berdiskusi pegawai BKN,

__ADS_1


bersambung 🌿


__ADS_2