
"Tapi gak mungkin, gak mungkin lah gue suka sama orang modelan Reina" lanjut nya
Kembalikan lagi ke rumah Reina....
"Sebenarnya Kevan itu suka gak sih sama adek lu?" tanya Vino yang pasti nya sangat kepo
"Kok nanya gue, ya tanya orang nya lah" jawab Reno dan Regan pun langganan mengangguk anggukan kepala karena setuju dengan jawaban dari kembaran nya
"Hehehe...barang kali lo tau" kata Vino sambil cengengesan
"Jangan urus urusan orang lain sono urus urusan lo sendiri" kata Samuel
"Lo kayak gak tau gue aja" kata Vino sambil menyikut tangan Samuel
"Eh kita makan siang yuk" kata Regan
"Kebetulan gue juga lagi laper" kata Vino
"Lo kalo urusan makanan kagak bisa ketinggalan, heran gue" kata Reno melihat sahabat nya yang satu ini
"Sudah cepat ke meja makan, abang mau panggil Reina dulu" kata Rama yang sedari tadi menyimak pembicaraan mereka
"Oke" kata Regan
Setelah itu Rama pun langsung ke menuju kamar Reina dan setelah sampai di depan pintu kamar Reina dia pun langsung mengetuk pintu kamar.
Tok tok tok
"Siapa ya" gumam Reina dan Devan pun melepas pelukan nya lalu Reina pergi untuk membuka pintu
"Ada apa?" tanya Reina dengan nada dingin saat melihat Rama yang sudah ada di depan pintu kamar nya
"Makan" jawab nya
"Aku makan di kamar, karna tau bi Sari" kata Reina dan Rama pun langsung pergi ke bawah
Dan sampai nya di bawah semua orang menatap nya dengan tatapan heran.
"Reina mana bang?" tanya Regan
"Dia bilang mau makan di kamar" jawab Rama dan bi Sari yang mendengar nya pun langsung pergi mengambil kan makanan untuk Reina dan Devan
"Kenapa?" tanya Reno
"Gak tau" jawab Rama
"Biarin aja yang penting dia makan" kata Regan
"Tumben lo perhatian sama adek lo" kata Vino
"Lah emang salah, dia kan adek gue ?" tanya Regan
"Hehehe ya juga sih" jawab Vino
"Bisa gak, lo gak usah ngomong sepuluh menit aja" kata Samuel
"Kenapa emang nya?" tanya Vino
"Karna dari tadi lo gak pernah berhenti ngomong" jawab Samuel
__ADS_1
"Masa sih" kata Vino
"Gak sadar diri" kata Reno
"Maklum gue belum di ruqiah" kata Vino
"Pantes" kata Rama yang ikut nimbrung
Sedang kan di kamar Reina, Reina dan Devan sedang makan siang bersama di balkon kamar Reina setelah bi Sari mengantar kan makanan kepada mereka.
"Xer, apa mom and dad sudah tau kalau kamu masih hidup?" tanya Devan
"Belum, aku juga belum ngasih tau kak David" jawab nya
"Kenapa?" tanya Devan
"Aku takut kak David malah jauhin aku karna dia pikir aku bohong" jawab Xera
"Kalau mom dan dady?" tanya Devan
"Biar kak Revan aja yang bilang karna mama juga lebih diam dari sebelumnya" jawab Reina
"Aku kangen banget kumpul kumpul bareng lagi" kata Reina dan Devan pun langsung mengelus punggung Reina
"Sabar, itu semua pasti akan terjadi lagi" kata Devan
"Xera kamu sayang gak sama kakak?" tanya Devan yang sudah mulai keluar manja nya
"Sayang banget" jawab Reina sambil mencium pipi Revan
"Kalau kakak, sayang gak sama Xera?" tanya Reina
"Kak Devan jalan jalan yuk nanti sore" ajak Reina
"Siap nanti kakak yang bonceng kamu" kata Devan dan mereka berdua pun menyelesaikan makan mereka
Beberapa jam kemudian, Sore pun tiba Reina dan Devan pun bersiap siap untuk jalan jalan bersama.
Setelah siap mereka pun langsung turun ke bawah Dan tak lupa Reina bilang ke Rama agar tidak di tuduh yang tidak tidak saat pulang nanti.
"Kak Rama" panggil Reina dan Rama yang sedang menonton tv bersama Revan dkk pun langsung menoleh ke arah Reina
"Mau kemana?" tanya Rama
"Mau jalan jalan, boleh gak?" tanya Reina
"Boleh tapi jangan pulang lewat dari jam sepuluh" jawab Rama dan mereka berdua pun langsung menaiki motor
"Kak Devan mau jalan jalan kemana?" tanya Reina
"Jalan jalan di tempat pelatihan The Noble" jawab Devan
"Bagus, nanti kak Devan jalan belakangan ya" kata Reina
"Kenapa?" tanya Devan
"Mau liat kemampuan anggota The Noble lainnya" jawab Reina dan Devan pun mengangguk
Beberapa menit kemudian mereka berdua pun sampai di tempat pelatihan The Noble dan saat sampai di sana Devan menunggu di motor sedang kan Reina masuk duluan.
__ADS_1
Tapi ketika akan masuk dia di cegah oleh beberapa anggota The Noble.
"Siapa kamu? Ada urusan apa kamu ke sini?" tanya Salah seorang anggota The Noble yang berada Rizki
"Aku cuma mau jalan jalan" jawab Reina dengan santai
"Jujur, apa tujuan mu datang ke sini?" tanya Rizki sekali lagi
"Oh atau kamu adalah musuh yang mencoba menyerang The Noble" kata Rizki dan Reina pun tersenyum mendengar nya lalu Rizki pun langsung menyerang Reina di bantu anggota The Noble yang lainnya
Bugh..
Bugh...
Bugh...
Bugh..
Mereka beradu pukulan, mendengar ada perkelahian di depan Satrio, Riko dan Fahri yang sedang latihan langsung menuju pintu masuk.
"Ada apa ini?" tanya Riko
"Ada penyusup" jawab salah seorang anggota The Noble
"Penyusup" gumam Riko
"Orang bodoh mana yang mencoba masuk lewat pintu depan" kata Satrio dan saat melihat orang yang di katakan penyusup mereka bertiga pun langsung tepuk jidat
"Sudah berhenti" perintah Riko dan Rizki dengan anggota lain nya pun langsung berhenti menyerang
"Kenapa gak bilang kalau mau datang?" tanya Riko
"Cuma mau tes kemampuan mereka" jawab Reina dan yang lain pun menjadi bingung kecuali Satrio, Fahri dan Devan yang baru saja masuk
"Dia siapa?" tanya Rizki
"Dia Xera Renata Reylandra, leader kita" jawab Riko dan Rizki pun langsung mengerutkan kening nya
"Tapi nona leader kita sudah tiada" kata Rizki
"Masuk semua biar aku jelasin" kata Devan dan semua pun masuk dan berkumpul di aula lalu Devan dan inti The Noble seperti Fahri, Riko dan Satrio dengan Reina langsung naik ke atas panggung
"Perhatian semua, aku akan jelasin ke kalian semua apa yang terjadi sebenarnya tapi sebelum itu aku ingin kalian jujur" kata Devan
"Siapa dari kalian yang berkhianat?" tanya Devan dan aula pun sepi hanya ada suara jangkrik
"Baik lah, aku percaya kalian tidak akan berkhidmat jadi aku akan menceritakan apa yang terjadi, jadi sebenarnya....." Devan pun menceritakan kronologi kecelakaan yang di alami Xera
"Jadi kita akan mencari siapa yang mencelakakan Xera" kata Devan
"Siap" balas mereka dengan semangat dan mereka sangat kesal dengan apa yang di cerita kan oleh Devan
Sebenarnya anggota The Noble semua sangat di sayang oleh Xera bahkan siapa dari mereka yang tak punya rumah akan di bangun kan rumah, Xera tidak pernah membeda beda kan mereka kecuali dengan inti dari karna inti The Noble adalah sahabat kecil Xera.
"Siapa pun orang nya kami akan membalas perbuatan nya" kata semua anggota The Noble dengan tatapan membunuh
"Siapa pun yang berniat jahat sedang Leader kami akan mendapat balasanya" lanjut mereka dan Reina yang melihat itu hanya bisa tersenyum manis itu membuat semua anggota The terpesona dengan kecantikan nya
Bersambung
__ADS_1
Kira kira Kevan suka sama Reina (Xera) atau Mela?