Transmigrasi

Transmigrasi
eps.31


__ADS_3

Liou Fei menatap wajah cantik putrinya yang tengah tertawa bahagia bersama Rio, Kanaya, Clara,dan juga orang yang hampir saja melenyapkan nyawanya sheira. Leon menghampiri liou Fei lalu duduk dihadapannya, liou Fei hanya menatap dingin wajah laki-laki yang dulunya amat ia cintai dan malah mengkhianati dirinya dan juga malah mau melenyapkan dirinya dan kedua putri kembarnya.


"Saya pikir kamu tidak akan datang karna dendam mu kepada saya dan istri saya"ucap Leon sambil menyesap segelas wine di tangannya.


"aku disini bukan karena ingin,aku dipaksa datang oleh putriku,dan kurasa aku tidak akan datang menemui mu lagi. Sampai jumpa"ucap liou Fei lalu mengambil tas selempang nya di kursi sebelah nya.


"Masih ada hidangan pencuci mulut Disini"tawar Leon.


"Aku tidak suka makan-makanan manis"tolak liou Fei langsung dan berdiri.


"Bagaimana dengan teh panas?"tanya Leon.


"Teh panas hanya panas sebentar,kemudian ia akan dingin dengan cepat"jawab liou Fei masih dengan dinginnya,sedangakan Leon hanya tersenyum jengkel.


"Cara bicaramu seakan-akan kau sedang jengkel"ucap Leon lalu menatap lekat wajah liou Fei yang masih saja tetap sangat cantik.


"Kalau begitu,permisi"sahut liou Fei lalu meninggalkan Leon sendiri dan menghampiri liora.


Liou Fei menghampiri liora dan juga kumpulan yang ada disana,sebenarnya ia begitu malas untuk datang ke pesta pernikahan ini tapi putrinya terus memaksa dirinya untuk datang bersamanya.

__ADS_1


"Lio,ayo pulang"ajak liou fei tanpa mau melihat wajah sheira yang berada di sebelahnya.


"Kak,gue pulang duluan ya. Cepet-cepet punya dedek bayi,dah!"ucap liora lalu melambaikan tangannya dan mengikuti langkah kaki sang bunda menuju ke tempat parkir.


"Mom,kenapa mommy gak minta maaf atau gimana gitu?"tanya Rio berbisik supaya istri dan adik nya tidak mendengar nya.


"Rio,semua kesalahan itu ada yang dapat dimaafkan dan tidak dapat dimaafkan. Dan kesalahan mommy itu udah jahat banget dan mommy menghormati keputusan kak Fei Fei buat enggak memaafkan mommy dan Daddy kamu"jawab sheira yang berusaha tersenyum.


Rio hanya diam melihat sang mommy tersenyum kecut dan menahan air matanya,sebenarnya hati Rio seperti disayat-sayat karna melihat sang mommy yang sepertinya sangat tersiksa akan perbuatannya di masa lalu.


----------------


Liora keluar dari kamar mandi dan mengenakan piyama sependek lutut lalu menuju ke pintu balkon kamarnya yang menghadap ke pintu balkon kamar kaisar. Liora mendaratkan bokong nya di pembatas dan menyandarkan kepalanya di tembok.


Liora menatap langit malam yang penuh dengan bintang, hp liora berbunyi dan tertera nama Alex disana liora segera mengangkat telfon dari kakaknya yang sedang berada di Inggris itu.


"Halo ada apa?"tanya liora.


"Gpp,cuman mau nelpon doang"jawab Alex.

__ADS_1


"Kakak lagi dimana?"tanya liora.


"Lagi diluar,nungguin gebetan lagi ke kamar mandi"jawab Alex penuh bangga.


"Eh Lo lagi dimana?"tanya Alex kepada liora.


"Lagi dirumah,emang kenapa?"tanya balik liora.


"Malam Minggu kok dirumah? Gak punya pacar ya?"tanya Alex meledek.


"Malam Minggu kok diluar? Gak punya rumah ya?"balas liora yang meledek.


"K*****t,malah gue yang kena!"


"Sukurin! Udah ah kalo niatnya cuman mau ngeledekin doang, gue mau tidur dulu udah malem bye"ucap liora lalu mematikan telfonnya dan beranjak ke tempat tidur.


🥀🥀🥀🥀


jangan lupa like, komen, rate, vote, and favorit ya readers 😊

__ADS_1


jangan lupa juga mampir ke novel baru author yaitu CLARISSA ya,bye bye 👋👋


__ADS_2