Transmigrasi

Transmigrasi
Markas The Noble


__ADS_3

"Xer hiks..hiks... Xer kakak kangen sama kamu" kata Revan sambil menangis tersendiri sendu


"Aku juga kangen banget sama kakak" kata Xera yang juga ikut menangis


"Xera hiks...hiks jangan tinggalin kakak lagi hiks hiks" kata Revan dan Xera mengelus punggung Revan


Revan Reylandra adalah laki laki dingin dan bisa di bilang tidak peka bagi sebagian wanita namun dia juga adalah laki laki yang rapuh.


"Udah kak tidak usah nangis" kata Xera sambil mencium kening kakak karna posisi Xera sedang memeluk kakak nya sambil duduk begitu ayo kita Revan, posisi nya seperti anak kecil yang menangis di pelukan ibunya


Hiks... hiks...


"Sudah kak, kalau kakak masih nangis aku tinggal nih" ancam Xera, bukannya diam tangis Revan makin menjadi jadi


"Eeh..... Udah udah aku gak tinggalin kok" kata Xera sambil mencium kening kakak berkali kali, Niko dan yang lainnya pun hanya bisa tersenyum melihat interaksi antara kedua nya


"Ya sudah ayo pergi ke markas" kata Xera dan di angguki oleh Niko, Riko dan Erlangga kecuali Revan yang sibuk menangis


Mengingat kakak (Regan & Reno) nya masih di sana dia pun menghadapi Kevan dkk.


"Kak Regan" panggil Reina (Xera)


(Biar gak ribet di panggil Reina aja)


"Iya ada apa Rei?" tanya Regan


"Aku gak pulang malam ini" jawab Reina


"Mau kemana kamu?" tanya Regan


"Mau ke markas nya The Noble" jawab Reina


"Oke, tapi kalau ada apa apa telfon kakak" kata Regan dan di angguki oleh Reina


Akhirnya mereka pun pergi menuju markas The Noble yang terletak di pinggiran kota.


Beberapa menit kemudian mereka semua pun sampai di markas dan di sambut oleh semua anggota The Noble yang sedang ada di markas.


"Erlangga, siapa dia?" tanya Dimas saat melihat Reina

__ADS_1


"Dia Xera" jawab Erlangga


"Jangan ngaco kamu, Xera udah meninggal jadi kita coba buat ikhlas" kata Dimas


"Tapi dia benar benar Xera" kata Riko


"Aku tidak percaya" kata Dimas


"Aku juga" sahut Fahri, Axel, Ardhan, dan Satrio (kembaran nya Satria)


"Kalau gak percaya ya udah" kata Erlangga


"Oke, apa bukti kalau dia benar benar Xera" kata Axel


"Oke, Axel kamu pernah pelihara kadal" kata Reina


"Dan kamu pernah main barbie barbiean" lanjut Reina dan itu membuat Axel menjadi malu


"Satria pernah cium ketiak nya Riko" kata Reina


"Dan hmmp..." kata Reina terpotong karna Satrio langsung menutup mulut Reina


"Iih bisa gak, gak usah bekap mulut aku kamu kayak Angga aja" omelan Reina dan Satrio hanya cengengesan tanpa merasa berdosa


"Sorry Xer, karna kalau gak gitu bisa bocor dah rahasia kita semua" kata Satrio


"Ya sudah lah" ucap Reina


"Oh ya kak Revan mana?" tanya Reina


"Masih di mobil" jawab Riko dan Reina pun langsung berjalan menuju mobil


"Kak kakak bangun ayo tidur di dalam" kata Reina dan Revan langsung memeluk Reina


"Jangan pergi" kata Revan


"Gak sayang aku gak pergi" kata Reina sambil mencium pipi Revan dan mengajak nya ke dalam kamar


"Ayo tidur aku kebawah dulu" kata Reina, baru saja Reina ingin pergi Revan sudah menarik Reina ke dalam pelukan nya dan kini mereka tidur bersama

__ADS_1


"Aku cuma mau kebawah kak" kata Reina dan Revan langsung memeluk Reina dengan melihat itu Reina langsung membelai rambut kakak nya karna kakak nya menenggelamkan wajah nya di dada Reina


"Aku gak pergi kok" kata Reina dan akhirnya mereka berdua pun tidur bersama


Kini telah menunjukkan pukul lima pagi Reina pun membangun kan kakak nya dan mereka berdua pun sholat subuh berjamaah bersama anggota The Noble lainnya.


Setelah selesai sholat mereka semua pun sarapan bersama karena di sana hanya ada anggota inti The Noble jadi Reina yang akan memasak.


"Makanan suka siap" teriak Reina dan mereka semua langsung berkumpul di ruang makan


"Wiih banyak banget" kata Fahri


"Eemm.. enak lagi" kata Riko yang sudah makan duluan


"Heh.. tunggu jangan di habisin sendiri" kata Fahri


"Siapa cepat dia dapat" kata Erlangga yang langsung mengambil lauk dan meletakkan nya di atas piring (Iya iyalah masa di atas kursi)


"Sudah sudah jangan kelahi" kata Reina yang sedang mengambil kan lauk untuk Revan dan Niko


"Ayo makan jangan kelahi mulu" kata Niko sambil menyantap makanan nya


"Iya Niko" kata Erlangga, Fahri dan Riko secara bersamaan dan Reina hanya bisa menggeleng geleng kan kepala nya melihat mereka yang memang suka beradu mulut


Mereka semua pun sarapan bersama sama, setelah sarapan mereka menonton tv di sana layak nya sedang di rumah.


"Kak aku balik dulu ya" kata Reina


"Ya sudah, hati hati di jalan" kata Revan menghampiri adiknya lalu mencium kening nya


"Ya kak" kata Reina


"Semua aku pulang dulu" teriak Reina


"Hati hati di jalan" teriak semua nya


Bersambung


Apa yang terjadi selanjutnya?

__ADS_1


__ADS_2