
akhirnya Dita,Sena,kaisar,chia dan Lisa menghampiri Mark dan Rian.sedangkan liora pergi ke kamar mandi untuk mencuci tangannya karna tadi ia tak sengaja menyentuh krim yang ada di atas meja.
karna tak tahu dimana letak toilet,liora bertanya kepada seorang wanita yang sedang minum segelas wine.
"permisi,saya mau tanya toilet ada dimana ya?"tanya liora.
"ada disana kamu lurus aja,nanti ketemu kok tapi kamu hati-hati ya soalnya kamar mandinya gak dipisah antara wanita dan pria.tunggu udah sepi aja baru kamu masuk takutnya kamu kenapa-kenapa"jawab wanita itu sambil menasihati liora.
"baik,makasih ya kak"ucap liora.
"nama kamu siapa?"tanya wanita itu.
"liora"jawab liora.
"oh...nama yang cantik,kenalin nama kakak,kak Eka"ucap wanita bernama Eka itu.
"oh...yaudah,saya pamit ya kak.sampai jumpa"ucap liora lalu berbalik pergi ke arah kamar mandi yang ditunjukkan oleh Eka tadi.
liora sudah menjauh dari keberadaan tempat Eka sedang meminum wine di tangannya.
"ckckck,apakah wanita ini yang disukai oleh adikku?cukup cantik dan sopan tapi...aku tidak suka karna dia dekat kepada pria-pria itu(Mark dan Rian)"gumam Eka lalu menenggak habis wine nya.
"kalau kau tetap berada di sisi adikku,jangan salahkan aku jika melakukan hal buruk kepada mu li-o-ra" gumam Eka sambil menyeringai.
Eka adalah kakak dari Arama Pratama anak kedua keluarga pratama.rama menyukai liora sejak pertama kali bertemu,mereka juga berada didalam kelas yang sama sayangnya liora tidak pernah mau tahu dengan teman-teman sekelasnya jadi ia tak mengenal Rama.
sesampainya liora di toilet,ternyata disana tidak ada orang dan segera ia masuk kedalam.liora mencuci tangannya agar krim yang terkena jarinya hilang.
"perasaan muka gue kayak biasa aja,tapi kenapa orang pada bilang cantik ya?"gumam liora sambil melihat pantulan wajahnya di cermin.
"uhuk....uhuk...uhuk..."suara batuk seseorang di dalam bilik paling ujung yang membuat liora terkejut.
"halo siapa disitu?"tanya liora sambil perlahan-lahan mendekat.
tidak ada jawaban,liora lalu mengetuk-ngetuk pintu bilik itu dan bertanya sekali lagi.namun hasilnya tetap sama,tidak ada jawaban sama sekali.
__ADS_1
"kalo di film-film horor yang di tonton bibi xi'er itu biasanya suara ketawa cekikikan gak sih,kok ini malah suara orang batuk?emang setannya lagi Batuk ya?"gumam liora sambil mengetuk-ngetuk pelan keningnya.
"bodo ah,kalo ada orang didalam ya semoga baik-baik aja tapi kalo gaada orang didalam semoga setannya cepet sembuh biar bisa nakutin orang yang lagi pacaran, hehehehe"ucap liora sambil tertawa geli lalu berbalik menuju cermin dimana tasnya berada.
ting'.....
suara ponsel liora berbunyi,ia pun segera mengambil dan melihatnya ternyata seseorang menelfon yaitu dari Tante Fira ibunya kaisar.
"halo Tante,ada apa?"tanya liora.
"Lio,kai ada sama kamu gak?"tanya balik Fira.
"enggak Tante,tadi kaisar sama yang lainnya pergi buat liatin temennya kak rian.emang ada apa tan?"
"enggak apa-apa soalnya kamu dicariin sama cowok ganteng, katanya dia temen kamu,mau ngembalikan buku"jawab Fira.
"cowok?siapa namanya Tante?"tanya liora.
"Rama katanya"jawab Fira.
"oh..yaudah,bilangin kai gak boleh masuk rumah kalo jam 10 gak ada dirumah"ucap Fira.
"siap Tante"sahut liora.
panggilan pun diakhiri,liora mengingat-ngigat kembali siapa itu Rama?
"gue punya kenalan laki-laki itu cuman kaisar,kak Rian,kak Mark,kak Rio,kak Alex tapi kak Alex kan di amerika.jadi Rama itu siapa?"tanya liora kepada dirinya sendiri sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
karna liora bodo amat,maka ia ingin menemui kaisar ingin memberitahu kabar bahwa Tante Fira akan mengunci rumah tepat pada jam 10.fira tidak pernah mengijinkan kaisar untuk keluar malam-malam jika pun boleh,maka jam 10 sudah harus ada dirumah.
tetapi langkah liora terhenti saat darah segar keluar dari sela-sela bilik paling pojok yang mengeluarkan suara batuk tadi.liora segera berlari mendekat sebenarnya ia merasa takut tapi bagaimana jika disana ada orang?
"halo,halo kalo ada orang gak? buka pintunya!!"ucap liora sambil menggedor-gedor pintu toilet.
"ck.....maaf ya pintu ini tuh lagi keadaan darurat jadi gue harus dobrak elo!"
__ADS_1
brag.....brag.....brag......
akhirnya hasil jerih payah seorang liora aurelia yang berhasil membuka pintu toilet yang kerasnya gak usah di pikirin lagi.
Note:nama liora sekarang cuman pake liora aurelia dia udah gaada hubungan darah lagi sama keluarga Lawrence.tetapi kalau sama Kanaya,Rio,dan Alex masih berhubungan.
liora masuk dan terkejut melihat seorang pemuda tampan yang mirip sekali dengan idol K-Pop biasnya mbak dita.pemuda itu terbaring dengan mulut yang mengeluarkan darah dan kepalanya banyak mengeluarkan keringat.liora memeriksa denyut nadi pemuda itu dan ternyata masih hidup.
"untung aja masih hidup,kalo Lo isdet gue yang repot karna ntar dituduh lagi kalo gue itu yang bunuh elo!"ucap liora lalu menatap kembali wajah yang berlumuran darah.
"gue tebak Lo itu pasti keracunan"gumam liora yang melihat jarum peraknya berubah menjadi warna hitam.
jarum perak itu adalah pemberian dari liou Ying kakak liou fei.liou Ying memberikan jarum perak itu agar membantu liora untuk mendeteksi seseorang yang terkena racun atau tidak.
"karna gue itu dokter yang baik hati,ramah,dan tidak sombong maka Lo gue bantuin bawa ke rumah sakit"ucap liora lalu menelfon Rian karna hp nya kaisar tidak menyala.
liora menceritakan semua yang terjadi dan tak berapa lama kemudian Rian,Mark, Lisa,kaisar,Sena dan Dita menemui liora yang sedang membersihkan darah di wajah pemuda tampan itu menggunakan tissue.
"ALFRED?!!!"pekik Rian,Mark,dan Lisa bersamaan tat kala melihat siapa pemuda yang terluka di toilet.
"kakak kenal?"tanya liora lalu membuang tissue yang sudah berlumuran darah ke tempat sampah yang terletak dekat wastafel.
"ya kenal lah,ini cowok yang dicariin dari tahun kemaren!!"jawab Mark lalu menghampiri Alfred yang sedang terbaring.
"gak dari tahun kemaren tapi tadi"sela Lisa.
"yaudah sekarang kita bawa aja dia ke rumah sakit,takutnya bakal terjadi apa-apa"sahut Rian lalu menggendong tubuh Alfred."markonah,bantuin berat banget ini!!"tambahnya dan akhirnya Mark membantu rian untuk mengangkut Alfred.
rian,Mark,dan lisa membawa Alfred kerumah sakit sedangakan para rombongan liora kembali pulang kerumah.
**Note:liora gak pernah gugup,takut,atau gak percaya diri kalau lagi merawat pasien atau melihat seberapa tragis tubuh seseorang.karna dianya itu b aja kalo lagi operasi karna liora di kehidupan sebelumnya itu dokter profesional.
jangan lupa like, komen, rate, vote and favorit ya readers 😊
ayo dong like sebanyak-banyaknya okey?🥺**
__ADS_1