Transmigrasi

Transmigrasi
Rizki


__ADS_3

"Segitu aja jadi kalian latihan kembali tapi kalau mau istirahat, istirahat aja dulu" kata Fahri yang langsung mengambil mic dari tangan Riko dan semua anggota The Noble pun langsung bubar dari aula kecuali Rizki


"Hiks..hiks Kak Xera" kata Rizki sambil menangis dan Reina pun langsung menghampiri nya


"Hiks...hiks..maafin Rizki kak Xera, Rizki gak bisa jagain kak Xera kayak kak Xera jagain Rizki" kata Rizki sambil terus menangis dan Reina pun langsung memeluk Rizki lalu mengelus punggung nya


"Sudah gak ada yang salah, kakak yang salah karena gak dengerin kata mama" kata Reina tapi Rizki tetap merasa dirinya lah yang salah karena tak bersama Xera


"Dulu kak Xera pernah lindungin Rizki dari orang jahat tapi sekarang Rizki sudah besar, Rizki tetap gak bisa jagain kak Xera kayak yang kak Xera lakukan dulu hiks...hiks" kata Rizki sambil terus menangis


Karena tak mau terus berdiri Reina mengajak Rizki untuk duduk dan yang lain di suruh pergi walaupun awalnya Devan tidak mau tapi karna ini kemauan adek nya jadi dia menuruti nya.


"Sudah Rizki jangan nangis" kata Reina


"Tapi Rizki salah" kata Rizki dan Reina pun membiar kan Rizki tetap berada di pelukan nya


"Rizki salah karena Rizki milih buat latihan dan gak temenin kak Xera hiks..hiks.." kata Rizki


Pertemuan Rizki dan Xera ...


Xera ketika itu habis pulang dari sekolah tapi dia memilih untuk jalan kaki hari ini karena dia sedang ngambek dengan Revan.


"Beli es kelapa enak nih panas panas gini" gumam Xera tapi saat hendak membeli es kelapa dia melihat ada anak yang di bully jadi dia pun menghampiri nya


"Makan itu!" perintah seorang anak kepada anak laki laki yang duduk di tanah sambil menangis


"Makan atau aku paksa" perintah nya lagi, dia menyuruh anak laki laki itu untuk memakan kecoa mati dan sudah pasti anak itu tidak mau


"Kamu saja yang makan" kata Xera


"Jangan ikut campur" bentar anak laki laki yang membully itu


"Apa salah nya sampai kamu menyuruh nya makan kecoa?" tanya Xera


"Dia memegang baju ku, lihat baju ku jadi kotor" jawab nya dan itu membuat Xera kesal


"Itu bisa di cuci, tapi jika dia sampai masuk rumah sakit kamu mau tanggung jawab" kata Xera


"T- tapi tetap saja dia telah mengotori baju ku" kata nya


"Sudah ayo ikut aku biarkan dia" kata Xera lalu membantu anak laki laki itu untuk berdiri


Setelah itu Xera pun membeli es kelapa untuk nya dan anak laki laki itu.


"Siapa nama mu?" tanya Xera sambil meminum es kelapa nya


"Rizki" jawab nya


"Kenapa kamu tidak melawan saat tadi di bully?" tanya Xera dan Rizki pun menunduk kan kepala nya


"Aku adalah anak sebatang kara, aku tidak punya siapa pun untuk membela ku" jawab Rizki dan itu membuka ada rasa iba di hati Xera


"Ikut lah dengan ku nanti aku akan membawamu ke markas ku dan teman teman ku" kata Xera


"Markas?" tanya Rizki


"Ya, aku memilikinya markas tapi itu sebuah rumah kamu bisa tinggal di sana" jawab Xera


"Tapi aku takut teman teman mu tidak suka pada ku" kata Rizki


"Tidak, mereka tidak pernah membeda beda kan orang" kata Xera sambil tersenyum dan Rizki pun mengangguk anggukan kepala nya sambil


"Aku akan ikut" kata Rizki


"Nanti kita latihan bela diri bersama" kata Xera dan itu membuat Rizki semakin bersemangat


Setelah selesai meminum es kelapa Xera pun mengajak Rizki untuk pergi ke markas tapi sebelum itu dia sudah menelfon mom nya.


"Assalamualaikum" ucap Xera dan Rizki lalu masuk ke dalam markas


"Waalaikumsalam" jawab Fahri, Riko, Erlangga, Dimas, Axel, Ardhan dan si twins alias Satria dan Satrio


"Itu siapa?" tanya Erlangga


"Oh ini perkenalkan teman baru kita nama nya Rizki" jawab Xera


"Hai semua" sapa Rizki yang sudah seperti perkenalkan murid baru


"Hai Rizki" balas mereka semua


"Yuk sini kita makan snack bareng" ajak Riko yang langsung menarik tangan Rizki lalu duduk dan memakan snack


"Rizki, karna kamu anak sebatang kara kamu pasti gak sekolah kan?" tanya Xera dan Rizki pun mengangguk anggukan kepala nya


"Oke kalau begitu kamu ikut sekolah sama kita" kata Xera


"Tapi aku tidak punya uang" kata Rizki


"Gak apa apa, kita akan sekolah di Reylandra Middle School (SMP Reylandra)" kata Xera


"Eemm itu terlalu mewah" kata Rizki


"Gak apa apa itu punya papa nya Xera" kata Erlangga dan di angguki oleh semua nya


"Oh ya kita belum kenalan, nama aku Xera Renata Reylandra" kata Xera


"Erlangga" kata Erlangga


"Singkat amat" kata Riko dan di balas lirik kan oleh Erlangga


"Kalau aku Riko" kata Riko

__ADS_1


"Axel" kata Axel


"Aku Ardhan" kata Ardhan


"Aku Dimas" kata Dimas


"Aku Fahri" kata Fahri


"Satria" kata Satria


"Dan aku kembaran nya Satrio" kata Satrio


"Salam kenal semua" kata Rizki dan di balas senyuman dari semua nya


"Karna sudah saling kenal ayo kita mancing di kolam ikan di belakang" kata Riko lalu menarik tangan Erlangga dan Rizki lalu di ikuti oleh yang lainnya


3 tahun kemudian...


Mereka sedang menjalan kan misi untuk menangkap tempat transaksi penjualan narkoba.


Tapi karna tidak berhati hati mereka semua ketahuan dan di serang menggunakan pisau tajam.


"Axel kamu sama Riko, Satria kamu sama Satrio, Erlangga sama Ardhan, sisa nya ikut aku kita serang bersama sama" kata Xera


"Tim Axel di belakang, Tim Satria di samping kiri, Tim Erlangga di sebelah kanan dan aku sama yang lain serang di depan" perintah Xera sebagai Leader


"Tetap kerja sama" kata Xera dan mereka semua langsung berpencar


Karna jumlah nya yang lebih banyak jadi Xera sedikit terluka.


"Sudah selesai?" tanya Xera dan mereka semua pun mengangguk anggukan kepala nya


Tapi tak lama kemudian ada orang yang tiba tiba menyerang Rizki namun Rizki tak terluka karna Xera menjadi kan diri nya sebagai tameng untuk Rizki.


"Xera kamu gak apa apa?" tanya Axel yang langsung mendekati Xera tapi Xera tak menjawab pertanyaan dia malah menatap orang yang baru saja ingin menusuk Rizki


Tanpa berkata sepatah kata pun Xera langsung memukul orang tersebut tanpa ampun dia tak peduli bahwa lawan nya kini sudah tak berdaya.


Bugh


Bugh


Bugh


Bugh


Bugh


Selama Xera memukul orang tersebut Erlangga, Riko, Rizki, Ardhan, Axel, Fahri, Dimas, Satria dan Satrio hanya menonton.


Setelah orang tersebut pingsan baru lah Xera langsung menghentikan aksi nya.


"Kembali ke markas" kata Erlangga sedang Xera sudah jalan terlebih dahulu


"Kamu kayak gak pernah kena marah Xera aja" kata Axel


"Kita kan gak pernah di marah sama Xera" kata Riko


"Iya juga sih" kata Axel sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal


Mereka pun mengambil posisi masing masing di dalam mobil, selama perjalanan Xera tidak berbicara sepatah kata pun sampai markas.


"Huft...." Xera menghembuskan napas berat


"Kak Xera" panggil Rizki dan Xera langsung menoleh ke Rizki yang sudah berdiri di belakang nya


"Iya" jawab Xera


"Maafin Rizki kak" ucap Rizki dan Xera menaikkan alis nya sebelah


"Kamu gak salah, tadi kakak cuma mau tenangin diri aja" kata Xera tapi Rizki tetap menunduk


"Rizki mau bantu kakak gak?" tanya Xera dan Rizki pun langsung melihat Xera


"Mau" jawab nya sambil mengangguk kan kepala nya


"Ayo bantu kakak masak di dapur" kata Xera yang langsung menggandeng tangan Rizki dan Rizki hanya mengikutinya dengan patuh


"Kita mau masak apa kak?" tanya Rizki kepada Xera yang sedang menyiapkan bahan bahan untuk memasak


"Masak ayam goreng, ikan goreng, tumis kangkung dan buat sambal" jawab Xera


"Eem pasti enak" kata Rizki dan Xera tersenyum mendengar nya


"Pasti, kan masak nya ikhlas" kata Xera dan mereka berdua pun mulai memasak sedang kan yang lainnya mandi di kamar masing masing


Selesai masak mereka berdua pun mandi sedangkan yang lain masih sibuk mengeringkan rambut.


Setelah semua selesai mereka semua pun berkumpul di ruang menonton tv tentu Rizki ikut sedang kan Xera sedang membuat sambal di dapur, setelah sambal nya nya jadi Xera langsung menaruh sambal di atas meja makan.


"Ayo makan sambal nya sudah jadi" teriak Xera dari dapur dan semua pun langsung pergi ke dapur


"Waw banyak banget" kata Riko


"Siapa yang masak?" tanya Dimas


"Aku dan Rizki" jawab Xera


"Pantas kamu lama turun" kata Dimas


"Dimas kayak gak tau Xera kalau mandi nya itu lama" kata Fahri

__ADS_1


"Oh iya juga sih" kata Dimas


"Eem kak Xera kenapa lama mandi nya?" tanya Rizki


"Dia lagi datang bulan pasti harus pakai pe****** ,ini juga hari pertama" jawab Dimas


"Pe****** Itu apa kak Erlangga?" tanya Rizki


"Eee.. pem***** Itu biasa nya di pakai perempuan kalau lagi datang bulan" jawab Erlangga asal


"Tapi datang bulan itu apa?" tanya Rizki dia kurang mengerti hal hal seperti ini bahkan di pelajaran pubertas saja nilai nya selalu nol


"Apa datang bulan itu ada bulan datang di mimpi kak Xera?" tanya Rizki


"Fahri jelasin" kata Erlangga


"Jadi datang bulan itu.........." Fahri pun menjelaskan panjang lebar tentang datang bulan (menstruasi) kepada Rizki dan sekarang Rizki pun mengerti, mendengar pertanyaan Rizki Xera hanya bisa tertawa kecil


"Mana anggota lainnya?" tanya Xera


"Itu lagi duduk di ruang tamu" jawab Fahri


"Oh, kalau begitu Dimas panggil mereka semua" kata Xera dan Dimas pun langsung pergi ke ruang tamu


"Ayo makan semua nya" kata Dimas dan semua menuju ke dapur


Setelah semua selesai makan mereka semua pun berkumpul di ruang menonton tv tapi ada keributan di luar jadi Xera dan para inti The Noble langsung keluar dari dalam Markas.


"Ada apa ini?" tanya Axel


"Ada yang menyerang markas" jawab salah seorang anggota The Noble


Dan tiba tiba ada seseorang menembak kan peluru ke arah Rizki dan Xera langsung sigap mendorong Rizki tapi itu membuat dirinya terkena peluru.


Melihat Xera terkena peluru para inti The Noble termasuk Rizki langsung menatap orang yang menembak tapi dengan tatapan membunuh.


"Berani melukai leader kami sama saja kalian menyerah kan nyawa kalian kepada kami" kata Erlangga, Riko, Fahri, Ardhan, Axel, Rizki, Dimas dan si kembar Satria Satrio dengan nada dingin


Setelah mengatakan itu hawa di sekitar mereka menjadi dingin seperti saat musim dingin di negara eropa.


"Heh bocah jangan sok kuat" kata salah seorang teman orang yang menembak Xera kita panggil 'Xxx' aja biar tidak bingung


"Biar bocah yang penting aku lebih tampan dari om" kata Fahri dan di angguki oleh yang lainnya kecuali Xera yang sedang di tangani oleh Satria


The Noble isi memang nya adalah laki laki yang tampan tampan bahkan yang bukan anggota inti saja memiliki paras nya tampan sehingga mereka semua memiliki banyak idola.


Walaupun ada yang jelek tapi saat bergabung lama dengan The Noble akan berubah menjadi tampan dan Xera sendiri bingung mengapa bisa seperti itu.


Oke lanjut ke yang tadi.


Tak berselang lama dari percakapan tadi semua musuh pun sudah tergeletak tak berdaya di tanah dan mereka semua pun kembali ke dalam markas.


"Kak Xera, maafin Rizki karna Rizki kak Xera luka lagi hiks.. hiks... Rizki emang gak bisa jagain kak Xera" kata Rizki dan Xera langsung memeluk Rizki semua yang melihat itu pun iri Xera tau bahwa mereka semua iri


"Gak usah iri" kata Xera dan semua nya langsung salah tingkah lalu melihat ke sembarang tempat, Xera pun tertawa kecil melihat tingkah semua anggota The Noble


Selesai.


Beberapa menit kemudian Rizki pun berhenti menangis.


"Aku mau pulang dulu" kata Reina sambil menggandeng tangan Devan dan semua nya langsung berdiri


"Kita ikut" kata Riko


"Ikut apa?" tanya Reina


"Ikut anterin kak Xera" jawab Rizki


Huft


"Gak usah" kata Reina


"Kita tetap ikut" kata Satrio


"Iya deh terserah kalian" kata Reina dan mereka pun langsung memakai helm mereka


Setelah itu mereka pun mengantar Xera (Reina) pulang, beberapa menit kemudian mereka pun sampai di Mansion keluarga Alexander.


"Yuk masuk dulu" kata Reina dan mereka pun langsung memarkirkan motor nya masing masing di dalam Mansion Alexander


Tok tok tok


Reina pun mengetuk pintu dan di buka kan pintu oleh bi Sari lalu mereka semua pun masuk.


"Assalamualaikum" ucap Xera dan yang lain nya


"Waalaikumsalam" jawab Regan dkk dengan kompak


"Mereka siapa Rei?" tanya Rama yang baru saja turis dari tangga


"Teman teman ku" jawab Reina


"Bukannya teman mu itu Sandra sama Melati?" tanya Regan


"Teman aku banyak kak" jawab Reina lalu mengajak rombongan nya itu ke kamar nya


"Itu gak salah, si Reina temen nya banyak yang cowok" kata Vino


"Gak salah, temen kecil nya Reina aja cowok kok" kata Reno


Bersambung

__ADS_1


Bagaimana kelanjutan nya? Tunggu kelanjutannya ya.


__ADS_2