
episode yang author revisi itu dari episode 29 sampai 31 ya readers, jadi silahkan kalian membaca ulang dari episode 29 supaya gak bingung sama alurnya dan untuk episode 31 lagi author usahain buat up hari ini juga dan kalo gak bisa hari ini maka anda diharuskan untuk bersabar lagi ya~ terimakasih atas waktunya selamat membaca kembaliπ
...----------------...
karna teguran Hellen dari pengeras suara di perpus itu,akhirnya kedua sejoli yang sedang tatap-tatapan ini sadar kembali dan untungnya di perpus itu tinggal beberapa orang itupun di lantai 2, Jadi gaada orang di lantai 3 yang bisa melihat kecelakaan yang dialami liora.
liora segera mendorong tubuh pemuda itu dengan cepat dan berdiri dengan cepat juga,sama halnya dengan pemuda itu ia juga dengan cepat berdiri dan buru-buru memikirkan hal lain agar pipi nya yang merah kayak kepiting rebus itu hilang dan mengembalikan image nya sebagai bad boy kembali.
"so-sory gue ga sengaja"ucap pemuda itu gugup karna entah kenapa setiap ia menatap manik mata Hazel milik liora,maka jantungnya segera lari maraton.
"nyebelin banget sih Lo! kenapa coba harus pake acara jatoh segala?"tanya liora ketus lalu merapikan rambutnya yang kusut.
"ya itu kan bukan murni kesalahan gue, coba Lo pikir-pikir lagi kalo bukan karna Lo yang narik gue gimana bisa gue jatoh ke atas badan Lo hah!"jawab pemuda itu ikut ketus karna semua kecelakaan ini dituduhkan kepadanya.
liora diam sejenak,sebenarnya apa yang di bilang pemuda tampan dihadapan nya ini ada benarnya. tapi ia males untuk mengakui itu liora dengan cepat memilih untuk pergi saja.
__ADS_1
"serah! mood gue ilang semua nya karna Lo tau gak!"ucap liora lalu berjalan melewati pemuda itu.
tubuh mungil liora lalu menghilang dari balik rak buku yang berjejer dengan rapi, pemuda itu lalu mendengus kesal karena kepergian liora yang terus menyalahkan dirinya akan kecelakaan tadi.
"sialan tu cewek,awas aja kalo ketemu bakal gue bogem tu orang!"umpat pemuda itu dengan kesal."btw kalo gue pikir-pikir lagi,jantung gue ini pernah kayak gini juga dulu tapi kan udah lama gak deg-degan,kenapa sekarang kambuh lagi? apa jangan-jangan gue kena serangan jantung ya?"gumam pemuda itu sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"mendingan gue ke rumah sakit kak Clara aja deh buat mastiin gue kena serangan jantung apa enggak,tapi kalo gue beneran kena serangan jantung gimana? bisa-bisa nama gue di cabut dari hak ahli waris keluarga Anderson dong! gak! gak boleh" ucap pemuda itu panjang lebar.
Pemuda itu lalu pergi meninggalkan perpustakaan pelita dengan sedikit berlari dan segera tancap gas ke rumah sakit dimana tempat kakak nya bekerja.
...----------------...
"sumpah gue capek Lo tanya begituan terus dari tadi hell dan lagi itu semua KECELAKAAN yang berada diluar ekspektasi gue,paham!"jawab liora dengan menekan kata kecelakaan.
"kecelakaan apa kecelakaan~~?"goda Hellen lagi sambil tersenyum penuh ledekan.
__ADS_1
"bodok ah!"ucap liora kesal.
"ih...jangan marah atuh,cayang anak mama~"bujuk Hellen sambil mencubit pipi chubby liora.
"gue kagak punya mama yang nyeselin kayak elu!"sahut liora yang membuat Hellen meringis geli.
Hellen dan liora berada di kamar Hellen yang berada di ruangan staff di perpustakaan pelita. Hellen memang tinggal di perpustakaan itu karna ia tidak mau kembali lagi ke rumahnya karna suatu alasan.
akhirnya liora dan Hellen berbincang-bincang sampai lupa waktu, dan sekarang adalah jam 6 sore,liora pamit pulang dan segera melajukan mobilnya menuju rumah.
π₯π₯π₯π₯
jangan lupa like, komen, rate, vote, and favorit ya readers π
bye byeππ
__ADS_1