
...menyukai mu adalah anugerah bagiku,walaupun aku tidak dapat memiliki mu sepenuhnya dan juga walaupun kau hanya menganggap ku sebagai sahabat....
...by: Dita...
...----------------...
"Lo kenapa mau nangis?"tanya Alex yang menyadari kalau mata Dita berkaca-kaca.
"eng-enggak kok,cuman terharu aja kalau akhirnya ada orang yang suka sama Sena kecuali kaisar"jawab Dita sambil mengelap kasar matanya.
"oh...gitu"ucap Alex lalu mangut-mangut paham.
hahahaha,kenapa gue harus menyukai orang yang suka sama sahabat gue sendiri?Lo bodoh Dita,Lo bodoh.lo itu gak liat kalo Alex itu suka sama Sena bukan sama Lo!!'batin Dita yang sedari tadi tersenyum kecut membalas semua pujian Alex untuk sena.
Chiara yang kebetulan sedang lewat melihat kedekatan Alex dan Dita membuat nya tersenyum.
"kayaknya,keinginan Lo terkabul deh dit"gumam chia lalu pergi masuk kedalam rumah sakit untuk menemui Lia.
sebenarnya Dita selalu menceritakan hari-hari nya kepada Chiara,karna baginya hanya Chiara dan Sena orang yang normal di dalam persahabatan mereka tidak seperti Dita dan Lia yang bar-bar dan selalu meledek satu sama lain.
"Lex,aku pulang duluan ya,soalnya takut Dady sama mommy nyariin aku"ucap Dita.
"oh...yaudah hati-hati dijalan"sahut Alex.
Dita pergi meninggalkan Alex dengan hati yang sakit,ia tak menyangka karna selama ini jika ia sudah jatuh cinta pasti orang yang dia cintai sudah memiliki seorang pacar atau seorang gebetan.dita menunggu taksi online yang ia pesan di pinggir jalan.
"kenapa permasalahan cinta gue itu kayak gini sih,setiap gue suka sama orang pasti orang itu udah punya seseorang yang menjaga hatinya.apa emang gue ditakdirkan buat nge-jomblo selamanya?"gumam Dita yang mendongak melihat langit cerah pagi hari itu.
taksi online itu sudah datang dan Dita segera masuk dan melamun sambil melihat kearah luar jendela.sepanjang jalan Dita hanya diam dan tak bergeming sekalipun.sampai ia tiba di rumahnya yang mewah.
"wah...mbak orang kaya?"tanya supir taksi itu yang terkagum melihat kemewahan rumah Dita.
Dita hanya tersenyum lalu memberikan uang kepada supir taksi itu,Dita masuk kedalam rumahnya ternyata ada mommy Dita yang sedang duduk sambil melihat-lihat majalah.
__ADS_1
Dita menghamburkan tubuhnya ke mommy nya dan memeluk nya.dita menangis di pelukan sang ibunda nya itu,sedangkan mommy Dita tak mengerti sama sekali apa yang menimpa anaknya itu Sampai ia menangis.
"ada apa hm?kenapa sayang nya mommy ini nangis?"tanya mommy Dita lembut.
"mom,kenapa kalo Dita lagi suka sama seseorang pasti orang itu udah punya pacar?hiks....hiks....Dita capek, apalagi orang yang sekarang Dita sukai malah suka sama sahabat Dita sendiri,hiks.."tangis Dita dipelukan sang ibu.
mommy Dita hanya tersenyum sambil mengelus kepala anak bungsunya itu. mommy Dita lalu mengusap air mata yang terjatuh dari pipi anaknya itu.
"kamu gak boleh sedih sayang,memang cinta itu gak seindah yang orang katakan tapi percayalah bahwa setiap manusia di dunia ini pasti memiliki jodohnya sendiri yang sudah diatur oleh tuhan.kamu gak perlu mencari jodoh kamu dan yang perlu kamu lakukan adalah menunggu jodoh kamu itu"ucap mommy Dita yang tersenyum manis kepada putri kecilnya.
"Dita,kamu masih kecil dan kamu gak perlu memikirkan hal-hal tersebut,yang perlu kamu pikirkan saat ini adalah belajar dengan tekun sampai kamu dapat menggapai mimpi kamu sayang.mommy tahu kamu itu mau jadi desainer kan?"tanya mommy Dita.
"iya mom"jawab dita lirih.
"maka,kamu harus melupakan orang yang sudah menyakiti hati kamu dan tunjukkan pada mereka bahwa kamu itu tidak lemah sayang,kamu itu kuat.jika kamu sudah menunjukkan hal itu kepada mereka,percayalah pada dirimu sendiri bahwa kamu tidak memerlukan laki-laki saat ini dan yang kamu butuhkan adalah pencapaian hasil kerja keras kamu"ucap mommy Dita memberikan motivasi kepada putri satu-satunya itu.
Dita tersenyum mendengar motivasi dari sang ibunda tercinta nya,untuk saat ini Dita lebih memilih untuk melupakan rasa suka nya itu dan menjalankan hidup seperti biasanya.dita kembali ke kamarnya dan menghamburkan dirinya diatas kasur empuk dan besar miliknya.
Dita menatap langit-langit kamar yang terdapat lampu gantung cantik dan elegan yang terbuat dari kaca itu.dita lalu kembali menatap kearah foto yang ada disudut kamarnya,yaitu foto bayinya dengan kakak kembaran nya yang hilang.
"Dady selalu sibuk sama kerjaannya, mommy juga sama kayak Dady,dan kak Cleo juga pergi ke Prancis"lirih Dita.
...----------------...
kembali kerumah sakit dimana Lia sedang berakting pingsan.sedangakan Rian sedang menelfon bibi nya dan Kanaya yang masih memikirkan bagaimana keadaan devano sekarang.
Chiara masuk kedalam ruangan itu sambil membawakan teh botol dengan roti untuk Rian dan Kanaya.
"kak ini buat kakak sama kakak yang ada diluar itu"ucap chia yang memberikan sekantong plastik.
"makasih ya"sahut Kanaya.
Chiara duduk disebelah kanaya yang masih memikirkan Sang mantan kekasih yang sudah berhasil membuatnya khawatir.chia yang melihat itu melirik sekilas kearah Kanaya.
"kak,kakak putus cinta?"terka chia asal.
__ADS_1
Kanaya yang sedang minum teh botol yang dibawakan oleh chia langsung menyemburkan teh itu.kanaya mengambil tisu yang berada didepannya dan mengelap bibirnya.
"tuh kan bener,kak Kanaya putus cinta"ucap chia lalu menggigit roti nya.
"liat Alex gak?"tanya Kanaya yang mengubah topik pembicaraan dengan Chiara.
"chia tahu kalau kakak mau ngubah topik,tapi kak Alex tadi sama Dita diluar lagi makan ramen instan"jawab chia
ponsel Kanaya berdering dan Kanaya segera mengangkatnya tanpa melihat nama yang menelfon dirinya itu.
"halo?"
"hm...Kanaya lagi di rumah temen,nanti Kanaya telfon lagi ya,dadah mom"ucap Kanaya yang langsung mematikan telfon nya.
Rian masuk kedalam ruangan itu dan melihat wajah panik Kanaya.
"kenapa?"tanya Rian.
Kanaya menceritakan bahwa ibu nya itu heran kenapa dirinya dan Alex tidak kembali padahal jam sudah menunjukkan pukul 11.seira menemukan bahwa ponsel Kanaya berada dirumah sakit karna itu seira menelfon putri satu-satunya itu.
"lebih baik kakak sama kakak Alex pulang aja deh,biar chia yang jagain Lia"usul chia.
"tapi gimana sama ayah Lo?nanti kalau nyariin elo gimana?"tanya Kanaya.
"gak bakal dan gak bakal pernah,udah sana pergi nanti Lia malah ketahuan lagi kalau ada dirumah sakit"jawab chia.
''iya bener,biar gue sama chiara aja yang jagain lia.lagipula gue masih butuh penjelasan dari tu bocah"ucap Rian sambil menatap Lia yang masih terbaring.
akhirnya Kanaya dan Alex pulang kembali ke rumah mereka.sedangkan Rian dan chia masih menunggu Lia sadar dan menjelaskan semua ini.chia menatap layar ponselnya yang wallpaper nya adalah foto ayah dan ibunya yang tersenyum dengan foto chia yang masih bayi di dalam pelukan sang ibu.rian menatap kearah chia yang tak berhenti menatap layar ponselnya.
kayaknya hubungan keluarga dia gak baik deh'batin Rian.
🥀🥀🥀
jangan lupa untuk like, komen, rate, vote and favorit ya readers~
__ADS_1