
*selama ini aku selalu berpikir, apakah kelahiran keduaku ini memiliki sebuah arti? dimana aku bisa menemukan jawaban atas pertanyaan itu? aku berpikir, apakah orang-orang yang berada disekitar ku benar-benar menganggap ku sebagai teman, saudara, ataupun keluarga. atau mereka hanya berpura-pura baik kepada lalu menusuk ku dari belakang?
setelah beberapa waktu aku menyadari, bahwa kehidupan ku ini memiliki arti yang besar. banyak pelajaran yang aku dapatkan dari sini, mulai dari membuka hati ku kepada dunia, menerima seseorang apa adanya, dan juga mendapatkan sahabat-sahabat yang begitu menyayangi diriku.
aku bersyukur bisa dihidupkan kembali, aku sekarang mengerti. saat aku mendapatkan sesuatu yang baru, aku harus kehilangan hal lain juga. aku bahkan akan melukai orang yang aku cintai dan tak akan pernah bisa menemuinya lagi. apa gunanya semua kekayaan yang aku miliki itu?
mungkin orang-orang berpikir bahwa aku egois, tapi menurutku lebih baik bersikap egois untuk kepentingan semuanya dari pada bersikap egois tetapi tidak ada gunanya.
di kehidupan pertamaku, aku tidak memiliki seorang teman, sahabat, ataupun keluarga. aku dibesarkan di panti asuhan dan tidak tahu siapa orang tua kandung ku, aku hanya memiliki seorang laki-laki hebat yang selalu ada disaat aku sedih. tapi sekarang aku sudah tidak tahu bagaimana kabarnya ataupun keadaan nya setelah aku pergi.
aku sejak kecil tidak pernah mendapatkan kasih sayang orang tua, saat itu saat aku lulus universitas S2 kami semua menyanyikan lagu ibu. semua orang menangis kecuali aku, dan saat itu orang-orang menghinaku dan mengkritik ku karna tidak tahu berterima kasih kepada ibu yang sudah merawatku dari kecil.
aku tidak perduli apa yang mereka katakan, karna aku sama sekali tidak mengetahui bagaimana rasanya mendapatkan kasih sayang seorang ibu...
tapi kali ini, aku mendapatkan hal baru yang begitu menakjubkan. aku mengerti bagaimana kasih sayang seorang ibu, keluarga, dan sahabat-sahabat yang selalu ada di sisiku. tapi semua itu tidak bertahan lama, bunda ku meninggalkan ku.
aku bertanya pada diri sendiri, apakah aku harus pergi juga untuk kembali bersama bunda? sebenarnya itu yang kumau.
mungkin....
aku akan bertemu lagi dengan bunda dan orang-orang yang dulu menyayangi ku dengan sepenuh hati mereka...😊
__ADS_1
aku bahagia bisa hidup untuk kedua kalinya, aku sangat-sangat bahagia...
terimakasih untuk kalian semua yang selalu ada di sisiku sepanjang masa, aku tidak akan melupakan kalian semua yang selalu tersenyum kepadaku.
by: liora aurelia 💗*
...----------------...
seorang gadis cantik tengah berjalan ditengah guyuran hujan lebat. dirinya sekarang terlihat begitu menyedihkan, ia terus berjalan di jalan yang begitu becek dan ia tidak perduli dengan hujan lebat yang sudah membasahi tubuh mungilnya.
gadis itu lalu melihat kearah sungai yang ada dibawah jembatan yang sedang ia lewati ini.
"jika aku melompat apakah aku bisa bertemu bunda?" gumam gadis itu.
liora lalu memanjat penyangga jembatan itu, ia berdiri lalu melihat ke langit yang hitam dan terus menurunkan airnya. ia tersenyum getir, hatinya hancur. di hari pemakaman bundanya, di hari itu juga ia harus merelakan seorang laki-laki yang begitu ia cintai dulu.
laki-laki itu meninggal dunia akibat depresi kehilangan sang kekasih, sedangakan sang kekasihnya saat ini sedang berada di dalam hati yang hancur.
"LIORA ANJING!!!" seru Sena sambil berteriak keras.
"LO MAU NGAPAIN? LO MAU NYERAHIN HIDUP LO GITU AJA?" tanya Sena dengan wajah penuh emosi, ia tak habis pikir dengan sahabatnya satu ini.
__ADS_1
"mungkin iya, gue dah capek. semua orang yang gua sayangi dan orang yang begitu berarti dalam hidup gue udah pergi ninggalin gue" kekeh liora dengan senyum getir.
"MAKSUD LO APA NGOMONG KAYAK GITU ANJING! GUE TAU KALO LO ITU LAGI TERPURUK-TERPURUKNYA TAPI JANGAN NYERAH GITU AJA, KAMPRET!" teriak Sena yang terus menggunakan bahasa kasar.
"GUE SAYANG SAMA LO, KITA SEMUA SAYANG SAMA LO! GUE, KAISAR, DITA, CHIA, KAK RIO, KAK KANAYA, ALEX, TANTE XI, TANTE XIN, SAMA OM LIOU YING! KITA SEMUA ADA DI SISI LO, LO JANGAN BERPIKIR PENDEK KAYAK GINI!!!" bentak Sena dengan air mata yang sudah menyatu dengan air hujan.
Sena gadis tegar yang tidak pernah menangis di depan orang lain dan menangisi orang lain, sekarang malah terpuruk melihat sahabatnya yang sudah tidak ingin hidup lagi.
"GUE MOHON SAMA LO, LO HARUS BISA BERTAHAN!" ucap Sena yang sedikit berteriak agar sahabatnya ini mendengarnya, karna hujan semakin lama semakin deras.
"GUE MOHON RA, GUE TAU GIMANA RASANYA KEHILANGAN ORANG YABG GUE SAYANGI. TAPI GUE GA NYERAH GITU AJA, KARNA GUE MIKIR. KALO GUE MATI NANTI, ORANG YANG SAYANG SAMA GUE BAKAL NANGIS DAN JUGA TERPURUK KARNA ULAH GUE. DAN ITU JUGA BERLAKU BUAT ELO!!"
"maaf sen, bilang sama yang lain gue sayang sama mereka dan gue bakal selalu ada di hati mereka. nanti, tolong elo bawain bunga di bawah rumah pohon yang ada di halaman belakang rumah gue ya, gue mohon" lirih liora.
"GAK! GUE GA BAKAL BAWAIN, KALO LO MAU LO AMBIL AJA SANA SENDIRI!" tolak Sena mentah-mentah, karna jika ia menyetujui permintaan liora yang ada liora hanya akan melompat dari jembatan.
"gue mohon... goodbye, I will always be in your heart and accompany you. You can't cry later if you're in front of me, then I'll kick you out okay?" lirih liora.
BYURRR!!!
"LIORA!!!" teriak Sena.
__ADS_1
~(TAMAT)~