
liora lalu pamit dan pergi ke perpustakaan dimana biasa ia menghabiskan waktunya jika ia sedang kesal,marah,dan sedih bersama dengan temannya yang bekerja sebagai resepsionis di perpustakaan itu. liora melajukan mobilnya ke perpustakaan pelita abadi dan memarkirkan mobilnya,ia memang selalu dapat menarik perhatian para pengunjung karena kecantikannya yang luar biasa.
liora memasuki perpustakaan yang memiliki 3 lantai itu dan berjalan ke arah meja resepsionis.
"hel,buku yang semalam gue pesen ada kan?"tanya liora kepada resepsionis yang bernama Hellen Azizah.
"aman kok,tapi itu buku cuman ada yang bagian 1 doang kalo yang bagian 2 susah banget dicari"jawab Hellen.
"padahal gue maunya langsung dua"ucap liora menghela nafas panjang.
"sebenarnya bisa sih gue carikan,soalnya adek gue juga pegang buku itu.gimana kalo nanti gue pinjamin aja?"tanya Hellen kepada liora,liora langsung tersenyum dan mengangguk dengan cepat.
"beneran ya? kapan ada bukunya?"tanya liora kepada Hellen.
"lihat nanti aja,soalnya Lo tahu kan rumah gue itu kayak penjara? kalo udah masuk gak bisa keluar lagi"jawab Hellen.
"iya gue paham kok sama situasi Lo sekarang,tapi ingat jangan terlalu membenci mereka karna semua perbuatan yang mereka perbuat. gue emang ga tau gimana rasanya ada di tempat Lo sekarang tapi ingat di dalam keluarga itu pasti ada seseorang yang sedang menunggu kepulangan elo" ucap liora dan dibalas senyuman.
"hm....walaupun memaafkan mereka itu berat,tapi gue bakal berusaha"sahut Hellen.
pletak'.....
kening Hellen dijitak oleh liora sedangkan wanita yang mempunya kening hanya meringis kesakitan.
"gue gak bilang kalo Lo harus maafkan iblis kayak mereka,yang gue minta itu jangan terlalu memperdulikan dan jangan terlalu membenci mereka.karna jika pikiran Lo terlalu banyak karna rasa sakit hati dan benci yang ada kesehatan Lo itu ancur begok!"ucap liora panjang lebar dengan kesal.
__ADS_1
"lah....jadi yang Lo maksud dari perkataan Lo tadi apa Bambang?"tanya Hellen yang ikut kesal.
"gue emang ga tau gimana rasanya ada tempat Lo sekarang,tapi intinya Lo gausah terlalu memperdulikan mereka yang udah jahat sama Lo Karna kalo tensi darah Lo naik ntar Lo sakit dan gue gak mau lihat Lo itu sakit. dan lagi kenapa Lo selalu bilang kembaran Lo itu adek? kalian cuman beda 5 menit doang"jawab liora.
"eh..gapapa sih,lagian yang keluar duluan siapa? gue kan yaudah siapa cepat dia jadi kakak"ucap Hellen."Lio,ntar malem kita makan berdua yuk? gue dapet info kalo ada toko roti yang enak banget disekitar sini gimana?"tanya Hellen.
"oke deh,lagian seingat gue kita berdua makan bareng itu cuman 1 kali yaitu 2 bulan lalu"jawab liora.
"Lo masih ingat aja yak,oh iya mendingan Lo cepet-cepet ambil buku nya deh karna itu buku tadi pagi kalo gak salah sisa 4 doang"ucap Hellen yang membuat mata liora terbelalak.
"gue pikir udah elo siapin buat gue hell, rupanya kagak!"sahut liora lalu berlari menuju lantai 3 dimana buku yang sangat ia minati akhirnya terbit juga.
punggung liora sudah menghilang dengan cepat dari pandangan Hellen,Hellen hanya menggelengkan kepalanya sambil terkekeh.
"liora,Lo tau gak baru elo yang pertama kali orang yang perhatian sama gue dan mau bantuin gue disaat gue kesusahan. semua orang yang deketin gue cuman karna mereka mau mendapatkan hati gue agar gue ngasih restu buat mereka dan juga mereka hanya menginginkan uang. liora Lo tunggu bentar lagi,disaat anggota mafia gue selesai melakukan tugasnya gue bakal kasih tahu siapa gue sebenarnya"gumam Hellen.
liora tersenyum puas lalu berusaha mengambil buku yang berada sedikit tinggi dari tubuhnya yang pendek.
"ck...perasaan gue olahraga Ama minum susu tiap hari deh,kok kagak tinggi-tinggi juga ya?"gumam liora kesal.
liora lalu berjinjit sambil sedikit melompat agar tangannya berhasil mengambil buku yang sudah 1 bulan lamanya ia tunggu-tunggu. tapi siapa sangka sebuah tangan kekar mengambil buku itu duluan.
"heh itu gue duluan yang lihat!"ucap liora kesal dan berbalik.
di depan liora berdiri seorang pria tampan berkulit putih yang memiliki tubuh tinggi tetapi dengan riasan seperti anak jalanan dan jika dilihat pemuda itu seperti nya adalah bad boy.
__ADS_1
ini bidadari apa manusia?cantik bener' batin pemuda itu yang tercengang melihat pesona liora aurelia.
"heh,apa Lo liat-liat kayak gitu? balikin bukunya itu buku gue duluan yang liat!" sentak liora yang membuat pria itu kembali sadar dari lamunannya.
"emang gue perduli apa? siapa cepat dia dapat gak perduli sama siapa yang lihat duluan"ucap pemuda itu lalu berjalan pergi meninggalkan liora.
dengan cepat liora menarik tangan pemuda itu, entah tenaga liora yang terlalu besar atau memang pemuda itu yang terlalu lemas maka pemuda itu berbalik dan........ya terjatuh_-
bruk'.......
pemuda itu jatuh diatas tubuh liora yang mungil,alhasil mereka membentuk postur yang yah tidak dapat dijelaskan. mata keduanya terkunci dan juga mereka diam beberapa saat.
*gila ni cewek cantik bener,duh jantung gue ngapa jadi deg-degan gini yak? apa jangan-jangan gue kena serangan jantung?'batin pemuda itu.
Bun tolonglah anakmu dari ujian ini, sumpah jantung gue mau copot dari tempatnya,mau jatoh ke pankreas!!!'batin liora*.
"ekhem.....mohon bagi kakak-kakak yang berada di lantai 3 di rak pengobatan segera sadar akan haluan yang terngiang-ngiang di otak anda,saya sebagai jomblo disini tak kuasa melihat keuwuan anda berdua dari layar monitor ini.jadi saya sarankan silahkan kembali ke alam sadar anda sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,terimakasih" ucap seorang wanita dari mikrofon,ya suara itu adalah suara Hellen Azizah.
🥀🥀🥀🥀
HELLO READERS,AUTHOR IS KAMBEK DARI HIATUS YANG AMAT PANJANG!!!!
author mau update karna pemeran utama kita alias mbak liora yang memilik visualnya yiren everglow telah mendapatkan penghargaan yaitu dari AAA alias ASIA ARTIST AWARDS bersama dengan para member lainnya,selamat buat para member everglow dan juga para forever yang selalu mendukung karir mereka dari debut hingga sekarang 🥳🥳
dan juga author minta doanya agar ujian nanti author mendapatkan nilai bagus ya, terimakasih 😊
__ADS_1