
"Kak Rama, nanti aku jelasin di rumah" kata Reina dan Rama pun mengangguk
"Eemm om saya bawa adek saya pulang duluan" kata Rama sambil menggandeng tangan Reina tapi David tidak rela Reina di bawa oleh Rama
"Sweetie" kata David sambil menunduk kan kepala nya, Reina hanya bisa tersenyum melihat kakak kesayangan nya itu
Tak tega melihat kakak nya seperti itu Reina pun membisik kan sesuai kepada Rama.
"Kak boleh gak aku bawa Sweetie?" tanya Reina sambil berbisik dan Rama pun mengangguk pertanda dia mengizin kan nya
"Dad, aku bawa my sweetie" kata Reina kemudian dia langsung menarik tangan David dan Rama secara spontan
"Bawa aja dia gak ada guna juga" kata Dady Alvaro dan Revan bersama dengan Devan hanya bisa tertawa kecil mendengar nya
"Kok gitu" kata David
"Gak kok kamu kan anak yang paling rajin bantu dady tentang urusan perusahaan dari pada mereka berdua" kata Dady Alvaro sambil melirik Revan dan Devan
"Kita bukan males dad cuma kita lagi sibuk aja" kata Devan membela diri dan di angguki oleh Revan
"Oh ya, Niko mana?" tanya Reina sambil melihat kesana kemari
"Oh Niko, dia lagi gak enak badan katanya" jawab Dady Alvaro
"Kok Niko gak bilang ya sama aku, pasti ada sesuatu yang di pikirin sampe kayak begitu" kata Reina di dalam hati karna biasa nya mereka berdua saling curhat masalah masing masing
"Rei" panggil Rama saat melihat Reina melamun
"Reina" panggil Rama sekali lagi
"Eh, apa kak?" tanya Reina yang langsung tersadar dari lamunan nya
"Kok ngelamun? Ada masalah?" tanya Rama
"Eh... gak kok aku lagi mikir aja tadi" kata Reina
"Mikirin apa?" tanya David
"Lagi mikirin si Niko" jawab Reina
"Kak boleh gak ajak Niko juga?" tanya Reina kepada Rama tapi karna dia mood nya sedang kurang bagus jadi dia mengangguk anggukan kepala nya
"Kalau begitu setelah sampai rumah dady bilang ke Niko nanti kalau dia lupa alamat aku kirimin ulang" kata Reina
"Oke kalau begitu kita pulang dulu ya, dan David jaga Reina" kata Dady Alvaro
"Jangan sampai dia lecet sedikit pun" lanjut nya sambil menekan kan kata 'lecet' dan David pun memutar bola mata nya malas karna tanpa di peringati dia tetap akan melakukan nya
"Iya dad" jawab David
__ADS_1
"Oke kita pulang dulu, baik baik ya Xer" kata Revan dan Reina pun mengangguk anggukan kepala nya
Setelah itu mereka semua pun pulang ke rumah mereka masing masing kecuali anggota The Noble yang lebih suka menginap di markas dari pada pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah dady Alvaro langsung menuju kamar Niko dan di ikuti oleh Revan dan Devan.
Setelah sampai di depan pintu kamar Niko dady Alvaro pun langsung mengetuk pintu kamar Niko.
Tok tok tok tok
"Siapa?" tanya Niko sambil membuka pintu kamar nya
"Oh dady sama kakak, ada apa?" tanya Niko
"Di suruh Xera nginep di mansion Alexander" jawab Dady Alvaro dan Niko pun dengan sigap mengambil tas dan memasukkan 2 baju kedalam nya lalu mengambil kunci motor dan jaket nya
"Langsung seger" ejek Devan
"Iya iyalah nanti bisa berangkat ke sekolah barengan" kata Niko
"Iiih gitu aja seneng" kata Revan
"Kakak gak tau apa kalau kak Reina itu banyak yang gak suka jadi dengan aku anter kakak orang gak akan berani lagi gangguin kakak" jelas Niko
"Jadi kamu juga udah tau" kata Dady Alvaro
"Dady aku adalah orang pertama di rumah ini yang tau kak Xera masih hidup" kata Niko
"Aku takut dady marah sama aku karna dady ngira aku bohong" jawab Niko
"Iih jadi dari tadi dady bingung kenapa Xera bilang kalau dia lupa alamat tinggal di kasi lagi, dan di suruh Niko nginep seharusnya kalau Niko belum tau pasti Xera gak akan suruh Niko nginep" jelas Revan
"Eh ya juga, kok dady jadi bodo gini ya" kata Dady Alvaro
"Bukan bodo cuma dady aja yang males mikir dan mencerna apa yang Xera bilang tadi" kata Devan
"Jadi tadi dady, kak Evan, sama kak Devan ketemu kak Era? Kok aku gak di ajak sih" kata Niko sambil memanyunkan bibir nya yang membuat nya terlihat lucu
"Bukan kita aja si David di ajak juga" kata Devan
"Iiih tega, bisa bisa nya semua nya gak ajak aku" kata Niko
"Gini Niko tadi itu David tiba tiba pergi pakai motor terus dia pakai motor nya kenceng banget, nah jadi karna kita khawatir kita lupa sama kamu terus ternyata si David manjat tembok markas The Noble dan duduk di atas jadi kakak telfon Xera buat ke markas terus sampai di markas Xera manjat tembok markas The Noble juga buat bujuk si David biar mau turun" jelas Revan dengan panjang lebar
"Terus kak David mau turun?" tanya Niko
"Mau tapi serem" jawab Devan dan Niko pun mengerut kan kening nya
"Kenapa?" tanya Niko
__ADS_1
"Iya iyalah, masa dia bawa Xera turun pake acara lompat dari genteng" jawab Dady Alvaro
"Kalau mau budir (bunuh diri) ya jangan bawa Xera juga" kata Devan
"Terus kak Xera sama kak David jatuh gitu?" tanya Niko
"Gak, mereka gak kenapa kenapa" jawab Revan
"Syukur lah kalau begitu" kata Niko
"Dady ke kamar dulu" kata Dady Alvaro
"Iya dad" kata Devan, Revan dan Niko
"Niko juga mau pergi dulu" kata Niko
"Assalamualaikum" kata Niko
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" jawab Dady Alvaro sambil sedikit berteriak dari depan kamar nya
"Waalaikumsalam" jawab Revan dan Devan lalu pergi ke dalam kamar masing masing
Setelah itu Niko langsung pergi menuju garasi.
Beberapa menit kemudian Niko pun sampai di mansion Alexander dan dia langsung menekan tombol bel.
Tak lama kemudian Mang Dadang pun membuka pintu.
"Cari siapa mas?" tanya Mang Dadang
"Kak Xer.. eh Reina nya ada?" tanya Niko
"Oh non Reina lagi di dalam" jawab Mang Dadang
"Mas siapa nya ya?" tanya Mang Dadang
"Temen nya" jawab Niko dan mang Dadang pun mempersilahkan Niko untuk masuk karna jarang sekali Xera mengundang teman ke rumah kecuali datang bersama
"Ayo mas silah kan masuk" kata Mang Dadang sambil tersenyum ramah kepada Niko dan Niko pun membalas senyuman nya dengan senyum manis nya yang mampu membuat orang terpesona walau pun dia tidak tersenyum saja sudah banyak yang terpesona
"Saya izin masuk pak" kata Niko yang masih tersenyum dengan sopan
"Iya mas" kata mang Dadang
"Masyaallah ciptaan tuhan yang indah" gumam mang Dadang
"Ck ck ck, saya yang cowok aja terpesona apa lagi yang perempuan" lanjut mang Dadang sambil geleng geleng kepala
Bersambung
__ADS_1
Maaf udah lama ga up 🙏🙏🙏