
" yah sudah lah lebih baik kita pergi cari makan. dulu daripada kita berdebat di sini " kata ibu tika yang memutuskan untuk pergi dari lokasi olimpiade itu berlangsung.
Setelah mereka makan dan berdebat sedikit karna klara yang terlihat kelewatan santai kini mereka kembali ke tempat olimpiade itu berlangsung, dan pada saat mereka kembali panitia akan mengumumkan kelanjutan dari olimpiade itu.
" pengumuman untuk semua peserta di tahap kedua ini dan para guru pembimbing, bahwa pengumuman yang akan lolos pada tahap kedua dan akan lanjut ke tahap ke tiga akan di umumkan seperti halnya dengan pengumuman tahap pertama serta bagi peserta yang akan lolos di tahap kedua ini para peserta akan nanti akan menginap di hotel yang kami sediakan karna pada tahap ke tiga besok akan di laksanakan lebih awal agar kita bisa lagsung melaksanakan final pada hari itu juga. " jelas panitia itu yang mengumumkan kepada peserta dan para guru pembimbing.
" pengumuman pada tahap kedua akan di sebarkan pada sore hari sehingga para peserta bisa langsung bersiap ke hotel yang kami sediakan, sekian dan terima kasi untuk perhatiannya. " kata panitia itu lagi yang menutup pengumumannya.
" klara kamu harus ikut sama ibu untuk menghadap ke kepala sekolah. " kata ibu tika yang memberitahukan klara untuk menghadap ke kepala sekolah sekarang.
" baik bu " jawab klara ta.pa mempertanyakan tujuannya untuk menghadap.
" ok, kamu mau ikut mobil ibu atau bagaimana? " tanya ibu tika.
" saya bawa motor bu " kata klara yang memberi tahukan kepada ibu tika bahwa dia membawa kendaraan.
" baiklah, ayo kita ke sekolah sekarang. " kata ibu tika yang mengajak klara ke sekolah dan merekapun berjalan ke parkiran dan langsung menuju ke kendaraan mereka masing - masing.
...****************...
Saat mereka sampai di sekolah banyak siswa dan siswi yang melihat klara memasuki sekolah karna pada saat mereka sampai para murid sedang istirahat. Klara yang memakai motor hitamnya yang serasi dengan jaket kulit hitamnya terlihat keren di mata para murid yang melihatnya.
" wah motornya keren " kata salah satu siswa
__ADS_1
" dia siapa Yah! kalau siswa baru masa masuknya siang? " kata siswi yang melihat ke arah klara yang sedang memarkirkan motornya.
" tapi gayanya keren weh, apa lagi motornya itu " kata salah satu siswa yang ikut menimpali perkataan siswi itu.
Bertepatan klara yang telah memarkirkan motornya, ibu tika pun datang menghampiri klara untuk mengajaknya masuk bersama menuju ke ruang kepala sekolah.
" ayo klara kita langsung ke ruangan kepala sekolah. " kata ibu tika yang mengajak klara berjalan bersama.
" iya bu, kata klara sambil mematikan mesin motornya dan membuka helemnya serta turung dari motor, Merekapun berjalan menuju ke kantor kepala sekolah.
Saat mereka berjalan di lorong kelas banyak murid yang bertanya - tanya kenapa klara ikut dengan ibu tika setelah lama dia tidak terlihat setelah dia viral saat konser dadakan itu.
Klara yang mendengar banyaknya bisikan - bisikan dari para murid memilih cuek dan tuli karna dia paling malas menjelaskan dan berdebat saat ini. Sampai merekapun sudah berada di depan pintu ruangan kepala sekolah.
" masuk " kata seseorang yang ada di dalam ruangan itu.
" permisi pak " kata ibu tika setelah mereka masuk ke dalam ruangan.
" oh kalian, ayo silahkan duduk " kata kepala sekolah itu yang biasa di panggil pak Imran.
" jadi bagaimana dengan olimpiade hari ini apakah berjalan dengan lancar? " tanya pak Imran setelah mereka duduk di sofa di ruanga. Itu.
" iya pak olimpiadenya berjalan dengan lancar dan pengumuman tahap ke dua ini seperti halnya dengan pengumuman tahap pertama tapi kali ini akan di umumkan lebih cepat karna di tahap ke tiga nanti para peserta dengan pembimbing akan menginap di hotel yang di sediakan oleh pihak penyelengara olimpiade pak. " kata ibu tika yang menjelaskan secara keseluruhan menurut apa yang di katakan oleh panitia itu.
__ADS_1
" ok kita akan tunggu pengumumannya dan semoga kali ini klara juga bisa lolos ke tahap ke tiga. " kata kepala sekolah itu.
" bagaimana menurut nak klara apakah kamu bisa memperkirakan apakah kamu bisa lolos di tahap ke dua ini atau tidak? " tanya kepala sekolah itu setelah mengalihkan pandangannya kepada klara.
" kalau menurut saya, saya akan lolos seratus persen sih pak " jawab klara yang yakin dengan dirinya.
Tidak lama setelah klara berkata seperti itu tiba - tiba hp ibu tika berdering.
" permisi pak saya izin mengangkat telpon ini dulu karna i i dari panitia olimpiade. " kata ibu tika setelah melihat nama dari si penelpon.
" loh kenapa panitia olimpiade menelpon, angkatlah bu dan lospeker biar saya dengar apa yang di katakan oleh panitia Itu " kata pak Imran yang memerintahkan ibu tika untuk melospelernya.
" baik pak " kata ibu tika yang menuruti perkataan pak Imran.
" hallo, apàkah benar ini dengan guru pembimbing dari peserta bernama Klara Anastasya Mahesa? " tanya si penelpon.
" iya benar pak ini dengan ibu tika, guru pembimbing dari peserta yang anda sebutkan. ada apa Yah? " kata ibu tika yang membenarkan perkataan dari si penelpon dengan berakhir dengan pertanyaan.
" saya hanya ingin memberitahukan kepada anda bahwa peserta yang bernama Klara Anastasya Mahesa lolos di tahap ke dua ini dan peserta yang mempunyai nilai tertinggi dari semua peserta sehingga kami secara khusus memberitahukan langsung tentang kelolosan anak didik anda. " kata si penelpon
" apakah ini betulan pak? " tanya ibu tika yang tidak percaya dengan apa yang di dengar nya.
" benar bu, dan anak didik anda mendapatkan kamar hotel terbaik yang kami pesan untuk anda dan anak didik anda serta kami mengundang anda dan anak didik anda untuk makan malam bersama investor terbesar pada olimpiade ini. " kata panitia itu lagi yang menjelaskan bahwa mereka mendapatkan hak istimewa karna klara mendapatkan nilai paling tinggi pada tahap kedua ini.
__ADS_1