Transmigrasi Tania

Transmigrasi Tania
BAB 51


__ADS_3

" iya sayang, kami kan tidak bilang jika kami mengizinkan kamu pergi tadi " kata anggel yang ikut mendukun perkataan dari suaminya. Klara yang mendengarkan lekas berjalan kembali ke arah kedua orang tuanya yang masi setia duduk manis di sofa dengan Bram yang memeluk anggel dari samping di ruang keluarga.


" Dady, momy ayolah masa Klara tidak di beri izin sih " kata Klara yang sudah memasang waja cemberutnya kepada kedua orang tuanya itu. Baram dan angel yang melihat Klara memasang muka menggemaskannya itupun tertawa bersama dan sudah tidak tahan untuk lanjut menjahilinya lagi.


" hahaha aduh sayang muka kamu mengemaskan sekali sih " kata Angel sambil berdiri dan langsung mencubit kedua pipi muka Klara.


" ih Dady, momy kenapa kalian malah menertawakan Klara dan juga momy pipi Klara sakit tau di cubit seperti itu. " kata Klara yang sekarang mulai kesal kepada kedua orang tuanya tetapi kekesalan Klara kepada mereka hanya kekesalan biasa saja dan bukan seperti saat dia kesal karna di ganggu ataupun terusik karna jika itu terjadi maka akibat yang akan di dapatkan orang yang membuatnya kesal hanya akan bernasib tragis.

__ADS_1


" hahahaha baiklah sayang, kami minta maaf dan juga kami akan mengizinkan kamu pergi tapi dengan satu syarat jika kamu menyetujuinya maka kamu akan mendapatkan izin, jadi bagaimana? " kata Bram yang sudah berhenti tertawa dan lekas memberitahukan kepada Klara tentang syarat yang harus dia sanggupi jika ingin mendapatkan izin ke Indonesia.


" apa itu dad? Klara akan mendengarkannya dulu jika itu hal yang masuk akal maka Klara akan menyanggupinya " kata Klara yang berusaha bernegosiasi tentang syarat yang akan di berikan oleh Bram.


" di kawal oleh beberapa bodyguard Dady atau kamu pergi bersama Angga, jadi bagaimana kamu pilih yang mana? " kata Bram yang berikan Klara dua pilihan untuk bisa di berikan izin. Klara yang mendengar persyaratan dari dady-nyapun terdiam dan memikirkan pilihan yang mana akan dia pilih di antara kedua pilihan itu.


" pilihan ketiga! Apa itu? Dady-kan hanya memberikan dua pilihan bukan tiga " kata Bram yang bingung dengan perkataan Klara yang ingin memilih pilihan ketiga yang tidak dia sebutkan itu apa.

__ADS_1


" pilihan ketiga dad, yaitu Klara pergi sendiri dan akan pulang setelah dua Minggu. Jadi bagaimana dad? " kata Klara yang berusaha untuk merayu Bram agar dia merubah syarat yang di berikan kepadanya itu.


" no, kamu itu yah. Kebiasaan kalau mau kemana - mana pasti maunya pergi sendiri, walaupun kamu bilang akan pergi hanya selama dua Minggu tetapi Dady tetap tidak tenang nak karna kamu itu anak perempuan dan Dady takut terjadi apa - apa kepada kamu " kata Bram yang menjelaskan kepada Klara tentang kekhawatirannya tentang anak perempuannya itu, yang dimana Klara memang selalu keluar sendiri Tampa mau di kawal ataupun di temani kemanapun itu.


" iya sayang, benar apa yang di katakan dady-mu itu, kami hanya khawatir kepada kamu apa lagi ini adalah negara orang yang tidak pernah kamu injak selama ini " kata anggel yang membenarkan perkataan Bram. Klara yang mendengar akan apa yang di katakan kedua orang tuanya itupun hanya pasrah dan akan memilih di anata kedua pilihan yang di katakan Bram sebelumnya.


" hufff baiklah dad mom, Klara akan memilih pilihan pertama yaitu pergi bersama beberapa bodyguard Dady. Tapi Klara mohon kepada Dady untuk memberikan lima atau tuju orang saja yah, jika selebihnya maka Klara akan kabur dari para bodyguard Dady itu. Bagaimana deal? " kata Klara yang masi ingin bernegosiasi agar tidak di berikan banyak bodyguard nantinya.

__ADS_1


__ADS_2