
" Bereskan ini semua " kata raka kepada gilang dan langsung menarik tangan klara untuk masuk ke dalam mobil di samping pengemudi, setelah memastikan klara telah duduk denga baik rakapun lekas menutup pintu mobil itu dan berjalan mengelilingi mobil ke arah tempat pengemudi. Gilang yang di tinggalkan hanya bisa pasrah dan langsung menghubungi anak buahnya untuk membereskan semua kekacauan itu.
Selama di perjalanan ke mansion mahesa, keduanya tidak ada yang bersuara maupun memulai pembicaraan hingga mereka sampai di depan pintu mansion itu dan klara langsung turung dari mobil tampa mengatakan apa - apa.
Kevin yang melihatnyapun lekas mengikuti langkah kania sampai di depan pintu kamar kania yang berada di atas lantai dua.
" mau sampai mana kamu akan mengikuti ku? " kata klara yang berhenti di depan pintu kamarnya sambil memegang gagang pintu kamarnya.
" aku ingin bicara denganmu " kata raka saat mendengar apa yang di katakan klara
" katakan " kata klara sambil berbalik ke arah raka yang sejak tadi mengikutinya dari belakan.
__ADS_1
" tidak di sini " kata raka yang ingin berbicara serius dengan klara.
Klara yang mendengar perkataan rakapun hanya menghela nafas dengan tidak sabaran.
" ikut denganku " kata klara yang langsung berjalan menaiki tangga yang menuju ke lantai tiga, di lantai tiga hanya terdapat kolam renang dan ruangan santai seperti perpustakaan, ruang olahraga, dan ruangan untuk kumpul - kumpul walaupun mereka lebih suka kumpul - kumpul keluarga di lantai bawah daripada di lantai tiga itu.
" katakan " kata klara lagi saat dia dan raka telah duduk di sofa dekat kolam renang.
" kamu tidak penasaran siapa aku, sampai - sampai banyak yang ingin membunuhku " kata raka sambil melihat ke arah klara yang juga sedang melihat ke arahnya.
" kamu benar, aku mafia. Apakah kamu takut? " kata raka yang memasang muka datarnya karna merasa aneh dengan klara yang bisa menebak siapa dia dengan gampangnya. Klara yang melihat raka memasang muka datarnya yang menurut klara itu adalah bentuk ke waspadaan raka saat dia mengatakan jika raka adalah seorang mafia.
__ADS_1
" itu hanya tebakanku saja, musuhmu dari klang Macam putih " kata klara lagi yang memberitahukan kepada raka yang masi menatap klara dengan tatapan waspada.
" huf... aku tidak seperti yang kamu bayangkan " kata klara lagi karna dia melihat muka raka yang menampilkan rasa kecurigaan kepada klara.
" memangnya kamu tahu apa yang aku pikirkan tentangmu? " kata raka yang membuat kenignya semakin memgerut.
" aku buka musuh ataupun sekutu dari siapapun " kata klara yang tidak mau di cap sebagai salah satu organisasi mafia ataupun pembunh bayangan.
" lalu bagaimana kamu bisa mengalahkan mereka dan bahkan mengetahui siapa mereka " kata raka yang semakin penasaran dengan klara karana dia tidak mendapatkan informasi mengenai klara yang bisa beladiri.
" oh itu karna aku melihat tato yang ada di lengan Mereka, dan soal bagaimana aku bisa melawan mereka itu karna aku belajar beladiri sedikit " kata klara yang menjelaskan kepada raka.
__ADS_1
" tapi kenapa di data yang aku temukan, tidak ada yang menjelaskan kapan dan dimana kamu belajar beladiri " kata raka yang semakin penasaran dengan apa yang di katakan klara tadi.
" karna memang tidak ada satu orang pun yang tahu bahwa aku pernah belajar beladiri " kata klara yang menjelaskan kepada raka tampa ada rasa cemas sedikitpun.