Transmigrasi Tania

Transmigrasi Tania
BAB 52


__ADS_3

" iya sayang, benar apa yang di katakan dady-mu itu, kami hanya khawatir kepada kamu apa lagi ini adalah negara orang yang tidak pernah kamu injak selama ini " kata anggel yang membenarkan perkataan Bram. Klara yang mendengar akan apa yang di katakan kedua orang tuanya itupun hanya pasrah dan akan memilih di anata kedua pilihan yang di katakan Bram sebelumnya.


" hufff baiklah dad mom, Klara akan memilih pilihan pertama yaitu pergi bersama beberapa bodyguard Dady. Tapi Klara mohon kepada Dady untuk memberikan lima atau tuju orang saja yah, jika selebihnya maka Klara akan kabur dari para bodyguard Dady itu. Bagaimana deal? " kata Klara yang masi ingin bernegosiasi agar tidak di berikan banyak bodyguard nantinya.


...****************...


Setelah sekian lama drama berdebat tentang banyaknya bodyguard yang akan Klara bawa nanti kini Klara sekarang berada di kamarnya sedang membereskan barang - barang yang akan dia bawa ke indonesia. Tidak banyak yang dia bawa karna menurutnya itu akan merepotkan jika membawa terlalu banyak barang sehingga dia hanya membawa ransel dengan beberapa pakaiannya dan kebutuhan yang dia butuhkan selama dia di sana.


Dan untungnya Bram hanya memberikan delapan bodyguard untuk menjaganya selama di Indonesia dan tentu saja itu semua berkat rayuan Klara yang awalnya Bram akan memberikan sepuluh bodyguard untuknya. Sebenarnya Klara tidak terlalu masalah jika Bram akan memberikannya sepuluh bodyguard tetapi Klara ingin merencanakan kabur dari para bodyguard itu Tampa ada yang menyadarinya jadi dia berusaha untuk tidak terlalu banyak yang akan menjaganya nanti.


Flash back on


" ok Dady akan memberikan kamu sepuluh bodyguard untuk kamu bawa ke Indonesia " kata Bram yang tidak mendengarkan apa yang di inginkan Klara karna menurutnya jika hanya lima atau tuju itu sedikit.


" tapi dad jika sebanyak itu nanti Klara pusing untuk menghapal muka dari semua bodyguard itu " kata Klara yang tidak terima di beri sebanyak itu bodyguard.


"ana mungkin kamu tidak bisa mengingat muka dari semua bodyguard yang akan Dady utus, sedangkan kamu saja bisa mengingat semua rumus matematika yang rumit itu " kata Bram yang tidak habis pikir dengan Klara yang memang tidak mudah menghapal muka yang baru dia kenali.


" huff Dady kan tahu Klara bagaimana " kata Klara yang masi berusaha membujuk Bram agar dia mengurangi jumlah bodyguard yang akan mengawalnya.


" baiklah delapan atau tidak pergi sama sekali, bagaimana? " kata Bram yang pada akhirnya mengalah dan mengurang dua untuk menjaga Klara.


" ok deal, thanks Dady. Klara sayang Dady " kata Klara sambil berdiri dari tempat duduknya dan mendekat ke Bram untuk mencium pipinya.

__ADS_1


" jadi cuma Dady yang Klara sayang ni? momy tidak gitu? " kata anggel yang pura - pura cemburu saat melihat Klara memeluk dan mencium pipi Bram dan ikut senang saat melihat interaksi antara anak dan ayah itu.


" Klara juga sayang momy " kata Klara sambil beralih memeluk anggel dan mencium pipi anggel seperti yang di lakukan kepada Bram.


" oh iya Klara belum mengemas barang bawaan Klara, Klara pamit ke atas duku yah " kata Klara lagi yang ingin berpamitan kepada kedua orang tuannya untuk mengemasi barang bawaannya.


" perlu bantuan momy tidak? " kata anggel yang menawarkan bantuan untuk mengemasi barang bawaan Klara.


" tidak perlu mom, Klara bisa sendiri kok " kata Klara yang menolak tawaran anggel untuk membantunya.


" baiklah sayang " kata anggel dan klarapun lekas pergi ke kamarnya untuk mengemasi barang bawaannya.


Flash back off


...****************...


" mom, dad, Klara pamit yah" kata Klara yang berpamitan kepada kedua orang tuanya


" iya sayang, oh iya apakah kamu sudah berpamitan kepada adikmu dan Angga? Takutnya nanti adik kamu akan marah jika dia tahu kamu pergi Tampa berpamitan." kata anggel yang ingat dengan kedua anaknya yang sampai sekarang belum bangun karna sekarang Masi menunjukkan jam empat pagi.


" sudah kok mom, Klara sudah berpamitan kepada mereka berdua jadi momy tenang saja ok " kata Klara yang memberitahu anggel jika dia sudah memberitahukan kepada Laras dan Angga.


" tapi tumben Laras tidak heboh saat tahu jika kamu akan pergi jauh dan tidak mengajaknya " kata Angel yang herang karna biasanya Laras akan ikut kemanapun Klara pergi bahkan bila Klara akan ke rumah neneknya pun Laras akan ikut.

__ADS_1


" mungkin dia telat bangunnya mom, jadi dia tidak heboh kan dia kebo kalau tidur hihihi " kata Klara yang mengatai Laras kebo dan terkekeh geli saat mengingat dia membangunkan Laras di kamarnya waktu itu.


" hus kamu itu, adik sendiri di bilang kebo " kata Bram yang menegur Klara yang masi terkekeh.


" tapi perkataan Klara benar sih dad, Laras memang kebo kalau tidur " kata anggel yang ikut ketawa saat mengingat sangat sulit untuk membangunkan anak perempuannya yang satu itu.


" astaga ini juga, anak sendiri di bilangin kebo untuk anaknya lagi tidak ada kalau sampai dia dengar bisa ngambek seharian dia itu nanti " kata Bram yang tidak habis pikir dengan kelakuan dua perempuan yang dia sayangi itu.


" hehehe yah sudah deh mom, dad, Klara berangkat dulu takut nanti ketinggalan pesawat " kata Klara yang sudah akan pergi ke bandara.


" iya sayang, di sana kamu jangan bandel yah dan hati - hati juga, jangan lupa jaga kesehatan dan pola makan juga yah " kata anggel yang menasehati Klara sebelum Klara pergi.


" siap mom " kata Klara dan langsung berhamburan ke pelukan angel.


" sini Dady juga mau di peluk " kata Bram sambil merentangkan kedua tangganya untuk menyambut pelukan dari klara.


" hehehe iy dad " kata Klara dan lekas masuk kedalam pelukan Bram


" kamu di saya baik - baik yah sayang, jangan sampai kamu terluka dan membuat ulah di sana " kata Bram saat Klara masuk kedalam pelukannya.


" iya dad, kalau begitu Klara pergi yah dan kalian juga harus jaga diri dan kesehatan yah " kata Klara saat pelukannya dan Bram terlepas.


" iya sayang " kata anggel dan Bram serentak dan setelah itu klarapun lekas masuk ke dalam mobil setelah salah satu bodyguard yang akan ikut dengannya ke Indonesia membukakan pintu untuknya.

__ADS_1


" dada mom, dad " kata Klara sekali lagi di dalam mobil setelah menurunkan kaca jendela mobilnya.


" dada sayang " balas anggel dan Bram serentak lagi sambil melambaikan tangan mereka ke arah mobil Klara yang mulai bergerak keluar dari halaman mansionnya.


__ADS_2