Transmigrasi Tania

Transmigrasi Tania
BAB 28


__ADS_3

" ok dad, klara sudah selesai. dan sesuai denga. perkataan klara nanti setelah olimpiade akan klara sempurnakan sitemnnya yang baru hanya sampai level dua puluh lima yang berfungsi tapi itu sudah bisa mengamankan perusahaan dady untuk sementara. " kata klara yang menjelaskan sistem yang di buatnya. Sampai bunyi telpon klara yang mengalihkan perhatian mereka semua.


drrt drrt


Klarapun mengambil hpnya dan melihat siapa nama si penelpon dan dia melihat nama ibu tika yang tertera di layar hpnya.


" dad klara izin angkat tlpn dulu yah " kata klara yang meminta izin kepada bram.


" iya sayang " jawab bram tampa mau bertanya siapa yang menelpon putrinya.


...****************...


" hallo bu! Ada apa Yah? " tanya klarĂ  saat dia telah mengangkat telpon dari ibu tika.


" iya hallo klara, ibu hanya mau kasi tahu kamu kalau ibu akan menjemput kamu pada jam lima sore, dan jangan lupa untuk mempersiapkan gaun untuk makan malam nanti malam " kata ibu tika yang mengingatkan klara kalau mereka akan bermalam di hotel malam ini.


" astaga, untung ibu ingatkan klara kalau tidak klara akan lupa untuk meminta izin sama dady " kata klara yang melupakan tujuan dia datang ke perusahaan dadynya.


" Astaga klara, ibu itu tidak habis fikir sama kamu yah. Rumus sesulit apapun kamu ingat tapi kalau yang lain kamu gampang lupa " kata ibu tika yang tidak mengerti dengan kerja otak klara yang kadang membuatnya naik dara.


" hehehe yah maaf bu, klarakan juga manusia bukan jin yang selalu ingat sisa permintaan dari tuan yang membebaskannya dari lampu ajaib. " kata klara yang mulai tidak jelas.


" hah! apa?.... huf sudahlah bicara sama kamu bikin ibu jadi pusing, yang penting ibu audah ingatkan kalau nanti ibu jemput jam lima. " kata ibu tika yang sudah tidak ingin melanjutkan pembicaraan abstrak klara.


" ok siap bu, sampai ketemu di jam lima bu hehehehe " kata klara sebelum telpon di matikan oleh ibu tika dan klarapun kembali masuk ke ruang IT kantor dadynya.


" siapa sayang? " tanya bram setelah melihat klara memasuki ruangan itu kembali.

__ADS_1


" guru pembimbing olimpiade aku dad, hehehehe dady... " kata klara yang langsung melangkah ke arah bram dan meraih lengannya untuk dia peluk sambil cengegesan memperlihatkan gigi putihnya ke arah bram.


Bram yang melihat itupun menaikkan satu alisnya tanda dia bertanya apa yang di inginkan klara. " katakan sayang, kamu mau apa? " kata bram karna dia mengira klara tidak mengerti dengan tanda yang dia berikan.


" hehehe dady tahu saja " kata klara yang masi dalam posisi yang sama.


" yah karna kamu pasti ada maunya kalau bersikap seperti ini, ayo katakan kamu mau apa? " kata bram lagi yang bertanya keinginan klara.


" dad, klara kan lolos di tahap ke dua dan sekarang klara sudah masuk ke tahap ke tiga olimpiade. Di tahap ke tiga ini semua peserta yang lolos di wajibkan bermalam di hotel yang di sediakan oleh panitia, jadi boleh yah klara menginap malam ini " kata klara yang langsung meminta izin kepada bram sebelum dia melupakannya lagi itu yang di pikirkan klara.


" Astaga, dady kira ada apa. Tentu saja dady akan izinkan kamu sayang, kan itu hal yang baik bukan hal yang buruk yang akan kamu lakukan. Pesan dady, kamu harus jaga diri yah saat di sana dan jangan keluar malam. Ok? " kata bram yang mengizinkan klara sambil memberikan beberapa nasehat kepada klara.


" siap dady, klara akan jaga diri, jaga makanan, jaga sikap, dan jaga hotel. Eh! kenapa klara harus jaga hotel! kan klara bukan satpam? " kata klara setelah tersadar dari apa yang dia katakan.


" hihihi astaga kamu itu yah sayang, jam berapa kamu akan ke sana? " tanya bram lagi setelah mencubit kedua pipi klara karna gemes dengan kelakuannya.


" astaga dad empat puluh menit lagi sisa waktu klara untuk sampai di rumah, klara pamit duluh Yah. " kata klara yang berpamitan kepada bram setelah melihat jam di pergelangan tangannya.


" iya sayang, kamu hati - hati yah " kata bram yang memberikan izin kepada klara. Pada saat klara sudah di depan pintu klara berbalik lagi.


" oh iya kak, aku sudah mengembalikan komputer utama ke tempatnya semula jadi kakak bisa kontrol semuanya kembali melalui komputer utama. by semuanya " kata klara yang langsung melangkah pergi setelah mengatakan yang dia ingat untuk memberitahukan kepada semua orang di sana.


Sepeninggalan klara dari ruangan itu semua orang yang ada di sana mengalihkan penglihatannya ke arah komputer utama seperti yang di katakan klara.


" coba kamu cek komputer utama " kata bram yang tersadar lebih awal dari lamunannya.


Karyawan yang memegang kendali atas komputer utamapun lekas mengecek semua hal yang ada di komputer itu, dan yang membuat mereka terkejut adalah data - data peretas yang ada di komputer utama dan lokasi keberadaan meraka terdapat dalam komputer utama.

__ADS_1


" tuan sepertinya nona klara sempat menyimpan data - data dari peretas yang menyerang kita tadi, bahkan nona menanam pelacak kepada mereka tampa mereka ketahui. " kata kepala IT yang melihat layar komputer utama sedari tadi.


" angga apakah kamu bisa melakukan itu? " tanya bram kepada angga yang juga memperhatikan layar komputer utama sedari tadi.


" tidak dad, bahkan angga yang pemula dan sudah di anggap jeniuspun oleh teman - teman, angga belum bisa menyamai kemampuan klara. " kata angga yang menjelaskan kepada bram.


" bagaimana denganmu saga? " tanya bram kepada orang yang lebih mudah dari semua karyawan yang ada di sana dan sedari tadi berada di belakan kursi klara.


" saya juga tidak bisa tuan, untuk melakukan itu semua saya harus membutuhkan cukup banyak waktu dan yang paling cepatpun paling sekitar tiga atau dua hari tuan sedangkan menurut pengamatan saya nona klara adalah jenius dari jenius para hacker tuan, dan mungkin level kami sangat berbeda jauh " kata saya yang merupakan hacker nomor satu dari perusahaan bram.


" dari mana klara mempelajari itu semua! bahkan hacker nomor satu di perusahaan inipun tidak bisa melakukan itu semua. " kata bram di dalam hati sambil terus memperhatikan layar komputer utama.


Lama mereka terdiam dengan berbagai pertanyaan di kepala mereka, setelah lima belas menitpun tiba - tiba data dari semua hacker yang mereka perhatikan dari tadi menghilang dan hanya ada pesan dari layar utama itu.


" maaf klara lupa ambil data - data itu, biar klara yang mengurus mereka. Ok " kata pesan yang ada di layar itu.


Mereka yang melihat pesan itupun semakin di buat terkagum - kagum dengan nona mudah mereka.


" sudahlah, biarkan saja dia mau apakan para hacker itu. angga kamu ikut dady ke ruangan atau mau langsung pulang? " tanya bram kepada angga.


" angga mau langsung pergi aja dad, soalnya angga masi ada latihan basket juga " kata angga yang ingin langsung pergi.


" baiklah kamu bisa pergi, dan hati - hati saat berkendara " kata bram yang tidak pernah membeda - bedakan kasi sayangnya kepada semua anaknya.


" iya dad " kata angga dan langsung berdiri serta melangkah keluar dari ruangan itu.


" saga dan kepala divisi IT ikut saya ke ruangan saya, dan yang lain bereskan kekacauan ini " kata bram dan langsung melangkah keluar dari ruangan IT menuju ke ruangannya di lantai paling atas.

__ADS_1


__ADS_2