Transmigrasi Tania

Transmigrasi Tania
BAB 33


__ADS_3

" anda bisa menghubungi saya nanti nyonya mahesa " kata gilang sambil membungkukkan badannya ke arah anggel.


" baik tuan, terima kasih '' kata anggel yang mendapatkan anggukan dari keduanya dan merekapun lekas keluar dari ruang inap klara.


...****************...


Sudah semalaman klara tidak sadarkan diri dan saat pagi telah tiba, tiba - tiba klara membuka matanya secara perlahan dan melihat sekitarnya yang menurutnya tempat itu asing.


" hung ini dimana? " kata klara sambil mencoba untuk bangung dari tidurnya. Saat melihat sekitar klara tidak menemukan satupun orang di ruangan itu selain dirinya untuk dia tanya.


cklek


" astaga sayang, kamu sudah sadar " kata anggel yang baru masuk ke kamar klara setelah dari kantin rumah sakit untuk membelikan sarapan antar nabati saat klara sadar.


" mom, klàra ada dimana? " tanya klara kepada anggel saat dia melihat anggel yang masuk ke kamar inap yang ia tempati.


" kamu berada di kamar inap VVIP di rumah sakit sayang " jawab anggel sambil berjalan ke arah klara dengan membawa sarapan yang di belinya tadi di kantong rumah sakit.


" itu apa mom? " tanya klara lagi kepada anggel sambil menunjuk ke arah sarapan yang di bawa anggel.


" ini sarapan untuk kamu sayang, kenapa kamu sudah lapar? " jawab anggel yang di akhiri dengan pertanyaan pula.


" iya mom, klara lapar hehehe " kata klara sambil cengegesan ke arah anggel sehingga anggel bisa melihat deretan gigi klara yang rapi.


" yah sudah, momy siapkan duku yah " kata anggel sambil mempersiapkan sarapan untuk klara.


" sip mom " jawab klara sayang kembali bersemangat saat melihat makan seakan dia tidak pernah sakit.


" oh iya mom, olimpiade klara bagaimana? " tanya klara yang seketika mengingat tentang olimpiade matematika.

__ADS_1


" olimpiadenya di undur sayang, kemaring malam kata investor olimpiade yang membawa kamu ke sini dia akan mengudur olimpiadenya sampai kamu sembuh " kata anggel sambil menyerahkan sarapan yang telah dia diapakan dengan rapi di piring.


" baguslah kalau begitu, momy tidak makan? " tanya klara kepada anggel yang hanya memperhatikan klara makan.


" iya nanti momy makan, itu momy juga bawa untuk momy kok. Kamu makan duluan saja terus minum obat " jawab anggel sambil menunjuk ke arah makanan yang ada di meja sofa yang ada di kamar itu.


" baik mom " kata klara dan lekas memakan sarapan ya sampai habis tampa bertanya lagi.


" oh iya sayang, tadi malam momy mengundang investor olimpiade kamu untuk makan malam di rumah kita setelah kamu selesai olimpiade " kata anggel yang memberitahukan kepada klara dan klara yang sedang meminum air setelah menghabiskan makanannya pun jadi terbatuk katana perkataan anggel.


" hah! jadi apa jawabannya mom? " tanya klara setelah batuk nya berhenti.


" dia menyetujuinya, memangnya kenapa sayang? " tanya anggel sambil terus mengusap punggung klara sàat klara terbatuk.


" tidak kenapa - napa kok mom " kata klara dan meminum kembali air yang di berikan kepadanya.


" ini sayang, waktunya kamu minum obat " kata anggel sambil menyerahkan beberapa butir obat dan klarapun langsung mengambilnya dan memasukkanya ke dalam mulut dan lekas menelannya setelah meneguk air gelas yang dia pegang sedari tadi.


" sama - sama sayang " kata anggel sambil menyimpan gelas itu di kemari kecil samping tempat tidur klara.


" mom, hp klara dimana? " tanya klara kepada anggel setelah mengingat sesuatu.


" ada di sini sayang " kata anggel sambil menyerahkan hp itu kepada klara.


" makasih mom " kata klara yang berterima kasi kembali kepada anggel.


" iya sayang, momy tinggal sarapan sebentar yah " kata anggel.


" iya mom, momy juga harus jaga kesehatan yah " kata klara sambil tersenyum kepada anggel.

__ADS_1


" iya sayang " kata anggel yang ikut tersenyum saat melihat senyum hangat klara meskipun mukanya masi terlihat pucat walaupun tidak sepucat semalam.


...****************...


" terimakasih yang semalam " pesan klara kepada raka dan tidak lama setelah pesan itu terkirim rakàpun lekas membalasnya.


" kamu sudah sadar? " balas raka yang menanyakan keadaan klara sekarang.


" iya " balas klara singkat


" kapan keluar rumah sakit? " balas raka lagi yang bertanya kapan klara keluar rumah sakit.


" Sebentar malam " balas klara singkat lagi.


" ok " balas raka yang ikut membalas singkat tetapi penuh makna dan klarapun menangkap apa maksud dari balasan itu karna klara adalah tipe orang yang peka dan ceoat tanggap. Percakapan itupun selesai dengan balasan singkat raka.


...****************...


" hallo bu! " kata klara saat telpon itu telah tersambung.


" astaga klara, kamu sudah sadar? bagaimana! apakah kamu sudah baikan? " tanya ibu tika sàat mendengar suara klara di seberang telpon.


" bu, saya bingung mau jawab yang mana dulu. " kata klara yang benar - benar pusing dengan semua pertanyàn yang ibu tika lontarkan.


" yah yah yah, bagaimana keadaan kamu sekarang? " tanya ibu tika lagi.


" saya sudah membaik bu, maaf sudah membuat ibu khawatir " jawab klara


" syukurlah kalau begitu, kamu istirahat saja dulu. Tenang saja olimpiad3nya di undur jadi jangan pikirkan apapun selain kesehatan kamu dulu yah " kata ibu tika yang bernafas lega karna klara sudah membaik.

__ADS_1


" baik bu, kalau begitu saya pamit istirahat lagi bu " kata klara yang ingin mengakhiri panginggalan itu.


" baiklah, semoga cepat sembuh " kata ibu tika dan panggilan itupun berakhir.


__ADS_2