
" selamat karna telah mendapatkan juara pertama, dan tunggu aku kita akan pulang bersama ke rumahmu karan momy bilang untuk datang ke mansion bersamamu " kata raka di samping telinganya setelah menyerahkan berbagai penyerahan yang di dapatkan klara selaku juara pertama olimpiade matematika itu
...****************...
Setelah kejadian yang terjadi di ruang olimpiade itu kini klara dan raka sedang berada di mobil dalam perjalanan ke rumah klara seperti apa yang di katakan oleh raka yang akan mengantar klara pulang. Selama di perjalanan suasana mobil hanya hening dan canggu karna tidak adanya perbincangan anatara keduanya samapai mereka telah berada di depan rumah klara dan mereka langsung masuk dan di sambuk oleh anggel dan bram yang ada di ruang tamu.
" hai sayang, selamat datang. selamat yah, momy dan dady tadi sudah melihat siarang langsung olimpiadenya. " kata anggel sambil berjalan ke arah klara yang sedang berjalan ke arah ruang keluarga dan langsung memeluknya untuk memberi selamat.
" terimakasih mom " kata klara, anggelpun melepas pelukannya setelah itu brampun juga memeluk klara dan meberikan selamat kepada klara.
" Selamat yah sayang, anak dady hebat banget sih. " kata bram sambil mencubit hidung klara setelah melepas pelukannya.
" eh hampir luapa, nak raka selamat datang dan terimakasih karna sudah mengantar klara " kata anggel sambil bersalaman dengan klara setelah melihat keberadaan raka di ruangan itu.
" sama - sama mom " kata raka yang menanggapi perkataan anggel sambil bersalaman dan tangan mereka terlepas, merekapun melangkah ke sofa yang ada di ruang tamu itu setelah bram mempersilahkan untuk duduk.
" mari kita duduk sambil menunggu makan malam selesai di sajikan " kata bram
" dad, mom, klara naik ke kamar dulu yah. Klara mau mandi sama ganti baju dulu " kata klara yang izin ke lantai dua ke kamarnya.
" iya sayang, setwlah itu kamu turung yah kita akan makan malam bersama. Sekalian juga kamu panggil laras dan juga angga saat kamu selesai " kata anggel yang mengizinkan klara untuk ke kamar dan memberikan pesan agar memanggil angga dan laras turun saat makan malam tiba.
" baik mom " kata klara dan lekas berjalan menaiki tangga menuju ke kamarnya. Setelah klara sampai di kamarnya dia lekas menyimpan piala, piagam, dan kendali emas yang di lakukan di lehernya tadi.
" huf capek " kata klara sambil berjalan ke arah kamar mandi. Selamat beberpa menit kini klara telah selesai dengan ritual mandinya dan sudah memakai setelan baju santainya saat dia di rumah.
" malas banget turun " kata klara sambil menyisir rambut panjang sepinggangnya di depan cermin meja riasnya.
" au ah " kata klara setelah lama terdiam sambil menyisir rambutnya dan langsung berdiri dari duduknya untuk keluar dari kamar. Sebelum turun dari lantai dua klara memanggil laras terlebih dahulu karna kamarnya ada tepat di samping kamarnya.
" laras.. " panggil klara di depan kamar laras
__ADS_1
tok tok tok
" laras buka " kata klara lagi
cklek
" ada apa kak? " tanya laras setelah di membuka pintu kamarnya
" ayo turun, makan malam " jawab klara yang ingin mengajak laras untuk turung bersama ke lantai bawa.
" oh, tunggu bentar kak. Laras mau ganti baju dulu " kata laras dan lekas kembali masuk ke dalam kamarnya.
" lah kenapa? " tanya klara yang ikut masuk kedalam kamar laras dan menutup pintu kamar laras tampa menguncinya.
" ih kan kita akan makan malam sama kak raka, oh iya. Kak klara kepa bajunya gitu? " kata laras yang memberitahu tentang makan malam yang akan mereka lakukan makan ini
" huf kalau memang akan makan malam dengan formal kakak tidak ikut deh " kata klara yang berniat untuk tidak ikut makan malam.
" kakak lagi tidak enak badan, nanti kamu kasi tahu momy dan dady yah. Oh dan jangan lupa untuk memanggil angga juga untuk turun ke bawa " kata klara yang berniat untuk kembali ke kamarnya.
" eh kalau kakak tidak enak badan laras panggil momy sama dady yah untuk memanggil dokter ke sini takutnya parah kak " kata laras yaang khawatir dengan keadàn klara.
" tidak, kakak hanya sakit karna datang bulan saja. Nanti juga baikan setelah istirahat " kata klara dan klarapun keluar dari kamar laras kemudia dia kembali lagi ke kamarnya untuk beristirahat.
...****************...
" malam mom, dad " kata angga dan laras saat keduanya telah sampai di ruang keluarga dan berjalan ke arah sofa dimana disana ada raka, bram, dan anggel yang sedari tadi bercerita tentang bisnis, yang lebih tepatnya hanya bram dan raka yang berbicara.
" malam sayang, ayo sini " kata anggel yang menyuruh keduanya untuk duduk di sofa yang kosong.
" Laras, kakak klaranya mana sayang? " tanya bram kepada laras setelah mereka berdua telah duduk di sofa.
__ADS_1
" kata kakak klara dia tidak bisa ikut makan malam karna sedang tidak enak badan katanya dan " kata laras yang menjawab pertanyàn bram sesuai dengan apa yang di katakan klara kepada laras tadi di kamarnya.
" Astaga, kenapa kamu baru bilang sayang. dad ayo cepat panggil dokter kesini untuk memeriksa klara, momy takut klara kenapa - napa dan " kata anggel yang langsung panik setelah mendengar klara sedang tidak enak badan.
" momy jangan khawatir ya, kata kakak klara dia tidak enak badan karna hanya kedatangan tamu bulanan kok dan katanya kakak klara hanya mau istirahat saja dan tidak ingin di ganggu gugat " kata laras yang langsung menjelaskan kepada anggel keadaan klara agar anggel tidak terlalu panik dan khawatir terhadap kondisi klara.
" apakah kakak kamu sedang nyeri perut datang bulan? " tanya anggel kepada laras.
" sepertinya iya mom, soalnya tadi aku lihat muka kakak klara pucat dan dia selalu memegang perutnya " jawab laras yang mengerjakan pertanyaan anggel.
" oh astaga, momy lupa kalau klara lagi datang bulan. Baiklah, momy akan suruh bibi untuk membuatkan jahe hangat untuk klara agar nyeri di perutnya berkurang " kata anggel dan langsung memanggil pelayan dan menyuruhnya untuk membuat jahe hangat untuk klara.
Setelah itu merekapun lekas berjalan ke arah ruang makan setelah bram mengatakan untuk segera melakukan makan malam terlebih dahulu karna jam waktu makan malam telah lewat beberapa menit. Di meja makan mereka lekas makan dengan hening tampa ada perbincangan dan hanya terdengar dengungan sendok dan garpu sampai makan malam itu selesai dan merekapun kembali ke ruang keluarga.
...****************...
tok tok tok
" sayang ini momy, momy masuk yah " kata anggel setelah mengetuk pintu kamar klara dan membuka pintu kamar klara dan langsung masuk ke dalam, di dalam kamar klara sedang berbaring sambil memainkan hpnya.
" sayang apakah perutnya masi nyeri? " tanya anggel sambil berjalan menuju ke tempat tidur klara.
" momy " kata klara sambil bangun dari barangnya dan memposisikan dirinya untuk duduk.
" susah tidak terlalu nyeri seperti tadi kok mom " kata klara setelah memposisikan dirinya untuk duduk menghadap ke anggel yang telah duduk di samping pinggir tempat tidur klara.
" syukurlah kalau begitu, ini momy bawakan kamu air hangat jahe " kata anggel sambil menyerahkan gelas yang dia simpang di atas nakas samping tempat tidur klara.
" air hangat jahe? " kata klara yang terlihat bingung.
" iya sayang, ini untuk meredahkan rasa nyeri di perut kamu " kata anggel yang seakan tahu dengan pikiran klara yang tidam tahu untuk apa air hangat jahe itu. Klara yang mendengar apa yang di katakan anggelpun lekas mengambil gelas berisi air jahe itu dan langsung meminumnya sampai habis.
__ADS_1