
" saya pesan satu spageti dan jus alpukat " kata klara saat telah sampai di kantin dan langsung duduk di salah satu meja yang kosong.
" baik, silahkan di tunggu sebentar " kata pelayan yang ada di kantin itu, di sekolah ini terdapat tiga kantin yang mempunyai berbagai fasilitas yang berbeda - beda seperti di kantin yang ada di lantai satu mempunyai fasilitas yang sama dengan lantai dua tetapi di lantai dua mempunyai menu makanan yang lebih mewah dari lantai satu sedangkan kantin di lantai tiga fasilitasnya agak berbeda dengan kedua lantai itu karna kantin di lantai tiga mempunyai fasilitas seperti halnya di restoran bintang lima karna sekolah yang di tempatinya itu untuk menempuh ilmu adalah sekolah internasional dan paling terkenal di sana.
" silakan nona " kata pelayan itu setelah pesanan klara di letakkan dan tertata rapi di atas meja, klarapun hanya menanggapinya dengan anggukan dan pelayan itupun pergi meninggalkan meja klara.
Setelah menghabiskan makanannya dan membayarnya klarapun lekas meninggalkan kantin dan berjalan ke kelasnya, saat dia sampai di dalam kelas klara melihat semua murid masi memperhatikan vidio yang klara putar, tidak lupa juga berbagai bisik - bisikan dari semua murid yang melihat kebenaran yang menurut mereka itu terlalu memalukan untuk di lihat. Klara langsung saja berjalan ke arah depan untuk mengambil laptop nya dan mematikan vidio itu tampa memperhatikan semua murid yang ada di sana.
__ADS_1
Setelah klara mematikan vidio dan mengambil laptopnya dia langsung saja berjalan ke tempat duduknya dan duduk dengan tenang karna semua orang yang ada di sana belum tersadar dari rasa terkejutnya saat klara berjalan ke tempat duduknya.
" IT, ITU EDITAN. LO PASTI MAU MEREBUT PUTRA DÀRI GUE SAMPAI MEMBUAT VIDO ITUKAN. JANGAN ADA YANG PERCAYA DENGAN SEMUA ITU. ITU SEMUA EDITAN DAN TIPU MUSLIHATNYA. " kata dinda yang berteriak membantah vidio yang mereka lihat tadi.
" drama quen " kata klara dengan memutar matanya dengan jengah dengan drama yang di buat dinda.
" HAPUS VIDIO EDITAN LO, LO MAU MEMBUAT REPUTASI GUE HANCUR HAH " kata dinda lagi yang emosi melihat vidio itu dan berniat untuk menyerang klara tetapi klara dapat menghindarinya sehingga dinda terjatuh ke lantai karna dia tidak bisa menopang tubuhnya dengan baik.
__ADS_1
" Putra sakit hiks hiks.... HUA.... " kata dinda yang mengadu kepada putra yang berdiri di depannya dengan menagis kencang.
Putra yang melihatnya tidak langsung membantunya sampai dia mendengar apa yang di katakan klara.
" Kenapa? lo ngak ingin membantu queen tersayang lo " kata klara dan tersenyum miring mengejek dan menyinggung putra yang masi diam dan memikirkan sesuatu yang hanya dia dan tuhan yang tahu.
" sayang kamu harus percaya denganku, semua itu adalah editanya yang ingin merebut kamu dari ku. " kata dinda yang mencoba meyakinkan putra untuk percaya kepadanya.
__ADS_1
Putra yang tersadar dari pikirannya lekas membantu dinda untuk berdiri dan menatap nyalang klara.
" kamu tidak apa - apakan sayang? lebih baik kamu tidak usa mendengarkan omongkosongnya " kata putra yang membela dinda dan memilih untuk percaya apa yang di katakan dinda, dinda yang mendengarnya pun tersenyum senang karna putra masi mempercayainya.