Transmigrasi Tania

Transmigrasi Tania
BAB 54


__ADS_3

" Kenapa princes lama sekali? Apa yang dia lakukan di atas " kata Purnama Agaskara yang merupakan anggota tertua di antara mereka dan menjadi kakak pertama.


" yah kan dia memang begitu suka malas - malasan jika ada misi dan jika ada misi pun dia mengerjakannya dengan malas dan santai kan " kata Anggara Putra Wangsa yang menjadi kakak kedua setelah Purnama yang memiliki selisih umur dua tahun yaitu 30 dan 28.


" iya kak pur apa yang di katakan kak Angga ada benarnya, mungkin princes Masi rebahan di kamarnya. " kata Sandi Wirama yang baru masuk kedalam ruang makan.


" aku udah lapar, kapan datangnya princes? " kata Irman Saga wira yg merupakan si paling bungsu di antara mereka, mereka biasa di kenal dengan sebutan Black Quen.


Mari kita berkenalan terlebih dulu dengan para anggota the Queen of Darkness dari yg paling tua yah :




Purnama Agaskara, sering di panggil kakak pertama atau kak pur. Mempunyai sifat dingin kepada orang asing tetapi hangat kepada anggota kelurga yg tak sedarah itu. Umur 30 tahun, Jika mengerjakan misi dia tidak bertele - tele dan langsung pada intinya




Anggara Putra Wangsa, sering di panggil kak Angga yang merupakan playboy dan sering merayu perempuan yang dia anggap seleranya, umur 28 tahun. Jika mengerjakan misi dia kebalikan dari Purnama yang suka bermain - main sebelum ke intinya.




Sandi Wirama, yang ke tiga dan suka ngambek jika keinginannya tidak di penuhi oleh para Kakak - kakaknya dan mempunyai mulut pedas jika ada sesuatu yang dia tidak sukai, berumur 26 tahun.




Irman Saga Wira, si paling bungsu dan paling manja dari sandi dan suka menjahili Tania atau Klara tetapi jika mengerjakan misi dia akan lebih sadis dari para kakak - kakaknya yang menganggap para musuhnya adalah mainan, Umur 24 tahun.


__ADS_1



Tania Anastasia atau yang sekarang kita kenal Klara Anastasia Mahesa yang kerjaannya suka malas - malasan tetapi semua yang dia kerjakan akan selesai dengan rapi, kejam dan dingin dan di takuti oleh para kakak - kakaknya, umur Tania sebelumnya hampir sama dengan Irman yaitu 23 tahun tetapi umur Klara sekarang 17 tahun.




...****************...


tak tak tak


bunyi langkah kaki yang terdengar menuju ke ruang makan yang membuat mereka semua melihat ke arah asal langkah kaki itu terdengar.


"apakah kalian sudah lama menunggu" kata Klara yang dengan santainya langsung menuju ke tempat duduknya.


" ya kami lumayan lama menunggumu dan kamu hanya dengan santainya duduk langsung di tempatmu " kata sandi yang sudah mulai jengkel dengan Klara yang terlalu lama.


" jarak ke ruang makan terlalu jauh " kata Klara yang malah memprotes tentang jarak antara ruang makan dan kamarnya terlalu jau dengan tanggan yang terus mengisi piringnya dengan makanan kesukaannya.


" bukan salah jarak princes tapi kamus aja yah jalanya lambat dan malas " kata Angga dengan setalah mendengar perkataan Irman.


" Sudah - sudah, debatnya nanti di lanjutkan lagi sekarang kita makan dl baru kalian berdebat lagi. " kata putra saat melihat sandi akan menyahuti perkataan Angga, ke lima bersaudara tetapi tak sedarah itupun makan dengan tenang setelah putra bersuara untuk menyuruh mereka diam.


Selama makan malam itu berjalan tidak ada lagi perbincangan terjadi karna mereka terbiasa makan dengan diam dan senyap seperti halnya keluarga bangsawan yang hanya terdengar bunyi sendok garpu atau pisau yang beradu dengan piring.


Setelah lima menit lamanya orang yang pertama kali selesai dengan makannya adalah putra dan lekas melap sisa makanan yang ada di sudut bibirnya.


" setelah ini kita kumpul di ruang kerjaku " kata Putra setelah selesai melap ujung bibirnya dan menyuruh pelayang membereskan peralatan bekas makannya dan beranjak pergi dari ruang makan ke ruang kerjanya Tampa mendengar jawaban dari yang lain.


Setelah kepergian putra kini ke empat orang yang mengaku bersaudara itu sedang saling pandang setelah makanan mereka habis dan melakukan hal yang sama dengan putra saat telah selesai makan dan memanggil pelayan untuk membereskan ruang makan.


" ayo princes kita ke ruang kerja kakak pertama " kata Angga yang berniat mengandeng tanggan kala Karna dia duduk di samping Klara sedangkan sandi dan Imran bersampingan dengan putra duduk di kursi kepala keluarga.


" kalian duluan saja aku mau bicara dengan para bodyguard yang aku bawa ke sini " kata Klara yang berniat melepaskan tanggan Angga yang ada di tangannya.

__ADS_1


" memangnya mereka kenapa princes? " tanya sandi yang penasaran dengan urusan Klara dan para bodyguard itu.


" urusan orang rumah, takut mereka cemas " kata Klara dan langsung berjalan keluar dari ruang makan tampa melihat ke arah ketiga orang yang memperhatikan gerak geriknya.


" untuk princes kita itu sekarang sudah mau bergerak walaupun kemajuannya sedikit " kata Irman yang melihat sedikit perubahan dari Klara yang dulu tidak peduli dengan sekitar.


" diakan memang begitu kalau sudah menganggap orang itu keluarga " kata sandi dan lekas ikut berjalan di belakang Angga yang akan keluar dari ruang makan.


" kalian mau ke mana? " tanya Irman yang bingung dengan kedua saudaranya itu Karna tiba - tiba mereka pergi meninggalkannya.


" lalod, yah ke ruangannya kak putra lah. Mau kemana lagi kalau bukan ke sana? " kata sandi yang suka menjahili adiknya itu.


" oh iya juga yah, aku lupa. Tunggu aku " kata Irman dan lekas berlari ke rah kedua saudaranya yang lumayan sudah cukup jauh dari tempatnya berdiri.


...****************...


Kini Klara telah berada di areal latihan tempat para penjaga berlatih jika mereka ingin mengasah skill mereka. Klara di sini Karna setelah menanyakan ke pelayang yang dia tugaskan untuk mengurus para bodyguard itu mengatakan jika mereka sekarang sedang di sana.


" nona " kata salah satu bodyguard yang melihat keberadaan Klara di sana dan lekas menghampirinya dan menyapanya dengan memberi hormat.


" kumpul " satu kata Klara yang keluar dan lekas di lakukan oleh bodyguardnya itu untuk mengumpulkan teman - temannya.


" kami sudah lengkap nona " kata pengawal yang memberi hormat itu lagi.


" apakah kalian sudah memberikan laporan kepada keluargaku? " tanya Klara kepada semua bodyguard itu.


" sudah nona " kata salah satu dari mereka yang merupakan kapten dari bodyguard yang di utus Dady Klara.


" apa yang kamu katakan kepadanya? Dan apa yang di katakan Dady?" kata Klara yang meminta penjelasan kepada kapten itu.


" saya mengatakan jika kita telah sampai dengan selamat dan tinggal di sebuah mansion milik teman nona, dan tuan besar mengatakan jika kami harus terus mengawasi nona karna tuan besar Masi tidak percaya jika nona memiliki teman di Indonesia yang merupakan negara asing bagi nona....." kata kapten bodyguard itu secara panjang dan Masi banyak lagi yang dia ceritakan sesuai dengan apa yang di katakan kepada Bram dan apa yang di katakan Bram kepada kapten itu.


" hmm bagus, kalian boleh lanjut tetapi jangan katakan jika mansion ini terletak di tengah hutan belantara, kalian paham " kata Klara yang memperingati kepada para bodyguard itu.


" PAHAM NONA " kata mereka serentak dan klarapun lekas pergi setelah mendapatkan jawaban dari para bodyguard itu.

__ADS_1


__ADS_2