Transmigrasi Tania

Transmigrasi Tania
BAB 46


__ADS_3

" ok mom " kata klara dan lekas berjalan menaiki tangga menuju ke kamarnya.


Tidak lama kemudian setelah klara mandi dan bersiap untuk ke sekolah kini klara dan yang lain sedang sarapan dalam diam sebelum memulai aktivitas meraka masing - masing. Sampai mereka semua pun selesai sarapan dan berpamitan satu persatu kepada anggel untuk melakukan aktivitas mereka masing masing pada hari ini, yah itu bram yang akan ke kantor dan raka, klara, dan laras ke sekolah mereka masing - masing.


...****************...


Singkat cerita kini klara sudah berada di kelasnya, klara sedang memainkan laptop nya yang sengaja dia bawa untuk mengecek sesuatu sambil menunggu bel pembelajaran pertama dimulai berbunyi. Tetapi sebelum bel pembelajaran berbunyi tiba - tiba dua orang berbeda jenis kelamin darah dan langsung memukul meja klara dengan keras.


BRAK


Pukulan di meja klara yang kencang membuat perhatian semua orang beralih ke arah meja klara tetapi pukulan keras itu tidak menganggu fokus klara sama sekali ataupun melihat ke arah orang yang memukul mejanya itu.


" hei lo sampah, apa maksud lo hah membuat dinda sampai seperti ini ? " kata putra yang ternyata dia yang telah memukul meja klara dengan keras.


Klara yang mendengar apa yang di katakan putra pun hanya mengangkat satu alisnya tampa mengalihkan pandangannya dari laptop yang ada di depannya


" kalau di tanya itu jawab cupu " kata putra lagi yang geram kepada klara yang tidak merespon ataupun menjawab pertanyaanya, sampai klara selesai dengan urusannya dan langsung menutup semua websed yang dia buka.


" Kenapa? " tanya klara yang mengangkat kepalanya melihat ke arah putra dan dinda yang sedang menagis sambil memegang pipinya yang memerah.


" Lo masi tanya Kenapa? lihat apa yang lo lakukan kepada dinda " kata putra sambil menunjuk ke arah pipi dinda yang memerah.

__ADS_1


Klara yang melihatnyapun hanya menaikkan satu alisnya kembali tampa mengucapkan apapun karna dia berniat untuk menontong pertunjukan ini terlebih dahulu.


" heh gue tahu lo berubah kayak gini buat menarik perhatian gue, tapi asal lo tahu dengan lo berubah kayak gini gue tetap ngak akan balik ke eloh ingat itu dan jangan sakitin dinda lagi, PAHAM? " kata putra yang menurut klara, putra itu kelewat percaya diri dan mungkin dia tidak pernah mengaca atau mungkin dia tidak punya kàca kali yah.


" Lo sekarang minta maaf ke dinda " kata putra lagi yang melihat klara hanya diam sambil melihat ke arahnya dan ke dinda yang ada di sampinya, yang membuat putra berpikir mungkin klara sebentar lagi akan menagis sambil meminta maaf ke dinda seperti yang ia katakan.


" emang gue ngapain? " kata klara setelah lama terdiam sambil menonton drama yang di buat oleh duo kepedan dan muka tebal menurut klara yang menganggap kedua orang itu sudah tidak ada rasa malu sama sekali.


Putra yang mendengar apa yang di katakan klara menjadi bingung dengan tanggapan klara yang tidak sesuai dengan expestasinya. " Lo masi bertanya apa yang lo lakukan? lihat apa yang kamu lakukan kepada dinda di toilet saat dinda ke toilet tadi dan kembali dengan muka memerah dan kondisinya yang acak - acakan, dan ini semua pasti ulah lo kan yang cemburu kepada dinda " kata putra lagi yang menjelaskan panjang lebar apa yang di katakan dinda kepadanya.


" wow cerita yang bagus " kata klara sambil menatap ke arah dinda dengan senyum yang menurut dinda itu pertanda bahaya yang akan datang.


klara yang mendengar perkatàn dinda itu hanya mengangguk - anggukan kepalanya sambil memperhatikan hpnya yang tadi sempat bergetar pertanda ada pesan yang masuk tampa memperhatikan perkatàn dinda.


" kurang ajar, dasar bitc dia malah tidak terpancing lagi " kata dinda di dalam hatinya yang tidak suka dengan respon yang di berikan oleh klara


" hei apakah kamu mendengar apa yang di katakan dinda, lo tamba ke sini makin lunjak yah. gue tahu sekarang lo cantik dan terkenal, tapi bukan berarti lo bisa mengabaikan perkatàn dinda dan gue juga tidak akan pernah tertarik sama lo meskipun lo berubah bagaikan putri, malaikat atau apapun itu INGAT ITU " kata putra yang merasa kesal karna di abaikan oleh klara yang hanya memainkan hpnya dan menekankan kata terakhirnya kepada klara.


" Astaga gue ngak tahu lagi bagaimana jalan pikiran putra ini yang terlalu percaya diri, mungkin benar perkataan klara jika putra tidak punya cermin untuk bercermin. para pembaca mungkin àda yang mau menyumbangkan cermin untuk putra. Bagaimana? " Autor yang cerewet numpang lewat hahaha...


Kembali lagi ke klara yang masi memperhatikan hpnya tampa mempedulikan kedua mahluk hidup yang berbeda genre itu, tidak lama kemudian klara tiba - tiba saja tersenyum menyerigai puas dengan apa yang dia lihat di hpnya. Apa yang di lakukan klara saat itupun tidak lupuk dari pandangan semua orang yang ada di kelas itu yang membuat semua orang termasuk putra dan dinda merasa takut akan senyum yang di tunjukkan oleh klara.

__ADS_1


" kenak kalian " kata klara di dalam hati dan dia langsung saja menyimpang hpnya di dalam kantong seragam nya saat selesai memperhatikan apa yang dia dapat di hpnya.


" dimana gue ngebully lo? " tanya klara yang langsung menatap lurus ke arah dinda saat dia telah menyimpang hpnya.


" ha? apa? " kata dinda yang masi tidak sadar dari rasa takutnya saat dia melihat klara tersenyum menyeramkan menurut semua orang yang melihatnya.


" gue tanya lo, gue bully lo di toilet mana? " tanya ulang klara yang sudah mulai jengah dengan drama kedua mahluk hidup itu karna dia sudah merasa lapar sekarang.


" lo, lo ngak usah pura - pura lupa. lo bully gue di toilet lantai bawah karna di sana tidak banyak orang yang datang ke sana " kata dinda dengan suara bergetar karna dia belum bisa mengendalikan dirinya dari rasa takut kepada klara.


" oh " kata klara yang meresponnya dengan ber oh dan langsung membuka kembali laptop nya setelah itu klara langsung saja mengetik beberapa deretan angka dengan cepat untuk mencari sesuatu yang dia inginkan.


" Apa maksud lo, kenapa lo ber oh saja. lo berutang permintaan maaf kepada dinda, ayo sekarang lo minta maaf sebelum kami melaporkan lo ke kepala sekolah. " kata putra yang kembali emosi saat mendengar respon klara yang terdengar cuek dan tampa rasa bersalah sedikitpun.


Klara yang mendengar perkataan putra hanya cuek dan langsung menuju ke depan kelas setelah mendapatkan apa yang dia inginkan, langsung saja klara menyambungkan laptop nya dengan proyektor yang ada di kelasnya dan memutar vidio yang dia dapat.


Ada dua vidio yang di putar klara secara bersamaan dan di dalam vidio itu terdapat waktu yang sedang menunjukkan jika vidio itu terekam secara bersamaan. Saat semua orang sibuk dan tercengang dengan apa yang di putar klara di depan kelas, klara yang sudah lapar langsung meninggalkan mereka semua yang ada di dalam kelas menuju ke kantin tampa mereka sadari jika klara sudah tidak ada di sana lagi.


" saya pesan satu spageti dan jus alpukat " kata klara saat telah sampai di kantin dan langsung duduk di salah satu meja yang kosong.


" baik, silahkan di tunggu sebentar " kata pelayan yang ada di kantin itu, di sekolah ini terdapat tiga kantin yang mempunyai berbagai fasilitas yang berbeda - beda seperti di kantin yang ada di lantai satu mempunyai fasilitas yang sama dengan lantai dua tetapi di lantai dua mempunyai menu makanan yang lebih mewah dari lantai satu sedangkan kantin di lantai tiga fasilitasnya agak berbeda dengan kedua lantai itu karna kantin di lantai tiga mempunyai fasilitas seperti halnya di restoran bintang lima karna sekolah yang di tempatnya itu untuk bertempuh ilmu adalah sekolah internasional dan terkenal di sana

__ADS_1


__ADS_2