Tuan... Cinta Ya, Bilang Cinta

Tuan... Cinta Ya, Bilang Cinta
21


__ADS_3

Victoria masuk ke dalam ruangan di mana Aileen di rawat dan Valdo tengah menunggunya di kursi di pinggir brankar di mana Aileen terbaring.


"bagaimana hasilnya?" tanya Valdo tanpa menatap Victoria.


Victoria membacakan hasil pemeriksaannya dan seketika membuat Valdo terkejut.


"apa!" ucap Valdo terkejut membuatkan kedua matanya sempurna.


"dia harus menjalani pengobatan secara berkala jika dilihat lagi dia tidak akan mungkin menginginkan untuk tinggal laam di tempat ini. Aku tahu betul jika Aileen sangat mementingkan sekolahnya dibanding apapun" ucap Victoria sekilas menatap Valdo yang menahan amarahnya dari telinga hingga hidung memerah seperti orang yang memakai blush on.


Ternyata bukan hanya luka di dalam perut akibat dari tendangan lelaki itu ada penyakit lain yang tidak diketahui Aileen. Bahkan saat ini yang mengetahuinya hanya Valdo dan Victoria.


"lakukan saja apa yang terbaik untuknya dan kau pastikan dia secepatnya kembali pulih. Untuk biaya aku tidak peduli. Aku yang akan menanggungnya tapi kau jangan bilang pada siapapun tentang ini. Hanya kita saja yang mengetahuinya" ucap tegas Valdo melirik ke arah Victoria yang berdiri di belakangnya.


"ada sesuatu yang harus aku kerjakan. Jaga dia baik-baik" ucap Valdo beranjak dari kursi.


"satu hal lagi. Jangan sampai si tua bangka itu mengetahuinya. Aku tahu selama ini kau menyeledikiku hingga rela bekerja di sebuah sekolah sederhana demi mendapatkan sejumlah uang yang besar" ucap Valdo kembali yang tahu jika Victoria bukan dokter sembarangan. Dia bergelimang harta bahkan hidup mewah tanpa kekurangan sedikit pun.


"selain bekerja untuk si tua bangka itu apa kau bekerja juga untuk tuan Bangsawan?" tanya Valdo tiba-tiba.


Deugh

__ADS_1


Raut wajah Victoria seketika cemas dan gugup.


Valdo memegang sebelah bahunya.


"kau tenang saja. Selama tidak melakukan yang merugikanku aku tidak akan melakukan sesuatu padamu" ucap Valdo dengan nada berbisik seraya tersenyum simpul


...___________________...


Valdo menemui Rowan di sebuah cafe yang sudah menjadi langganan mereka sejak beberapa tahun lalu. Cafe dengan suasana sepi hanya ada mereka berdua. Karena Valdo menyewa cafe itu untuk beberapa jam kedepan.


Valdo yang menunggu kedatangan Rowan sesekali melihat jam tangan yang me lingkar dipergelangan tangannya.


"dia belum kelihatan batang hidungnya. Pergi ke mana?" gumam Valdo kesal.


Di dalam ruangan Aileen, Victoria terlihat termenung.


" apa yang harus aku lakukan? aku menyarankanmu untuk jangan mencari kedua orang tuamu. Jika kau melakukannya maka kau akan dalam bahaya besar" batin Victoria menatap lekat Aileen.


Klia membuka pintu mata mereka saling beradu.


"Klia" ucap Victoria sontak kaget kenapa ada sahabat dekatnya di sini yang dia tahu Klia berada di negara J untuk melakukan perjalanan bisnis.

__ADS_1


"ternyata kau bekerja di sini" ucap Klia yang berusaha santai padahal sebenarnya dirinya cukup syok melihat keberadaan Victoria. Wanita yang sekaligus mantan sahabatnya ini.


Sejak kejadian yang mereka ketahui dari saat itu juga Klia memutuskan persahabatan mereka.


Hubungan sahabat yang terjalin dari bayi harus kandas karena sesuatu yang terjadi diantara mereka. Keduanya memiliki tujuan dan keinginan yang meski menempuh pendidikan yang sama yaitu kuliah kedokteran. Memiliki cita-cita yang sama tapi tujuan yang berbeda.


Dan kejadian yang menimpa mereka Klia memutuskan tidak akan menjadi seorang dokter lagi. Terlihat jelas kekecewaan di mata Klia.


"apa kau masih mengejar lelaki yang sama sekali tidak tertarik denganmu sejak dulu?" ucap Victoria merendahkan Klia.


Klia tidak menggubrisnya. Dia nyelonong masuk mendekati Aileen.


"apa kau benar-benar mengobatinya atau menjadikannya sebagai kelinci percobaan karena ambisimu?" tanya Klia dengan nada ketus.


"lebih baik aku mengejar laki-laki daripada mengejar keinginan yang sangat diluar nalar hingga menghalalkan segala cara untuk mencapainya"


"dan satu hal lagi sejak saat kejadian itu aku sudah memperingatkanmu agar jangan lagi bicara denganku" ucap tegas Klia menatap nyalang Victoria.


"kalau kau masih melakukannya aku tidak akan segan membongkar semua apa yang kau lakukan sejak awal menjabat sebagai dokter hingga sekarang ini. Bukti apa yang kau lakukan selama ini berada ditanganku. Jadi kau hanya perlu melakukan apa yang kukatakan. Mudah bukan? hanya jangan berbicara denganku itu saja " ucap jelas Klia.


Victoria segera meninggalkan ruangan dengan ucapan Klia barusan membuatnya tidak bisa berkata-kata. Jika Klia benar-benar membongkar semua apa yang dia lakukan selama ini maka karirnya akan hancur seketika dan keluarganya pasti tidak akan menganggap keberadaan Victoria.

__ADS_1


Keluarga Victoria memang keluarga berada orang tuanya memiliki beberapa anak perusahaan tapi cara mendidiknya berbeda dari orang kaya pada umumnya. Jika anak mereka mencapai sesuatu yang posisitif seperti sebuah gelar maka akan dianggap ada dikeluarga tapi jika seorang anak hanya hidup poya-poya menikmati jerih payah orang tua maka mereka akan dianggap sampah. Sebuah keluarga yang mengharuskan anaknya mencapai sesuatu tanpa pengaruh kekuasaan orang tuanya dan anak tersebut harus sudah memiliki pencapaian maksimal umur dua puluh tujuh tahun.


__ADS_2