Two Different World

Two Different World
#Episod 11 Rencana Yang terlalu mendadak


__ADS_3

Suasana pagi yang begitu dingin terlihat Ratu Yun yang duduk meminum tehnya dengan tenang sembari tersenyum licik.Dimana hari yang ditunggu telah datang.


 


“Ratu sepertinya sangat senang”Ujarnya Dayang Hyang kepercayaan Ratu Yun


         


“Entahlah sepertinya hari ini sangat membuatku bahagia”Jawab Ratu Yun dengan nada tenang.


 


 


Disisi lain Soo Yun yang duduk dengan tenang disebuah taman istana sembari menatap bunga-bunga yang ada didepannya,Tak lama kemudian Pangeran Seok yang tak sengaja lewat disana melihat Soo Yun dari kejauhan sembari tersenyum Pangeran Seok berjalan mendekatinya.


         


“Kau disini sepertinya aku tidak pernah melihatmu diistana ini, kita belum sempat berkenalan siapa namamu?”Tanya Pangeran Seok dengan nada ramah.


 


“Aku,Ha…Sebenarnya aku siswa baru disini adik Pengawal Dam yung-Siik. Kau bisa memanggilku Soo Yun.Tapi ngomong-ngomong siapa namamu?”Tanya Soo Yun dengan formal.


 


Para dayang yang tahu Soo Yun yang berbicara formal dengan Pangeran Seok mulai menatapnya aneh, Soo Yun yang melihat para dayang itu mulai memegang mulutnya dan mengedipkan matanya .


         


“Apa aku mengatakan sesuatu yang salah”Ujarnya Soo Yun sembari menutup mulutnya.


 


“Sama sekali tidak. anggap saja kita sudah berteman mulai sekarang. namaku Seok “Ujarnya Pangeran Seok sembari tersenyum ramah.


         


“Sepertinya aku pernah mendengar nama itu tapi dimana yha”Ujarnya Soo Yun sembari mengingat nama yang pernah didengarnya.


 


Pangeran Seok tersenyum lebar melihat tingkah Soo Yun yang begitu ceria mereka saling tertawa dan bercada,Sampai akhirnya Pangeran Baek Hyeon yang tak sengaja melewati taman itu melihat keakraban mereka berdua dan raut wajahnya menjadi semakin dingin dan kesal.Soo Yun yang melihat putra mahkota yang wajahnya begitu datar dari biasanya membuat Soo Yun menatap kebingungan,Pangeran Baek Hyeon mengabaikan Soo Yun dan pergi melanjutkan perjalannya ketempat tujuannya.

__ADS_1


         


“Lihatlah wajahnya sangat dingin dan pergi begitu saja kalian pasangan bersaudara yang sangat berbeda”Ujarnya Soo Yun dengan nada tenang.


 


Pangeran Seok tersenyum kearah Soo Yun yang masih menatap kepergian Pangeran Baek Hyeon  membuat Pangeran Seok sedikit demi sedikit kehilangan senyum dibibirnya.


         


“Apa kau sudah kenal dengan Putra Mahkota begitu lama”Tanya Pangeran Seok penasaran.


 


“Kau bercanda  sebenarnya kami itu…”Jelasnya Soo Yun yang tiba-tiba terpotong dan berubah raut wajahnya menjadi melotot.


 


“Who…Astaga sepertinya aku harus pergi ada hal penting yang harus aku selesaikan aku pergi dulu senang bertemu denganmu”Ujarnya Soo Yun dengan tergupuh sembari menepuk bahu Pangeran Seok para dayang yang melihat kelancangan Soo Yun hanya menatap melotot.Soo Yun yang memiliki urusan lain segera pergi berlari meninggalkan Pangeran Seok yang mengerutkan keningnya melihat Soo Yun yang terburu-buru.


 


Disisi lain Pangeran Baek Hyeon yang berjalan dengan wajah dingin menuju istana kerajaan diruang sidang bersama kasim Hang .Para perdana menatap Putra Mahkota yang masuk kedalam istana dengan tatapan tajam.Putra mahkota yang sudah terbiasa dengan tatapan para perdana mentri yang membencinya hanya menatap tenang dan mengabaikannya.


         


         


“Putra Mahkota bagaimana menurutmu tentang pembangunan kawasan kota yang tandus itu apa kau memiliki saran untuk itu”Tanya Raja Dam Ryung dengan penuh keyakinan.


         


“Menurutku kita bisa menunda pembangunan itu untuk sementara waktu bagaimanapun juga masih ada urusan penting yang harus didahulukan, bukankah kita harus memastikan keadaan diluar terlebih dahulu mungkin rakyat anda lebih membutuhkan perhatian anda dari pada urusan pemangunan itu  ”Jelasnya Putra Mahkota dengan nada tenang.


         


“Putra Mahkota benar mungkin kita harus melihat keadaan rakyat diluar sana”Ujarnya Yang Mulia Raja setuju dengan Putra Mahkota.


         


“Yang Mulia maafkan kelancangan Hamba “Ujarnya Perdana Mentri Choi dengan nada tenang.


 

__ADS_1


Putra Mahkota yang mendengarnya hanya menatap kosong dengan ekspresi dingin.


         


“Ada apa”Tanya Yang Mulia Raja dengan nada tenang.


         


“Hamba tidak setuju jika anda membatalkan apa lagi menunda pembangunan dari tanah yang tandus itu karna itu akan berdampak besar bagi kerajaan ini, bukankah kita membangun itu untuk tempat Menyimpan persediaan upeti dari rakyat bukankah itu sama saja kita memikirkan rakyat jika anda memerintahkan untuk memeriksa keadaan diluar itu sama saja anda meragukan kami”Jelasnya Perdana Mentri Choi dengan nada tenang.


 


Putra Mahkota Baek Hyeon hanya menatap dengan tenang kemudian tersenyum kecil sembari menundukan kepalanya.


         


“Lagi Pula menurut kami jika anda meminta Putra Mahkota dalam masalah ini kami meragukannya banyak yang tidak setuju dengan keputusannya, Kebiasaan buruknya itu membuat kami semakin tidak percaya dengan pengangkatannya menjadi putra mahkota tapi yang mulia telah meberinya kesempatan kedua kuharap Putra mahkota bisa menjadi lebih baik lagi”Jelasnya Perdana Mentri Choi.


         


“Perdana Mentri Choi anda tidak bisa berbuat seperti itu dengan Putra Mahkota “Ujarnya Perdana mentri Min dengan nada sedikit menggertak.


         


“Perdana Mentri Choi benar Yang Mulia”Ujarnya Para perdana mentri pendukung Perdana Mentri Choi.


 


Perdana Mentri yang satu-satunya pembela putra mahkota mulai mengerutkan alisnya melihat Putra mahkota yang dipojokan para perdana mentri licik  itu.


 


Raja Dam Ryung yang melihat suasana disana semakin runyam membuatnya kebingungan dan ragu terhadap Putra Mahkota sedangkan Putra mahkota yang melihat ayahnya sendiri ragu padanya mulai menatap datar dan menahan amarahnya.


         


“Aku Sudah yakin ini akan terjadi jika kalian berdiskusi tanpa ingin mendengarkan usulku seharusnya tidak perlu memanggilku”Ujarnya Putra Mahkota dengan nada dingin.


 


Saat Pangeran Baek Hyeon akan berbalik tiba-tiba pintu terbuka Pangeran Baek Hyeon menatap terkejut dan Para pejabat yang ada didalam ruangan itu setelah melihat seseorang yang masuk dengan langkah tenang menuju ruangan sidang itu,Seseorang yang terlihat berkumis dengan senyum licik yang dikenal Pangeran Baek Hyeon membuatnya mengerutkan keningnya karna mengenal seseorang yang masuk diistana yang tak lain adalah Soo Yun yang menyamar sebagai Anggota Akuntan.Soo Yun mulai tersenyum devil telah terlihat dibibirnya


Hallo Teman teman dan Author semuanya Bantu Like and vote😊😊😊 yha semoga Suka ceritanya beri pendapat dan saran kalian untuk cerita ini yha trima kasih

__ADS_1


__ADS_2