
Masih dalam suasana Soo Yun yang terkejut melihat baju Hitam dikamar Putra Mahkota.
“Bukankah ini,Jadi kau…”Ujarnya Soo Yun terkejut dan langsung dibungkam oleh Putra Mahkota yang menatapnya ketakutan.
Putra Mahkota yang selesai mandi dan masih menggunakan pakaian terbuka membuat Soo Yun yang terpojok dan dibungkam Putra Mahkota melotot melihat Tubuh Putra Mahkota yang berotot.Putra Mahkota yang baru menyadari Bajunya masih terbuka mulai mengerutkan keningnya kearah Soo Yun.
“Putra Mahkota Yang Mulia Raja datang”Ujarnya Kasim Hang berteriak.
Putra Mahkota dan Soo Yun yang mendengar Yang Mulia Raja datang mulai menatap Khawatir.
Tak lama kemudian Yang Mulia Raja telah masuk didalam kamar Putra Mahkota yang begitu Hening dan Hanya ada Putra Mahkota yang baru keluar mandi dan terkejut oleh kedatangan Yang Mulia Raja.
“Yang Mulia anda disini maaf aku tidak mendengar anda akan datang kemari”Ujarnya Pangeran Baek Hyeon yang masih memakai baju serba putih.
Tak lama kemudian ayah dan anak itu telah duduk bersama Pangeran Baek Hyeon yang menatap dingin membuat Yang Mulia Raja ragu untuk berbincang dengannya.
“Aku Harap kau bisa datang nanti malam untuk acara makan malam menyambut acara pesta Lampion”Ujarnya Yang Mulia Raja Dam Ryung .
“Entahlah sepertinya aku tidak bisa “Jawab Pangeran Baek Hyeon dengan nada Dingin.
“Kenapa kau begitu keras kepala sekali saja dengarkan dan turuti ayahmu ini”Ujarnya Yang Mulia Raja dengan nada kesal.
“Apa ayah pernah mendengarkanku meski hanya sekali ,Apa Ayah pernah percaya padaku meski hanya sekali Ayah berubah setelah ibu meninggal menurutmu bagaimana perasaannya melihat perubahanmu seperti ini”Jelasnya Pangeran Baek Hyeon dengan nada dingin.
Soo Yun bersembunyi dibalik tempat tidur Putra Mahkota semakin ikut terlarut dalam suasana Hubungan Ayah dan anak yang terpisah karna politik itu.
“Terserah apa yang kau katakan pada Ayahmu ini tapi yang terpenting kuharap kau masih bisa menjalani kehidupan Putra Mahkota dengan baik”Ujarnya Yang Mulia Raja dengan nada datar.
Setelah Yang Mulia Raja keluar Putra Mahkota mulai menatap dingin sembari tersenyum terpaksa.Soo Yun yang menatap Pangeran Baek Hyeon yang menahan kesedihan itu sembari mendekat kearahnya Soo Yun mulai mengerti perasaan Putra Mahkota yang seharusnya diperhatikan.
“Sebenarnya Karna itulah aku berpura\-pura menjadi seorang pemberontak siapa yang akan percaya denganku”Jelasnya Pangeran Baek Hyeon yang menahan kesedihan.
Soo Yun yang menatap Pangeran Baek Hyeon yang berpura-pura kuat dihadapannya mulai mendekat kearahnya dan memeluknya secara tiba-tiba.
“Menangislah sepuasmu disini tidak akan ada yang melarangmu,Meski Ayahmu mengambil jalan yang Salah sebenarnya dia sangat peduli denganmu,Sekarang menangislah aku akan mendengarnya sampai selesai”Jelasnya Soo Yun dengan nada tenang sembari memeluk Putra Mahkota.
Putra Mahkota Baek Hyeon yang mendengar Soo Yun mulai tidak bisa menahan tangisnya.Pangeran Baek Hyeon menangis dipelukan Soo Yun sembari menepuk pelan Pundak Pangeran Baek Hyeon untuk menenangkannya.
Disisi lain Ratu Yun yang duduk sembari meminum teh bersama Pangeran Seok yang menatapnya dingin.Ratu Yun yang melihat putranya menatap dingin mulai menaruh gelas tehnya.
“Jangan menatap ibumu seperti itu”Ujarnya Ratu Yun dengan tenang.
“Melihat mu mendapatkan kedudukan sebagai ibu ratu dan intrik yang kau lakukan aku mulai bimbang apa benar kau itu ibuku”Jawab Pangeran Seok dengan tenang.
“Heh\(Senyum Ibu Ratu\)Jika ibumu tidak melakukan ini mungkin hidup kita sudah tidak seberuntung ini saat ini ,Dan kuminta kau tidak berbuat apa\-apa yang membuat semua rencana yang kususun gagal,Sampai aku berhasil membuatmu menjadi Putra Mahkota”Ujarnya Ratu Yun dengan nada kesal.
Pangeran Seok yang menatap ibunya penuh dengan nafsu dalam perebutan kekuasaan diistana membuatnya Muak dan pergi dari kediamannya.
Bertepatan dengan Pangeran Seok yang keluar Perdana Mentri Choi masuk kekamar Ibu Ratu dan Menatap Pangeran Seok yang marah tanpa menyapa Kakeknya.
“Apa Yang terjadi”Tanya Perdana Mentri Choi dengan tenang.
“Anak itu akan sedikit sulit untuk ikut dalam masalah politik ini tapi akan aku akan mengurusnya”Jelasnya Ratu Yun dengan nada tenang.
“Dengar Acara nanti malam akan sangat berkesan aku sudah menyusun rencana untuk memberi pelajaran pada Putra Mahkota tengik itu Tapi sepertinya dia tidak akan datang”Jelasnya Perdana Mentri dengan tenang.
Ratu Yun yang mendengar Perdana Mentri menyusun rencana mulai tersenyum licik kearahnya.
“ Aku yakin dia tidak akan datang tapi untuk berjaga\-jaga aku setuju dengan rencana ayah”Ujarnya Ratu Yun sembari tersenyum licik.
Disisi lain kembali pada suasana Ruangan Putra Mahkota yang hening terlihat Soo Yun yang masih menatap Putra Mahkota yang masih murung.
__ADS_1
“Dengarkan aku ikutlah dalam partisipasi nanti malam merayakan Pesta lampion itu semua akan berjalan dengan lancar kau mengerti Percayalah padaku”Jelasnya Soo Yun yang begitu percaya diri.
Pangeran Baek Hyeon yang menatap Soo Yun mulai tenang,Senyum Soo Yun yang terlihat begitu gembira mulai membuat Pangeran Baek Hyeon ikut tersenyum lega.
“Baiklah mungkin aku harus segera pergi temui aku diacara nanti malam”Ujarnya Soo Yun dengan nada tenang.
“Tunggu bukankah itu acara untuk keluarga istana kenapa aku harus menemuimu disana”Tanya Pangeran Baek Hyeon kebingungan.
“Kau masih belum mengenalku yha aku ini sangat pandai kupastikan aku akan bergabung dengan kalian semua nanti”Ujarnya Soo Yun dengan nada tenang dan menatap Pangeran Baek Hyeon dengan yakin.
Soo Yun bergegas pergi dari sana Pangeran Baek Hyeon mulai khawatir dan cemas menatap Soo Yun yang semakin masuk dalam masalah politik kerajaannya.
“Entah apa yang aku fikirkan Harusnya aku tidak membawamu masuk dalam masalah ini”Gumamnya Pangeran Baek Hyeon yang khawatir.
Disisi lain Soo Yun yang telah berjalan dengan tergupuh tiba-tiba Soo Yun mulai mendegar keributan dan segera menuju kearah keributan itu.
Setelah melihat keributan itu Soo Yun melotot melihat seorang gadis yang tak lain adalah Gwang So yang dikeroyok dayang lain.
“Beruntung sekali kau bisa istirahat sekarang.Kami jadi iri padamu”Ujarnya Salah satu dayang senior sembari mengangkat salah satu alisnya.
“Aku…Aku…”Ujarnya SO Gwang yang kebingungan karna terpojok para dayang itu.
Para dayang itu semakin membuat So Gwang ketakutan dan berjalan mundur.
“Kalian berhenti apa yang akan kalian lakukan”Tanya Soo Yun yang tiba\-tiba – tiba muncul berada didepan So Gwang.
Para Dayang itu menatap Soo Yun yang terlihat khawatir berada didepan So Gwang mulai menatap dingin.
“Siapa kau ?Menyingkirlah aku ingin memberi pelajaran pada dayang baru itu jika tidak kau akan menyesal membelanya ”Ujarnya dayang yang kesal.
Soo Yun yang mendengar keangkuhan Dayang senior itu mulai menatap tenang sembari berdiri dengan tegak.
“Kalian pasti bercanda.Pergilah atau kalian akan menyesal “Ujarnya Soo Yun balas mengancam.
“Maafkan kami kami tidak akan mengganggunya lagi”Ujarnya Para dayang itu ketakutan.
“Baguslah kalian dengar jangan sampai kalian menyentuhnya walau hanya sedikit jika tidak aku akan membuat kalian lebih menyesal dari ini”Jelasnya Soo Yun dengan tenang.
Gwang So yang melihat Soo Yun begitu hebat mulai melotot dan menatap para dayang yang dibuatnya babak belur.
Tanpa disadari Salah satu dayang berdiri sembari memegang balok kayu berada dibelakang Soo Yun dan akan menyerangnya.
Saat balok kayu itu akan mengenai kepala Soo Yun tiba-tiba tangan seorang menghentikan serangan itu ,Semua terkejut melihat seseorang yang tak lain adalah Pangeran Seok semua menunduk ketakutan ,Soo Yun yang baru menyadari mulai melihat dibelakangnya dan menatap terkejut Pangeran Baek Hyeon yang telah memegang balok kayu yang akan mengenainya.
“Oh…Maaf Tuanku”Ucapnya Dayang yang memegang balok itu sembari melepas balok itu.
“Astaga kau mencoba menyerangku dari belakang”Ujarnya Soo Yun yang terkejut.
Soo Yun yang melihat Pangeran Baek Seok telah berada disampingnya mulai menatap takut melihat apa yang baru saja dilakukan.
“Melihat kalian berbuat seperti ini pada temanku aku ingin menghukum kalian tapi sepertinya kalian telah menerima hukuman yang setimpal”Ujarnya Pangeran Seok semari melihat Para Dayang yang berantakan dan memiliki luka lebam.
Pangeran Seok mulai menatap Soo Yun yang canggung dan tidak berani menatapnya dan Menatap Gwang So yang menatap Soo Yun khawatir.
Tak lama keemudian Pangeran Seok telah berjalan bersama Soo Yun yang terlihat gugup.
“Aku tidak menyangka kau pandai berkelahi untuk seorang wanita yang terlihat cantik”Puji Pangeran Seok dengan nada tenang.
“Kau bercanda “Ujarnya Soo Yun sembari tersenyum.
“Kau terlihat dekat dengan Gadis itu”Tanya Pangeran Seok dengan nada tenang.
__ADS_1
.
“Entahlah ada seseorang yang membuatku menjadi deekat dengannya,Lagi Pula mendengar Gwang SO menjadi dayang karna tidak bisa membayar pajak bukankah itu sangat konyol banyak rakyat miskin disini tapi mereka yang tidak bertanggung jawab tetap meminta haknya”Jelasnya Soo Yun dengan tenang.
“Kau benar”Jawab Pangeran Seok sembari tersenyum kecil.
Bertepatan Dengan Pangeran Baek Hyeon dan Soo Yun yang berjalan bersama mereka bertemu dengan Yang Mulia Raja didepan mereka.Soo Yun yang melotot mulai tersenyum kearah Yang Mulia Raja yang juga mengenalnya.
Tak lama kemudian mereka bertiga telah berdiri dan memandang danau ditaman yang sangat indah itu.
“Kebetulan sekali bertemu denganmu disini”Ujarnya Yang Mulia raja Dam Ryung dengan tenang.
“Apa Yang Mulia sudah mengenal Soo Yun sebelumnya”Tanya Pangeran Baek Hyeon yang penuh kebingungan.
“Tentu saja Aku yang berjasa menyelamatkannya dari kesalahan fatal”Ujarnya Soo Yun dengan tenang.
“Dia benar Nona Soo Yun datanglah nanti malam keacara istana kau adalahh tamu istimewa Disana”Tawarnya Yang Mulia Raja dengan nada penuh canda.
“Apa Benar Yang Kudengar ini.Meski didunia berbeda aku akan selalu beruntung dugaanku selalu tepat sasaran”Gumamnya Soo Yun sembari tersenyum lega.
“Apa”Ujarnya Pangeran Seok yang mendengar kata\-kata Soo Yun.
“Tidak. Tapi Yang Mulia sebenarnya aku memiliki satu permintaan”Ujarnya Soo Yun sembari tersenyum.
Pangeran Seok dan Yang Mulia Raja mulai menatap Soo Yun yang tersenyum tenang menghadap kedepan penuh tanda Tanya.
Malam telah datang Yang Mulia Raja yang telah duduk dengan tenang Dan Ibu Ratu yang duduk berdampingan bersamanya sembari tersenyum licik.Sembari menatap kemeriahan dan gemerlap lampu diistana yang terlihat indah.
“Yang Mulia sepertinya Putra Mahkota tidak akan datang diacara ini”Ujarnya Ratu Yun dengan tenang dan menyesal.
“Putra Mahkota tiba”Teriak para kasim menandakan kedatangan Putra Mahkota.
Semua menunduk dengan kehadiran Putra Mahkota Ratu Yun yang melihat Kehadiran Putra Mahkota mulai menatap kesal sembari mengerutkan keningnya.
Dengan tatapan tenang Putra Mahkota duduk dengan tenang ditempat duduknya.Sembari menunggu Soo Yun yang menyuruhnya datang.
Ratu Yun memejamkan matanya dan tersenyum ramah sebari menghela nafas tenang.Yang Mulia Raja yang melihat Putra Mahkota datang mulai terlihat senyum dibibirnya.
“Menyenangkan Putra Mahkota bisa datang kenapa kalian belum memulainya” Ujarnya Ratu Yun dengan penuh semangat.
“Permaisuri Park telah tiba”Ujarnya Para Kasim menyambut Permaisuri Park.
Ratu Yun yang mendengar kedatangan Permaisuri Park mulai mengerutkan keningnya kesal.Putra Mahkota Yang mendengarnya Mulai menatap terkejut melihat Permaisuri Park yang datang diacara itu.
Permaisuri Park yang menggunakan gaun begitu indah membuat Yang Mulia Raja tersenyum melihatnya,Permaisuri Yun yang melihat Raja begitu berbeda semakin curiga dengan keadaan itu.
“Tunggu sebenarnya aku membawa seorang teman yang sangat istimewa mungkin dia datang terlambat”Ujarnya Permaisuri Yun dengan ramah.
Tak lama kemudian langkah kaki dengan gaun indah yang berbeda dari yang lainnya rambut yang terurai dengan hiasan cantik berbentuk bunga membuatnya anggun dan tatapan tertuju padanya.
Tatapan Mata tajam dan senyum manis telah terlihat disuasana aula itu.
“Maaf Aku terlambat “Ujarnya Soo Yun dengan begitu tenang.
Tatapan Putra Mahkota dan Pangeran Seok mulai tertuju pada Soo Yun yang begitu berbeda dari biasanya.
Ratu Yun mulai menatap Putranya Yang tersenyum Kearah Soo Yun yang membuatnya khawatir dengan keberhasilan rencananya.
Hallo teman-teman dan Author semuanya semoga sehat selalu yha😊😊Dibantu Like and Vote klik tanda bintang 🌟 beri pendapat kalian untuk cerita ini yha Trima kasih.
__ADS_1