Two Different World

Two Different World
#Episod 17 Khawatir berubah Kehangatan


__ADS_3

Masih dalam suasana malam hening terlihat Soo Yun yang berjalan sendiri sembari menatap dingin dia mulai menghentikan langkahnya curiga.


Sosok yang terlihat mengawasinya dari atas atap rumah dan dari arah belakang yang sedang mengintainya bisa dirasakan Soo Yun.Soo Yun mencabut Tusuk rambutnya yang tajam dan mulai bersiap dengan serangan yang akan datang padanya.


Sedangkan Sosok Berbaju Hitam telah menjadikannya sasaran anak panah yang terlihat dari kejauhan.Sosok itu melepas anak panah itu dan melesat kearah Soo Yun.


Tiba-tiba Soo Yun terkejut Dengan Putra Mahkota yang tiba-tiba menarik dan melindungi tubuhnya..


Sret…


Suara anak Panah yang melesat dan mengenai lengan Pangeran Baek Hyeon.Soo Yun yang terkejut mulai melihat Lengan Pangeran Baek Hyeon yang telah terluka.


 


“Astaga apa yang terjadi Lenganmu”Ucapnya Soo Yun khawatir sembari memegang lengan Pangeran Baek Hyeon yang kesakitan.


 


“Tetap dibelakangku ada penyusup yang masuk diistana”Jelasnya Pangeran Baek Hyeon yang melindungi Soo Yun dengan cemas.


Tak lama kemudian para prajurit Dan Dam Myung-Sik datang dan melindungi Putra Mahkota.Sosok itu lari dan terlihat Oleh Dam Myung Sik,Dam Myung-Sik yang tahu bergegas mengejar para penyusup itu.


Soo Yun yang menatap Putra Mahkota begitu khawatir mulai menatapnya terkejut dan membuatnya semakin berdebar.


Tak lama kemudia Soo Yun bersama Pangeran Baek Hyeon menuju kamarnya Kasim Hang yang melihat Putra Mahkota terluka mulai khawatir.


 


“Putra Mahkota apa yang terjadi denganmu,Biar aku yang mengurusnya”Ujarnya Kasim Hang sembari memegang tangan Putra Mahkota dengan khawatir.


 


Soo Yun yang melihat Kasim Hang begitu tidak mengerti keadaan mulai menatapnya kesal dan melepaskan tangannya dari tangan Putra Mahkota.


 


“Tenang saja aku bisa mengatasinya biar aku yang mengurusnya”Ujarnya Soo Yun dengan nada tenang.


“Aku baik\-baik saja”Pungkasnya Putra Mahkota sembari menatap Kasim Hang.


 


Kasim Hang yang melihat Mereka berdua masuk kekamar bersama membuatnya Semakin Khawatir.Dirinya akan tersisihkan.


Tak Lama kemudian Soo Yun menatap Putra Mahkota Baek Hyeon yang kesakitan memegang tangannya.Dan Melepas pakaiannya dengan perlahan sembari mengambil Perban dan kesulitan memasangnya.


Soo Yun yang menatap Pangeran Baek Hyeon mulai canggung dan mendekatinya.


 


“Biar aku yang membantumu”Ujarnya Soo Yun sembari mengambil paksa Perban Yang dipegang Putra Mahkota.


 


Soo Yun yang melihat Tubuh Putra Mahkota begitu berotot membuatnya merasakan canggung untuk pertama kalinya.Putra Mahkota yang menatap Soo Yun memerban Lukanya menatap matanya yang tenang dan penuh keteduhan sebenarnya menandakan khawatir membuatnya selalu menatapnya Bibir mungil yang terlihat membuat Putra Mahkota semakin Canggung.Setelah selesai mengobati Putra Mahkota Soo Yun mulai menatapnya tenang yang membuat Putra Mahkota mulai membuang muka.


 


“Aish…Orang ini kau ini bodoh sekali Sekarang aku ingin bertanya padamu kau punya berapa nyawa memangnya”Tanya Soo Yun dengan nada tenang.


“Apa..”Ucapnya Putra Mahkota dengan tatapan penuh pertanyaan.

__ADS_1


 


Putra Mahkota yang melihat Soo Yun berada didepannya mulai menatapnya penuh pertanyaan dan melupakan ucapan teria kasih darinya.


 


“Bagaimana kau bisa meyakinkan Raja begitu mudahnya apa yang kau lakukan kali ini”Tanya Putra Mahkota Curiga.


 


Soo Yun yang menatap Putra Mahkota yang terlihat penuh pertanyaan mulai menatapnya polos dan tersenyum ramah kearahnya.


FLASHBACK


Tepat Dalam suasana dimana Soo Yun bersama Pangeran Seok dan Yang Mulia Raja.


“Katakan apa permintaanmu kau adalah wanita cerdik yang aku temui selama ini”Puji Yang Mulia Raja dengan nada senang.


“Aku sebenarnya sangat ingin melihat Pesta Lampion itu tapi Aku hanya orang asing diistana ini”Ujarnya Soo Yun dengan nada tenang.


“Apa Yang Kau bicarakan Aku berniat akan mengundangmu dan mengunjungi tadi kebetulan kita bertemu aku mengundangmu saat ini”Jawab Yang Mulia Raja dengan nada gembira.


“Oh..Yang Mulia anda baik sekali trima kasih”Ucapnya Soo Yun yang terlalu senang dan membuat Yang Mulia Raja ikut senang melihat senyumnya.


Pangeran Seok yang mendengar Soo Yun ikut dalam acara itu mulai tersenyum tipis tapi tiba-tiba Soo Yun mulai kehilangan senyumnya dala sekejap dan membuat Yang Mulia Raja mulai mengerutkan keningnya curiga dengan sikapnya.


“Kenapa kau jadi tidak bahagia”Tanya Yang Mulia Raja dengan nada penuh pertanyaan.


“Yang Mulia Sebenarnya aku tidak bisa pergi kesana tanpa mengajak temanku diistana ini”Jawab Soo Yun dengan nada sedih.


“Apa Siapa temanmu”Tanya Yang Mulia Raja dengan nada Bijak.


Yang Mulia Raja yang mendengar Permaisuri Park yang menjadi teman Soo Yun mulai kebingungan Pangeran Seok yang melihat kebingungan Raja dan Soo Yun yang semakin menampakan ekspresi sedih mulai tersenyum kearah mereka berdua.


“Yang Mulia jika boleh memberi saran tidak masalah jika Yang Mulia memberi kesempatan untuk Permaisuri Park datang diacara itu,Jangan Cemmas Ibuku akan setuju dengan ini”Jelasnya Pageran Seok dengan nada bijak.


Soo Yun Yang mendengar Pangeran Seok mulai tersenyum kearahnya dan kembali ceria.


Kembali pada suasana Soo Yun bersama Putra Mahkota yang terlihat tenang dan Putra Mahkota yang mendengar Soo Yun dibantu Pangeran Seok mulai menatpnya dingin.


Soo Yun yang menatap Putra Mahkota hanya melotot dan melanjutkan ocehannya.


 


“Dengar jangan bahayakan dirimu seperti ini untukku kau mengerti ,Aku bisa menjaga diriku sendiri jadi jangan bahayakan dirimu seolah kau itu ayah dan ibuku ok”Jelasnya Soo Yun dengan nada angkuh.


“Heh\(Senyum remeh Putra Mahkota\)Yang benar saja bukankah seharusnya sekarang kau mengucapkan terima kasih padaku”Ujarnya Pangeran Baek Hyeon dengan nada tenang.


 


Soo Yun yang menatap Putra Mahkota mulai menatapnya malas dan datar ,Saat Soo Yun beranjak dari tempat duduknya Tiba-tiba..


Sret…


Suara Tangan Putra Mahkota menarik tangan Soo Yun duduk disampingnya yang membuatnya terkejut.Putra Mahkota yang menatap Soo Yun dengan tatapan Devil mulai membuat Soo Yun hanya terdiam dan terpaku.


 


“Aku membahayakan diriku bukan karna aku ingin dianggap sebagai ayah dan ibumu “Jelasnya Putra Mahkota Baek Hyeon dengan nada tenang.


 

__ADS_1


Soo Yun yang masih menatap Putra Mahkota hanya mengedipkan matanya penuh pertanyaan dengan gesit Putra Mahkota menarik Leher Soo Yun dan mendekatkan bibirnya kearah Putra Mahkota.Suasana Hening yang hanya ada Pangeran Baek Hyeon dan Soo Yun mulai mejadi kehangatan tersendiri bagi mereka.


Soo Yun yang menutup matanya merasakan ciuman itu sekarang mulai membuka matanya perlahan Putra Mahkota yang melepasnya perlahan membuat wajahnya memerah Untuk pertama kalinya Soo Yun yang merasakan hatinya berdegup kencang dan canggung yang melandanya kehangatan yang baru dirasakannya membuatnya gugup .


Disisi lain Suasana ruangan yang hening penuh kegelapan dengan cahaya lilin terlihat langkah tenang dengan tatapan tajam yang menyeringai dikegelapan itu.


Semakin lama sosok itu mulai terlihat jelas sosok dengan wajah licik seseorang yang tak lain adalah Perdana Mentri Choi yang telah terlihat jelas sekarang.


Sembari menghampiri sosok hitam yang telah berada didepannya tanpa rasa takut sdeikitpun .


 


“Tuan kami hampir berhasil melaksanakan tugas anda tapi ada seseorang yang menghalangi kami”Jelasnya Sosok berbaju hitam yang terdengar akrab dengan perdana mentri.


 


Perdana Mentri Choi yang menatap dingin mulai menunjukan amarah mengingatnya rencana yang sebelumnya dilakukan.


FlashBack


**Kembali pada suasana dimana Perdana mentri melihat Soo Yun yang tersenyum licik disamping Permaisuri Park membuatnya menatap curiga dengan kehadirannya.


Tepat disaat keluarga kerajaan melepas lampion Perdana mentri pergi diam-diam dari tempat itu.


Mendatangi kawanan berbaju hitam yang membawa senjata dengan tatapan dingin.


 


“Rubah rencana aku ingin kalian menembak sasaran tepat untukku tembak seseorang yang menggunakan tusuk rambut dengan hiasan Burung”Jelasnya Perdana Mentri dengan nada tenang dan raut wajah dingin.


 


Perdana mentri yang menatap dingin mulai terlihat kejam dengan rencana jahatnya dan dalang dari penyusup diistana**.


Tak lama kemudian Perdana Mentri Choi berjalan sendiri dan dihadang oleh Cucunya Pangeran Seok yang telah menatapnya tenang.


“Sedang apa kau disini”Tanya Perdana Mentri Choi dengan nada penuh pertanyaan.


Pangeran Seok yang menatap Kakeknya dingin mulai membuat Perdana mmentri semakin menatapnya tajam.


“Kenapa kakek melakukan itu ,Dia tidak bisa kakek masukan dalam masalah politik kakek ini”Ujarnya Pangeran Seok dengan nada kesal.


Perdana Mentri yang menatap Pangeran Seok membela SooYun semakin menatap tajam kearahnya dan kesal karna perasaan cucunya itu.


“Harusnya kau berfikir dulu sebelum membawa mereka berdua dipesta itu ini salahmu”Ujarnya Perdana Mentri dengan tenang dan langsung pergi meninggalkan Pangeran Seok yang menatapnya khawatir.


Diruangan Soo Yun yang terlihat cahaya lilin yang begitu tenang terlihat Soo Yun yang menatap kosong dan mengingat Ciuman yang diberikan Putra Mahkota padanya.


 


“Astaga apa yang terjadi padaku.Kenapa Ciuman pertamaku terjadi didunia aneh ini”Gumamnya Soo Yun sembari memegang bibirnya.


 


Soo Yun mulai berbaring dengan nada tenang terlihat Soo Yun yang masih menatap kosong tidak bisa melupakan kejadian yang baru saja terjadi tapan terduga.


Disisi lain Putra Mahkota yang membaca buku diruangannya mulai meletakannya dengan tenang.Sembari tersenyum dan mengingat kejadian hangatnya dengan Soo Yun yang membuat kebahagiaan tersendiri dihidupnya.


Setelah 1 Minggu berada didunia itu kehangatan mulai muncul secara tiba-tiba malam yang berbeda dari biasanya bisa dirasakan keduannya dengan perasaan yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.


Hallo teman-teman dan Author semuanya semoga sehat selalu yha😊😊Dibantu Like and Vote klik tanda bintang 🌟 beri pendapat kalian untuk cerita ini yha Trima kasih.

__ADS_1


__ADS_2