Two Different World

Two Different World
#Episod 5 sulitnya menerima kenyataan


__ADS_3

Suasana Ruangan Kamar khusus Pangeran Baek Hyeon diRumah  Bordil yang terlihat tenang sekarang berubah menjadi kekacauan , terlihat Pangeran Baek Hyeon,Pengawal Dam Myung-Sik  dan Kasim Hang telah menatap Soo Yun yang mabuk karna minuman.


 


“Bagaiman aku bisa disini,Aku pasti sedang bermimpi, bagaimana aku bisa disini apa aku sudah gila”Ocehnya Soo Yun yang mabuk.


 


Pengawal Dam Myung-Sik dan Pangeran Baek Hyeon saling menatap kebingungan dengan sikap wanita asing yang dibawanya.


 


“Yang Mulia sepertinya dia wanita gila”Ujarnya Pengawal Dam Myung –Sik dengan tenang.


        


“Sebenarnya”Jelasnya Pangeran Baek Hyeon yang tiba-tiba terhenti Karna Soo Yun memotong pembicaraannya.


 


Ketiga orang itu terkejut dengan bentakan Soo Yun yang tiba-tiba menunjuk mereka bertiga.


 


“Kau..Kau..dan Kau..”Panggil Soo Yun sembari menunjukan jari kearah mereka bertiga dan tiba-tiba menangis tidak jelas.


 


“Kasim Hang sebaiknya kau berjaga diluar”Perintah Pangeran Baek Hyeon dengan tenang.


 


“Baik Yang Mulia”Jawab Kasim Hang dengan ragu dan khawatir.


 


Pangeran Baek Hyeon menatap Soo Yun yang menangis sebari menundukan kepalanya.


 


“Bagaimana aku bisa tersesat didunia kalian  apa aku benar-benar akan menjadi wanita penghibur disini. Tidak jika itu terjadi aku akan mematahkan jari-jari mereka yang mencoba menyentuhku”Ucapnya Soo Yun yang tidak sadar sembari menatap sinis kearah Pangeran Baek Hyeon dan Pengawal Dam Myung-Sik.


 


Pangeran Baek Hyeon dan Pengawal Dam Myung-Sik mengedipkan matanya terkejut dan gugup tanpa alasan mendengar Soo Yun yang berkata kasar.Pengawal Dam Myung Sik yang menatap Soo Yun mulai menatap Pangeran Baek Hyeon  penuh pertanyaan.


 


“Baru masuk dan belum bercerita tentang apapun sudah mabuk.Yang Mulia sebenarnya apa tujuan anda membawa wanita aneh ini”Ujarnya Pengawal Dam Myung-sik penuh pertanyaan.


 


Belum Pangeran Menjawab pertanyaan Dam Myung-Sik  tiba-tiba Soo Yun mendorongnya menjauh dari tempat duduk pangeran yang membuatnya terkejut dan merasa kesal.


 


“Pergilah bawakan aku anggur yang lezat aku ingin kau yang mengambilkannya,Setelah itu aku akan bercerita tentang diriku tak perlu bertanya padanya“Perintah Soo Yun yang tidak sadar.


 


Pangeran Baek Hyeon mengisyaratkan dengan tatapan dingin untuk menuruti Soo Yun.Pengawal Dam Myung-sik pun keluar dari ruangan itu dengan perasaan kesal melihat Soo Yun.


 


Sert….


 

__ADS_1


Tiba-Tiba Soo Yun menarik baju Pangeran Baek Hyeon dan membuatnya terkejut sembari mengerutkan keningnya.


 


“Bagaimana aku bisa terjebak diduniamu.”Ujarnya Soo Yun tepat didepan Pangeran Baek Hyeon sembari tersenyum licik dan remeh.


 


Tatapan Soo Yun yang terlalu dekat membuat Pangeran Baek Hyeon mulai gugup menatap Wajah Soo Yun. sembari mengerutkan keningnya dengan ekspresi wajah menahan amarah dengan sikap lancang Soo Yun.


 


Tiba-tiba tubuh Soo Yun terjatuh dan membuat Pangeran Baek Hyeon terjatuh darI tempat duduknya.


 


Suasana menjadi hening ,Soo Yun yang terlihat telah jatuh diatas tubuh Pangeran Baek Hyeon membuatnya gugup dan kebingungan akan memindahkan tubuh Soo Yun yang tidak sadar.


Dengan perlahan Pangeran Baek Hyeon menyingkirkan Tubuh Soo Yun ketenangan yang terlihat diwajahnya membuat Pangeran Baek Hyeon sejenak terpaku dan meluluhkan hatinya yang kaku.


 


Disisi lain disebuah ruangan istana yang terlihat megah terlihat seorang pria dengan raut wajah penuh kemarahan yang tak lain adalah Raja Dam Ryung yang masih menunggu Putra Mahkota kembali, mulai meluapkan amarahnya dengan memukul meja dengan keras.


 


“Apa Pangeran belum juga kembali”Tanya Raja Dam Ryung yang kesal.


 


“Putra mahkota belum kembali yang mulia”Jawab Perdana mentri ketakutan.


 


“Anak itu selalu membuat khawatir ,ini sudah keterlaluan”Ujarnya Raja Dam Ryung.


 


 


“Yang mulia jaga amarahmu aku takut itu akan mempengaruhi kesehatanmmu”Ujarnya Permaisuri Yu dengan tenang.


 


“Aku tidak tahu lagi bagaimana membuat Putra mahkota bisa mendengarkan apa yang aku katakan”Ujarnya Raja Dam Ryung dengan nada sedih penuh kegelisahan.


 


Permaisuri memegang tangan Yang Mulia Raja dengan lembut sembari tersenyum ramah kearahnya.


        


“Aku bisa menyuruh Pangeran Seok untuk menyusul Putra Mahkota agar pulang tenanglah”Ujarnya Permaisuri Yun dengan nada tenang.


 


Tak lama kemudian Pangeran Seok datang dengan tenang menuju Kehadapann Yang Mulia Raja sembari menundukan kepalanya sebagai rasa horat.


 


“Yang Mulia jangan Khawatir aku akan membujuk Putra Mahkota untuk pulang keistana”Ujarnya Pangeran Seok dengan nada tenang.


 


Yang Mulia Raja yang terlihat khawatir dan marah dapat dibaca Pangeran Seok,Sembari menatap dingin ibunya yang telah tersenyum membuat Pangeran Seok segera meninggalkan tempat itu.


Kembali Pada Suasana Ruang Kamar Pangeran Baek  Hyeon dirumah bordil itu terlihat Soo Yun yang telah berbaring diranjang Putra Mahkota.Putra Mahkota Baek Hyeon yang melihat Soo Yun mulai menatapnya tenang dan menghela nafas sembari meminum Teh Herbal yang ada disampingnya.

__ADS_1


Pengawal Dam Myung-Sik yang kembali sembari membawa sepiring Anggur mulai menatap sedikit kesal kearah Soo Yun yang telah tertidur diranjang dan Pangeran Baek Hyeon yang dengan tenang duduk dikursi sembari meminum tehnya.


 


“Kenapa anda membawa gadis gila ini”Tanya Dam Myung –Sik dengan nada tenang.


 


“Tenanglah aku membawa wanita ini karna sebuah alasan,Sebenarnya..”Jelasnya Putra Mahkota dengan nada tenang.


 


Brak…


Suara Pintu terbuka dengan keras yang membuat Putra Mahkota terhenti menjelaskan dan menatap Kasim Hang tenang yang masuk dengan tergupuh.


 


“Yang Mulia ..Pangeran Seok kemari”Jelasnya Kasim Hang dengan nada tergupuh dan wajah cemas.


 


Pangeran Baek Hyeon mendengar seseorang yang dikenalnya menyusul dari istana hanya menatap tenang tanpa gusar sedikitpun,Disisi lain Pangeran Seok yang telah sampai dirumah Bordil itu mulai bergegas masuk dengan tatapan dingin bersama prajurit yang mengawalnya tanpa menatap disekelilingnya.


 


Nyonya Kyung-Soon yang melihat Pangeran Seok masuk ketempatnya hanya melotot terkejut melihatnya  berjalan melewatinya.


Tak lama kemudian Pangeran Seok telah melihat Kasim Hang yang telah berdiri didepan pintu kamar Putra Mahkota dengan Ekspresi cemas.


 


“Tuanku “Sapa Kasim Hang dengan nada gugup.


 


“Aku disini untuk menjemput Putra Mahkota atas perintah Yang Mulia Raja


”Ujarnya Pangeran Seok dengan nada tenang.


 


Kasim Hang yang gugup dengan kehadiran Pangeran Seok hanya menunduk ketakutan kehabisan kata-kata.


 


“Membawa prajurit untuk menjemputku kau ingin menjemputku atau menangkapku”Ujarnya Pangeran Baek Hyeon dengan nada tenang.


 


Pangeran Seok yang tidak perlu lama menunggu Putra Mahkota telah berhadapan dnegannya dengan tatapan dingin ,Tepat didepannya Pangeran Seok menatapnya sembari tersenyum ramah.


 


“Jangan Berfikir buruk tentang ku aku disini benar-benar hanya ingin menjemputmu”Jelasnya Pangeran Seok dengan nada tenang.


 


Pangeran Seok yang menatap kamar Pangeran Baek Hyeon mulai menatap curiga membuat Pangeran Baek Hyeon menatapnya tenang.


 


“Apa didalam ada seseorang”Tanya Pangeran Seok sembari akan membuka pintu Kamar Putra Mahkota.


 


Dengan sigap Putra Mahkota memegang erat tangan Pangeran Seok dan melontarkan tatapan  dingin,Mereka saling menatap tajam dan membuat Suasana disana seperti sebuah permusuhan.

__ADS_1


Semua yang menatap Hanya Khawatir jika mereka akan bertengkar,Tatapan tajam antara Saudara tiri itu membuat semua semakin yakin bahwa hubungan mereka tidak baik-baik saja.


Hallo teman-teman dan Author semuanya semoga sehat selalu yha😊😊Dibantu Like and Vote klik tanda bintang 🌟 beri pendapat kalian untuk cerita ini yha Trima kasih.


__ADS_2