Two Different World

Two Different World
#Episod 25 Kebenaran yang datang terlambat


__ADS_3

Masih dalam suasana malam yang begitu tegang Putra Mahkota yang menatap terkejut mengarah pada Soo Yun ,Soo Yun yang menatap Putra Mahkota menatap kearahnya membuat Soo Yun Menatap seseorang yang berada disampingnya ,Soo Yun yang melotot terkejut menatap Gwang So yang telah berada disampingnya.


“Gwang So “Ujarnya Soo Yun terkejut.


Gwang So yang hanya bisa menatap ketakutan menatap Soo Yun mulai membuat Soo Yun mengerutkan keningnya dan mengalihkan pandangannya menatap Ratu Yun yang tersenyum licik kearahnya.


Putra mahkota yang menatap Soo Yun menatap tajam kearah Ratu Yun mulai curiga dan ada rencana yang mereka sembunyikan dari orang-orang dalam pesat itu.


“Lakukan tugas kalian”Perintah Ratu Yun dengan nada tenang.


“Baik Yang Mulia Ratu”Jawab Para Dayang dengan nada sopan.


Gwang So yang sekarang berhadapan dengan Soo Yun sembari menatapnya ketakutan membuat Soo Yun semakin marah dan mengepalkan tangannya menahan situasi itu.


Gwang So mengambil makanan yang berada dimeja Soo Yun dan memakannya satu persatu.Ratu Yun yang melihat Soo Yun berusaha tenang mulai tersenyum licik kearahnya.Pangeran Seok yang menatap Soo Yun terlihat Pucat mulai cemas.


“Apa kau baik-baik saja”Tanya Pangeran Seok khawatir.


“Aku baik-baik saja”Jawab Soo Yun dengan tenang menatap Pangeran Seok.


Ratu Yun yang menatap Putranya Begitu perhatian kearah Soo Yun membuatnya menatap Kesal kearah Soo Yun.Tanpa diduga para Dayang akhirnya telah mencicipi setiap makanan dimeja mereka ,Soo Yun bisa bernafas lega karna Gwang So baik-baik saja.


Soo Yun yang masih tegang mulai menatap Ratu Yun tajam sembari meneguk secangkir teh yang ada didepannya.


“Aku senang karna kalian semua bisa hadir disini merayakan kebahagiaan ini”Jelasnya Yang Mulia Raja Dam ryung Dengan nada penuh kebahagiaan.


Soo Yun yang menatap Yang Mulia Raja penuh kebahagiaan mulai merasa bersalah telah membohonginya,Pangeran Seok yang menatap Soo Yun yang ragu dan merasa bersalah dari tatapan matanya membuatnya menghela nafas pelan.


“Tunggu”Ujarnya Pangeran Seok yang menatap Yang Mulia Raja dengan tenang.


Soo Yun menatap Pangeran Seok yang menatapnya dingin Begitupun orang-orang diistana yang menatapnya penuh pertanyaan.


“Sepertinya Yang Mulia Dan semua yang ada disini salah faham dengan hubunganku dengan Nona Soo Yun”Jelasnya Pangeran Seok sembari menatap tajam.


Yang Mulia dan Pangeran Baek Hyeon yang mendengar penjelasan Pangeran Seok mulai menatap terpaku terkejut dengan apa yang didengarnya.Soo Yun yang mendengar Pangeran Seok mebongkar hubungannya hanya memejamkan matanya pasrah.


“Pangeran Seok Benar ,kami memang tidak ada hubungan apapun “Ujarnya Soo Yun sembari menatap Tajam Kearah Ratu Yun yang telah dibodohi dengan rencana Soo Yun.


Perdana Mentri Choi yang masuk dalam rencana Soo Yun,Putra Mahkota yang menatap Soo Yun mulai merasa bersalah karna salah faham tentang Hubungan Pangeran Seok.


“Cukup jadi kalian telah membohongi kami semua”Gertak Ratu Yun berpura-pura marah.


Pangeran Seok yang menatap Ibunya dengan tatapan dingin sembari beranjak dari tempat duduknya,Soo Yun yang menatap Pangeran Seok mulai menatap Khawatir kearahnya.


Pangeran Seok berjalan melangkahkan kaki menuju kehadapan Yang Mulia Ratu dengan tatapan tenang.


“Kami tahu kami salah setalah membohongi kalian semua,Tapi sebenarnya Ini rencanaku,Aku tidak setuju dengan Pernikahan Putra Mahkota bersama Putri Hwang karna satu alasan”Jelasnya Pangeran Seok dengan nada tenang.


Ratu Yun yang mendengar Penjelasan Pangeran Seok mulai menahan amarah sedangakan Soo Yun yang menatap Pangeran Seok berbohong demi dirinya dan akan membongkar rencana jahat ibunya didepan umum membuat Soo Yun beranjak dari tempat duduknya dan berlari menghampiri Pangeran Seok ,Dam Myung-Sik yang sebenarnya tahu hanya bisa diam menyaksikan semua itu.


“Aku ingin menangkap ..”Jelasnya Pangeran Seok yang terhenti.


“Tunggu Pangeran Seok Tidak bersalah ,Dia menyalahkan dirinya sendiri karna aku yang menyuruhnya”Ujarnya Soo Yun menyela penjelasan Pangeran Seok.


Pangeran Seok yang menatap Soo Yun masih menutupi semua yang terjadi membuatnya geram dan menatap Yang Mulia dengan tatapan Tajam.


“Yang Mulia..”Ujarnya Pangeran Seok yang terhenti tiba-tiba.


Soo Yun yang akan melangkah mendekati Pangeran Seok tiba-tiba terjatuh dan pandangannya mulai remang.Pangeran Seok yang menatapnya Khawatir membuatnya menghentikan apa yang akan diucapkannya.Masih dalam Posisi terjatuh Soo Yun menatap Yang Mulia Raja dan semua yang ada disana yang tiba-tiba terlihat remang dan kepalanya yang semakin pusing.


Pangeran Seok menatap Soo Yun yang jatuh segera menghampirinya kahawatir.


“Apa kau baik-baik saja”Tanya Pangeran Seok khawatir.

__ADS_1


“Aku Baik-baik saja”Jawab Soo Yun dengan nada tenang.


Putra Mahkota yang menatap Soo Yun. menahan dirinya untuk khawatir sembari menatap cangkir tehnya dia menatap Dingin suasana Khawatir itu.


“Apa ini bagian dari rencanamu untuk menipu kami lagi”Ujarnya Putra Mahkota Baek Hyeon dengan tenang.


Ratu Yun menatap Putra Mahkota yang sekarang bersikap dingin mulai menatap tenang sembari tersenyum licik.Pangeran Seok yang menatap Kedinginan Putra Mahkota mulai mengerutkan keningnya kesal.Saat Putra Mahkota akan meminum secangkir teh dihadapannya mulai menatap Soo Yun dengan tenang.


“Sebenarnya aku tidak pernah membohongi siapapun termasuk dirimu”Jawab Soo Yun dengan tenang sembari menatap tenang kearah Putra Mahkota.


Putra Mahkota yang mendengar Soo Yun mulai menatap terpaku,Pangeran Seok yang membantu Soo Yun untuk bangun tiba-tiba terbelalak.


Hukh….


Tiba-Tiba Darah Keluar Dari mulut Soo Yun semua menatap terkejut dan terbelalak Putra Mahkota yang menatap Soo Yun terluka tidak bisa menyebunyikan kekhawatirannya lagi dan segera menghampiri Soo Yun yang lemah,Putra Mahkota memegang lengan Soo Yun yang masih membungkuk lemah sedang Pangeran Seok yang tahu segera melepas genggaman tangannya dan hanya bisa menatap Putra Mahkota yang begitu khawatir dengan Soo Yun.


“Soo Yun apa yang terjadi padamu”Ujarnya Putra Mahkota Yang khawatir.


“Aku Baik..(Hukh..)Jawab Soo Yun yang terhenti dan untuk kedua kalinya darah keluar dari mulut Soo Yun.


Putra Mahkota yang menatap keadaan Soo Yun semakin parah membuat semua semakin khawatir.Soo Yun yang tidak bisa menahan tubuhnya mulai membuatnya terjatuh terkulai lemas menatap Kosong. Putra Mahkota yang menahan Tubuh Soo Yun menatap Khawatir.Perlahan mata Soo Yun mulai tertutup perlahan yang semakin membuat Putra Mahkota Khawatir.


“Panggil Tabib Istana”Perintah Tegas Yang Mulia Raja yang terdengar Khawatir.


“Soo Yun buka matamu..Tidak..Tidak kumohon..Soo Yun..”Panggil Putra Mahkota yang khawatir sembari memengang Wajah Soo Yun yang terlihat Pucat.


Putra Mahkota memeluk Soo Yun sembari menangis tersedu dan penuh rasa khawatir dan menyesal yang baru dialaminya untuk pertama kalinya.


Pangeran Seok yang curiga mulai mengerutkan keningnya sembari menatap Ibunya yang menatap Ketakutan.


Tak lama setelah insiden mengerikan itu Suasana Kediaman Ratu Yun yang berbeda dari biasanya terlihat Ratu Yun mulai ketakutan didatangi oleh Perdana Mentri Choi yang terlihat tenang.


“Jangan khawatir dan jangan terlihat takut jika itu terjadi rencana kita akan gagal”Ujarnya Perdana Mentri dengan tenang.




“Jangan Takut kita harusnya semakin tenang karna Wanita itu sudah tersungkur,Jika dia bisa selamat dia tidak akan bisa bangun secepat yang kita fikirkan karna racun itu sangat berbahaya,Ini Kesempatan kita untuk melakukan perlawanan”Jelasnya Perdana Mentri Choi dengan tenang.


Pangeran Seok yang mendengar perbincangan itu mulai mengepalkan tangannya penuh dendam dan amarah.


Tepat dikediaman Putra Mahkota terlihat Soo Yun yang terbaring lemah diranjang Putra Mahkota.Putra Mahkota yang melangkah Perlahan mendekati Soo Yun kemudian duduk disampingnya dan Memegang Tangan Soo Yun.


**FLASHBACK


Suasana Dimana Tabib Istana yang telah selesai memeriksa Soo Yun yang terlihat Cemas berhadapan dengan Putra Mahkota.


“Maaf Putra Mahkota Nona Soo Yun meminum Racun yang sangat berbahaya sehingga menyebabkan pendarahan didalam tubuhnya,Saya tidak bisa memastikan kapan dia bisa bangun ,Butuh Waktu lama untuk bisa memulihkan tubuhnya”Jelasnya Tabib Istana dengan cemas**.


Lamunan itu hilang bersamaan dengan Putra Mahkota yang membelai wajah Soo Yun yang masih terlihat tenang,Sembari tersenyum ramah Putra Mahkota menatap Wajah Soo Yun yang terlihat tenang.


“Maafkan aku seharusnya aku mencari tahu apa yang terjadi”Ujarnya Putra Mahkota sembari memegang tangan Soo Yun.


Sembari menatap Soo Yun yang masih terpejam dengan wajah tenang membuat Putra Mahkota mengingat keceriaan ketika Soo Yun memeluknya dan tersenyum ceria menatapnya tapi semua Hilang dalam sekejap.


“Sampai kapanpun aku akan menunggumu sampai kau membuka matamu aku akan selalu disini untuk menemanimu “Ujarnya Putra Mahkota sembari tersenyum ramah.


Ruangan yang terlihat hening hanya ada Soo Yun dan Putra mahkota ditemani Cahaya Lilin,Putra Mahkota menatap secangkir obat Herbal khusus Soo Yun dan mengambilnya.


Putra Mahkota meminum minuman itu sembari menatap Soo Yun yang masih terlihat tenang,Putra Mahkota yang masih menyimpan Minuman Herbal untuk Soo Yun mulai mendekatkan Bibirnya pada Soo Yun.


Malam yang terlihat dingin dengan Salju yang turun seperti Hujan malam itu terlihat kehangatan lain yang tersembunyi.

__ADS_1


Pagi telah datang Suasana hening antara Putri Hwang Dan Putra Mahkota yang telah berdiri disana membuat Putri Hwang menatapnya murung.


“Apa aku sama sekali tidak memiliki kesempatan”Ujarnya Putri Hwang yang menatap murung sembari mengerutkan alisnya.


“Maafkan aku jika aku melanjutkan ini bukankah itu sama saja aku membohongimu,Aku tidak ingin ini terjadi jadi kuharap kau bisa mengerti itu”Jelasnya Putra Mahkota dengan nada tenang.


“Aku Mengerti aku tidak akan memaksamu”Ujarnya Putri Hwang sembari tersenyum ramah.


Setelah Putra Mahkota mengatasi Urusannya Tatapannya dia mulai menatap tajam.


Disisi lain suasana dimana diruangan Persidangan mulai terlihat tegang dengan Yang Mulia Raja yang masih memikirkan keadaan Soo Yun Membuat Perdana Mentri Choi memanfaatkan suasana itu.


“Yang mulia mendapati musibah tadi malam bukankah seharusnya pernikahan Putra Mahkota dipercepat”Ujarnya Perdana Mentri Choi berpura-pura cemas.


Dam Myung-Sik Yang mengenal liciknya Perdana Mentri Choi hanya menatap tenang karna tahu dia akan memanfaatkan waktu itu.


“Benarkah apa mungkin begitu”Tanya Yang Mulia Raja yang terlihat bimbang.


“Jika aku jadi anda aku tidak akan setuju”Suara Putra Mahkota yang terdengar tenang dan membuat semua menatap Kearahnya.


Putra Mahkota yang baru hadir dipersidangan itu mulai menatap dingin penuh ketenangan sembari melangkah dengan tenang menuju kehadapan Yang Mulia lalu menundukan kepalanya dengan sopan ,Raja Perdana Mentri Choi mulai menatap Putra Mahkota terlihat berbeda dari biasanya membuatnya menatap curiga.


“Aku kesini untuk memberikan usul untuk anda”Ujarnya Putra Mahkota dengan nada tenang.


“Apa Itu ,Katakan padaku”Tanya Yang Mulia Raja penuh kepercayaan.


“Batalkan pernikahan ku”Ujarnya Putra Mahkota penuh percaya diri.


Dam Myung-Sik yang menatap tenang dengan Usul Putra Mahkota justru berbeda dengan Para perdana Mentri yang menatap terkejut dan mulai Gusar dengan keputusan Putra Mahkota,Yang Mulia Yang menatap Putra Mahkota yang terlihat keseriusan dimatanya membuat Perdana Mentri Choi menatapnya seolah tak percaya dengan keberanian Putra Mahkota.


“Maaf Putra Mahkota menurutku itu keputusan yang sangat gegabah,Yang Mulia dimasa seperti ini bukankah kita harus mendapat dukungan dari kerajaan tetangga”Jelasnya Perdana Mentri Choi dengan nada tidak setuju.


“Itu menurutmu Perdana Mentri Choi,Menurutku jika kita melanjutkan acara ini mungkin akan membuat peluang para pemberontak itu bisa merencanakan penyerangan,Aku mulai teringat dengan rencana seseorang yang memberimu racun saat ditaman itu membuatku mulai tertarik”Jelasnya Putra Mahkota dengan tenang.


Yang Mulia Yang terlihat bimbang mulai menatap tajam Putra Mahkota Tiba-tiba.


“Pangeran Seok datang “Ujarnya Kasim kerajaan dengan nada lantang.


Perdana mentri yang menatap Pangeran Seok ada disana semakin menatap tajam penuh kekesalan,Sembari memberi Hormat pada Yang Mulia Pangeran seok menatap Putra Mahkota dengan tenang.


“Aku disini untuk mendukung Usul Putra Mahkota,Aku dan Putra Mahkota telah memeriksa semua minuman yang ada diacara itu semua telah dimasukan racun yang sama Jika Nona Soo Yun tidak meminumnya entah apa yang akan terjadi,Jadi Aku dan Putra Mahkota telah menyepakati membatalkan acara ini dan memutuskan mencari tahu dalang dalam istana yang bersekongkol dengan Penyusup itu”Jelasnya Pangeran Seok dengan nada tenang.


Yang Mulia Raja menatap Putra Mahkota dan Pangeran Seok dengan tatapan tenang dan mulai timbul kepercayaan sedangkan Perdana mentri yang menahan kesal Pangeran Seok bekerja sama dengan Putra Mahkota.


Suasana Berubah setelah suasana tegang itu Pangeran Seok,Putra Mahkota dan juga Dam Myung-Sik terlihat berjalan bersama,Putra Mahkota yang terlihat tersenyum menghadap Pangeran Seok membuat suasana disana menjadi damai.


“Trima kasih Sudah mendukungku”Ucapnya Putra Mahkote dengan tenang.


“Aku ingin semua masalah ini segera selesai setelah itu aku akan bebas,Aku minta maaf harusnya aku mengatakannya sejak awal,Jaga dia dengan baik”Ujarnya Pangeran Seok sembari menepuk bahu Putra Mahkota dan meninggalkannya.


Putra Mahkota yang tersenyum membuat Dam Myung-Sik tersenyum tipis menyaksikan suasana Damai itu.


Tak lama kemudian Putra Mahkota bersama Dam Myung-Sik berjalan bersama telah berada didepan Kediamannya Langkah kakinya terhenti menatap Kasim Hang yang terlihat begitu tegang dan khawatir membuatnya Curiga.


“Apa Yang terjadi”Tanya Putra Mahkota dengan nada tenang.


“Yang Mulia itu…Didalam”Ujarnya Kasim Hang Yang Ragu dan ketakutan.


Putra Mahkota yang curiga mulai menatap tajam dan segera bergegas masuk kekediamannya dimana Soo Yun dirawat.


BRAK…


Suara Pintu terbuka dengan Keras Putra Mahkota yang terengah-engah ketakutan diselimuti rasa Khawatir menatap terbelalak Dalam Ruangannya dimana Soo Yun terbaring.

__ADS_1


Hallo teman-teman dan Author semuanya semoga sehat selalu yha .😊😊 Vote and Like untuk cerita ini 🌟❤dan berikan Pendapat kalian tentang cerita ini dikolom komentar yha.


Trima Kasih


__ADS_2