Two Different World

Two Different World
#Episod 3 Semua Yang menjadi kenyataan


__ADS_3

Suasana malam yang begitu dingin terlihat Soo Yun yang masih berdiri dibawah pohon dengan pemandangan salju dan bulan purnama yang terlihat berbeda dari yang pernah dilihatnya sebelumnya.


Bertepatan dengan Soo Yun yang akan meninggalkan tempat itu tiba-tiba..


Brak…


Sebuah balok kayu mengenai punggung Soo Yun dengan keras ,dia terjatuh dan tak sadarkan diri hanya bisa merasakan punggungnya yang sakit.Seseorang berbaju hitam itu langsung berlari meninggalkan Soo Yun yang tergeletak tak sadarkan diri.


 


Dimalam yang sunyi itu Soo Yun yang tergeletak dengan pandangan kabur remang-remang melihat salju yang turun mengenai tubuhnya yang membuatnya semakin kedinginan ,sebuah cahaya terang yang terlihat membuatnya silau semakin membuatnya terjerumus dalam kedinginan dimalam itu.


 


Disisi lain didunia lain terlihat Pangeran Baek Hyeon membuka matanya karna cahaya matahari yang masuk melalui jendela ruangannya.


 


Putra Mahkota beranjak dari tidurnya seolah telah bermimpi buruk tak lama kemudian dia menatap jendelanya yang masih terbuka.


 


  “Kau disini”Ujarnya Pangeran Baek Hyeon dengan tenang kearah sesesorang dengan membawa busur dan panah berdiri didekat jendela itu.


 


Dia adalah Dam Myung – Sik teman sekaligus orang kepercayaan putra mahkota yang selalu membantunya sejak kecil.


 


“Yang Mulia telah mencari anda sepertinya dia marah besar”Ujarnya Dam Myung –Sik dengan tenang.


 


  “Aku akan kembali”Jawab Putra mahkota Baek Hyeon sembari mengambil bajunya.


 


Disisi lain Kasim Hang yang terlihat ragu-ragu ingin membangunkan putra mahkota hanya mondar mandir didepan pintu berusaha mencoba mengetuk pintu kamarnya.


Saat Akan mengetuk pintunya Tiba-Tiba..


Jgrek..


Suara pintu kamar terbuka Kasim Hang hanya terbelalak menatap Putra Mahkota dan Prajurit kepercayaannya telah berada disana.


        


“Anda sudah bangun ,Tuan Dam Myung Sik juga disini bagaimana bisa”Ujarnya Kasim Hang yang kebingungan.


 


“Ayo Pulang “Ajaknya Putra Mahkota Baek Hyeon dengan tenang dan langsung meninggalkan kamar itu diikuti Pengawal Dam Myung –Sik.


 


Kasim Hang yang masih kebingungan dengan para remaja itu hanya menatap kebingungan dan langsung bergegas mengikutinya.


 


Disebuah hutan yang sangat lebat dengan cahaya matahari yang menyilaukan membuat sorot mata yang terbuka melihat pemandangan langit yang telah terlihat cerah.Seorang wanita yang tak lain adalah Soo Yun yang masih memakai baju Galamornya mulai sadar.

__ADS_1


 


“Ah”Desah kesakitan Soo Yun sembari memegang bahunya.


 


Soo Yun mulai bangkit dan melihat dirinya telah berada disebuah hutan yang sangat asing baginya.


 


“Aku ada dimana ini kenapa aku tidak pernah melihat hutan ini,Ya ampun kenapa aku tidak ingat apapun hish…Aku ada dimana”Ujarnya Soo Yun yang panik kebingungan  dan berteriak ditengah hutan yang sangat hening dan hanya ada dirinya.


 


Masih dalam suasana hutan yang sangat sepi Soo Yun masih berjalan dengan High Hilsnya sembari menggerutu kesal mencari jalan keluar yang tak kunjung ditemukan.


 


“Lihat saja setelah aku keluar dari hutan ini ,aku akan mencari orang yang telah melakukan ini padaku lihat saja aku akan membuat perhitungan karna berani sekali bermain-main denganku”Gerutunya Soo Yun yang kesal sembari berjalan dengan kesusuahan menggunakan  sepatu High Hilsnya.


 


Soo Yun yang kesal melepas sepatunya dengan kasar.


 


“Sepatu ini sangat menjengkelkan kaki ku bisa putus jika menggunakan ini ditempat ini”Ujarnya Soo Yun sembari melepas sepatunya.


 


Langkah kakinya terhenti dan menatap orang-orang yang ada didepannya dengan tatapan terkejut.


 


 


“Ku dengar selir Yun akan menjadi permaisuri diistana”Ujarnya Pengawal Dam Myung –Sik dengan tenang.


 


“Aku tidak peduli dengan semua itu “Jawab Putra Mahkota Baek Hyeon dengan tenang sebari berjalan.


 


“Jika anda terlalu tenang bukankah ini bisa menjadi semakin berbahaya”Ujarnya Pengawal Dam Myung-sik.


 


Disisi lain Soo Yun yang menatap terbelalak dengan seorang kawanan pria yang berada didepannya dengan menggunakan Baju HanBook berwarna Hitam dan membawa sebuah senjata.


 


“Wah-wah kalian ini sedang Syuting yha “Ujarnya Soo Yun sembari tersenyum.


 


Senyum Soo Yun mulai memudar melihat para pria yang bertubuh besar dan berbaju hitam dengan ekspresi seram masih menatapnya sembari tersenyum licik dan mendekat kearahnya.


 


“Sepertinya aku salah.Kalian lanjutkan saja urusan kalian sebaiknya aku pergi dari sini”Ujarnya Soo Yun sembari melangkah mundur untuk menjauh.

__ADS_1


 


Para pria yang tak lain adalah perampok mulai tersenyum licik sembari mendekati Soo Yun yang berjalan mundur ketakutan sembari menatap tubuh Soo Yun ,Soo Yun mulai mengerutkan alisnya ketakutan melihat sosok pria asing yang belum pernah ditemuinya itu meski dia bisa menyerangnya entah kenapa nyalinya menciut karna suasana disana.


 


“Jangan Mendekat” Gertak Soo Yun yang ketakutan sembari menggunakan sepatunya sebagai senjata.


 


“Kemarilah cantik aku belum pernah melihatmu disini mungkin kau mencari seseorang kami bisa membantumu “Goda Para perampok itu.


 


Soo Yun yang ketakutan mulai terpojok disebuah pohon dan tidak bisa kemana-mana lagi.


Perampok yang semakin mendekatinya dengan penuh nafsu terlihat diwajah mereka semakin membuatnya ketakutan dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi.


Salah satu perampok yang semakin dekat dan membuka bajunya didepan Soo Yun yang mememjamkan matanya.


 


“Menjauhlah……..”Teriak Soo Yun dengan keras.


 


Tak Jauh dari sana teriakan Soo Yun yang terdengar keras membuat Putra Mahkota dan yang ada disana menghentikan langkahnya  mencari dimana suara itu berasal.


Disisi lain Soo Yun yang ketakutan tidak bisa berbuat apa-apa lagi dengan para perampok  dengan tawa liciknya yang semakin mendekatinya.


Tiba-Tiba …


Sert….


Terdengar suara anak panah yang melesat kearah para perampok itu.Soo Yun yang membuka matanya sebelah mulai membuka mata terbelalak melihat anak panah yang menancap ditubuh Perampok yang anda didepannya.


Para perampok yang melihat temannya terluka menatap terbelalak ketakutan dan melihat dimana arah panah itu berasal.


Soo Yun yang melihat seseorang yang telah menyelamatkannya yang tak lain adalah Pengawal Dam Myung-sik.


Mulai menatap para perampok yang sekarang berubah arah kearah pengawal Dam Myung –Sik.


 


“Serang dia”Perintah pimpinan perampok itu dengan tegas.


 


Dengan Gagah Dam Myung –Sik melawan para perampok yang menyerangnya Soo Yun yang melihat perkelahian itu mulai mencari kesempatan untuk pergi dari tempat itu.


Soo Yun yang meninggalkan Dam Myung –Sik yang sedang berkelahi terlihat ketakutan ,Dalam sekejap langkah kakinya terhenti kembali dengan salah satu perampok yang telah berada didepannya.


 


“Tangkap dia”Perintah salah satu perampok itu dengan tegas.


 


Soo Yun mengerutkan alisnya dan memejamkan matanya karna tidak ada yang bisa diperbuatnya.


Suasana mulai berubah tiba-tiba suasana menjadi hening Soo Yun membuka matanya perlahan dan melihat seseorang dengan memakai hanbok telah berdiri  berada didepannya.Entah apa yang dirasakan Soo Yun meski ada kesempatan untuk melarikan diri dia masih menatap seseorang yang berdiri didepannya membelakanginya rasa penasarannya ingin melihat sosok wajah yang membelakanginya mulai membuatnya mengerutkan keningnya penasaran..

__ADS_1


 


Hallo teman-teman dan Author semuanya semoga sehat selalu yha😊😊 Like and Vote klik tanda bintang 🌟 beri pendapat kalian untuk cerita ini yha Trima kasih.


__ADS_2