
Suasana Malam yang begitu dingin terlihat Putra Mahkota dan Soo Yun yang masuk keruangan sembari menatap Yang Mulia Raja yang telah berdiri didepannya bersama seorang wanita yang sangat cantik memakai Baju HanBok.
“Putra Mahkota syukur kau datang tepat waktu”Ujarnya Yang Mulia Raja sembari menghampiri Putra Mahkota.
“Siapa dia?”Tanya Putra Mahkota kebingungan.
Soo Yun dan Putra Mahkota yang menatap kebingungan gadis yang bersama Yang Mulia Raja mulai menatap Khawatir dengan gadis yang dibawa yang Mulia Raja.
“Dengar Dia adalah Calon Ratu untukmu”Ujarnya Yang Mulia Raja yang terlihat Bahagia.
Dalam sekejap Soo Yun melepas genggaman tangannya pada Putra Mahkota dan menatap Wanita Yang berdiri dihadapannya sembari tersenyum kearah mereka.Putra Mahkota yang menatap wanita yang telah ditetapkan sebagai pendampingnya mulai menatap Khawatir.
Sedangkan Soo Yun yang masih menatap Wanita yang didepannya mulai memberi tatapan tajam padanya persaingan telah terjadi dalam ruangan itu.
Suasana hening berubah semakin tegang setelah mereka semua duduk bersama dan Yang Mulia Memperkenalkan Wanita yang tak lain adalah Putri Dari Perdana Mentri Shuk yang bernama Putri Hwang.
“Perkenalkan dia Putri Hwang Putri dari perdana Mentri Shuk Kami telah sepakat untuk menjodohkan kalian”Jelasnya Yang Mulia Raja penuh kegembiraan.
Putri Hwang Menundukan kepalanya dengan anggun begitu sopan. Putra Mahkota yang melihatnya semakin khawatir dan menatap Soo Yun yang terlihat menatapnya tajam penuh kedinginan.
“Ku Harap Putra Mahkota memberiku kesempatan untuk memenangkan Hati anda”Ucapnya Putri Hwang dengan nada penuh keanggunan dan senyum Ramah.
Soo Yun mulai tersenyum tipis kearah Putri Hwang yang terlihat licik itu.
“Sepertinya kalian harus membicarakan ini dengan Pribadi aku harus pergi,ada urusan lain yang harus aku kerjakan”Ujarnya Soo Yun dengan tenang.
“Ini bukan pribadi, Nona Soo Yun kan namamu.Ku dengar sepertinya kau sudah seperti keluarga diistana ini lagi pula bukankah ini sudah umum tentang pernikahan Putra Mahkota semua harus mendengarnya”Ujarnya Putri Hwang dengan tenang.
__ADS_1
Soo Yun menatap Putri Hwang dengan tenang. Tatapan para wanita itu membuat kedua laki-laki disana hanya menatap tegang.
“Meski mereka menganggapku sebagai keluarga diistana banyak yang belum mengerti benar orang seperti apa diriku,Sebenarnya aku selalu memiliki ambisi untuk tidak melepaskan Orang yang sudah dalam genggamanku tapi sepertinya tidak ada yang menarik sedikitpun disini jadi jangan khawatir”Jelasnya Soo Yun Dengan nada tenang.
Soo Yun pergi sembari tersenyum Licik sedangkan Putri Hwang hanya menatapnya dengan senyum kesal.Sedangkan Putra Mahkota mulai bimbang dengan keputusan ayahnya yang mendadak.
Tak lama kemudian Soo Yun berjalan sendiri diluar dengan tatapan tenangnya dalam sekejap raut wajahnya berubah kesal Kasim Hang yang tahu segera mendekatinya.
“Kau kenapa”Tanya Kasim Hang sembari menatap Soo Yun yang menatap kosong sembari kesal.
“Dasar wanita sialan...Beraninya dia mencari masalah denganku”Gertak Soo Yun yang tiba\-tiba marah.
Kasim Hang mulai terkejut dan gugup ketakutan melihat Soo Yun yang marah tidak jelas.Tak jauh dari sana Ratu Yun yang meliha Soo Yun dari kejauhan mulai tersenyum licik.
FLASHBACK
Tepat didalam Ruangan Yang Mulia Raja Ratu Yun berpura-pura sseolah mengunjugi dikediamannya sembari tersenyum Ramah dan peduli dengan keadaan istana.
“Yang Mulia aku dengar anda sangat bimbang dengan Peyusup yang masuk diistana”Tanya Ratu Yun dengan nada cemas.
Ratu Yun yang mendengar Jawaban Yang Mulia Raja tentang Pewaris tahta diistana mulai membuatnya menatap tajam kearahnya dan dala sekejap merubah ekspresinya dengan senyum ramahnya.
“Yang Mulia bagaimana Jika Putra Mahkota memiliki Ratu untuk mendampinginya Jika dia memiliki Penerus Kerajaan ini pasti Penyusup itu akan kembali kita bisa menjadi lebih kuat lagi dengan kerja sama antara Ayah dari kerajaan negara Lain”Jelasnya Ratu Yun meyakinkan.
Yang Mulia Raja yang mendengar Usul Ratu Yun mulai menatap Ratu Yun yang menampakan wajah begitu peduli dan memulai memikirkan saran yang diberikannya.
Lamunan itu Buyar Ratu Yun yang telah mendegar Jawaban Raja sekarang menatap Soo Yun yang sangat kesal dari kejauhan mulai melangkahkan kakinya menuju kearah Soo Yun.
“Sepertinya hatimu sedang kacau baru kali ini aku melihat wajahmu yang tenang mulai terlihat gusar”Ujarnya Ratu Yun sembari tersenyum Licik.
Kasim Hang yang tahu Ibu Ratu ada disana segera menunduk ketakutan Soo Yun yang melihat kedatang Ibu Ratu segeran menatapnya tenang dan menghela nafas berat.
“Yang benar saja ,Aku tidak pernah merasa gusar,Lagi pula kenapa aku gusar kau ingin membuatku gusar dengan kabar Putra Mahkota yang akan segera menikah bukankah itu adalah salah satu dari rencanamu,Aku sudah tahu itu jadi kupastikan itu tidak akan berhasil”Jawab Soo Yun dengan tenang sembari tersenyum kearah Ibu Ratu yang terlihat kesal padanya.
__ADS_1
Ratu Yun yang menatap Soo Yun dengan kesal mulai pergi dengan perasaan kesal,Kasim Hang yang melihat Ratu Yun pergi dengan perasaan marah mulai menatapnya tenang dan mendekati Soo Yun Yang masih menatap Ratu Yun yangberjalan menjauhinya.
“Cih…Apa itu setiap kalah bicara hanya bisa marah dan pergi”Sindirnya Kasim Hang pelan.
“Sepertinya Fikiran kita sama”Gumam Soo Yun dengan nada tenang.
Tepat dimana Putra mahkota bersama Yang Mulia Raja dan Putri Hwang bukan suasana yang hangat justru Suasana menjadi hening dan hanya diisi oleh Yang Mulia Raja yang bahagia.
“Putra Mahkota kalian bisa berbincang sebentar disini”Ujarnya Yang Mulia Raja dengan nada penuh kebahagiaan dan Putri Hwang yang melihat itu hanya tersenyum ramah memiliki kesempatan untuk dekat dengan Putra Mahkota.
Putra Mahkota yang bersikap dingin hanya menatap ragu dengan Putri Hwang yang berada didepannya.
“Sebenarnya aku sangat kelelahan seharian ini mungkin besok kita bisa bertemu aku ingin istirahat awal sekarang”Jawab Putra Mahkota dengan nada tenang.
“Itu tidak jadi masalah bagiku,Putra Mahkota pasti sangat sibuk akhir-akhir ini”Jawab Putri Hwang dengan tenang.
Putra Mahkota yang mendengar Putri Hwang sangat tenang mulai menatapnya Khawatir dengan situasi yang akan dihadapinya.
“Istirahatlah aku sangat ingin melihat pemandangan teman diistana ini mungkin besok pagi kita bisa pergi”Ujarnya Putri Hwang dengan nada tenang sembari tersenyum ramah.
Putra Mahkota yang melihat Putri Hwang Yang tersenyum ramah kearahnya mulai mengerutkan alisnya dan tidak tahu dengan apa yang akan terjadi jika Soo Yun melihatnya.
Disisi lain Soo Yun yang telah berada diruangannya sembari menatap tajam dan kesaldan memegang sebuah pisau tajam tiba-tiba..
Sring…
Suara pisau tajam yang ditancapkan Soo Yun kemeja Tatapan Tajam Soo Yun yang setajam pisau itu membuatnya semakin menakutkan.
“Seharusnya kau tidak bersaing denganku”Gumamnya Soo Yun semabri memegang erat Pisau yang tertancap dimeja itu.
__ADS_1
Senyum licik dan Tatapan tajam juga perassaan Khawatir dalam sekejap terjadi diistana itu Persaingan antara perasaan mulai terlihat diistana.
Hallo teman-teman dan Author semuanya semoga sehat selalu yha😊😊Dibantu Like and Vote klik tanda bintang 🌟 beri pendapat kalian untuk cerita ini yha Trima kasih.